Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Tag: Lockheed Martin

Jerman Mungkin Pertimbangkan Ulang Pembelian F-35A, Kabar Baik Bagi Proyek Eurofighter Typhoon Tranche 5

Buntut dari kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Ukraina yang berbeda dengan kebijakan negara-negara NATO di Eropa, maka memicu beragam kekhawatiran terkait postur alutsista Eropa di masa mendatang. Setelah kegalauan Kanada yang kadung memesan 88 unit F-35A Lightning, maka keresahan serupa juga dirasakan oleh Jerman. (more…)

Lockheed Martin Perkenalkan Common Multi-Mission Truck (CMMT) – Rudal Jelajah Berbiaya ‘Murah’

Punya divisi penelitian dan pengembangan desain pesawat yang tersohor dan ‘misterius’, Skunk Works, membuat Lockheed Martin percaya diri dan terdepan untuk menawarkan konsep alutsista masa depan untuk kebutuhan militer Amerika Serikat. Konkritnya Lockheed Martin telah memperkenalkan rudal jelajah baru, yang disebut Common Multi-Mission Truck (CMMT), yang dimaksudkan untuk diproduksi dengan biaya murah dan dalam skala besar. (more…)

Lockheed Martin Umumkan Pencapaian Global Satu Juta Jam Terbang Jet Tempur Stealth F-35 Lightning II

Lockheed Martin pada Senin, 3 Maret 2025, mengumumkan pencapaian secara global satu juta jam terbang untuk jet tempur F-35 Lightning II. Prototipe pertama F-35, yaitu X-35, melakukan penerbangan perdana pada 24 Oktober 2000 di Palmdale, California. Sementara varian produksi pertama F-35A Lightning II melakukan penerbangan perdananya pada 15 Desember 2006 di Fort Worth, Texas. (more…)

Untuk Pertama Kali, Jet Tempur Stealth F-35B Terbang dengan Membawa Rudal Meteor

Sebagai produk alutsista Negeri Paman Sam, arsenal rudal udara ke udara jarak jauh pada jet tempur stealth F-35 Lightning II telah disiapkan dengan AIM-120 AMRAAM. Namun, atas permintaan dari Inggris atas F-35, khususnya varian F-35B yang punya kemampuan short take-off and vertical-landing (STOVL), akan punya kemampuan untuk meluncurkan rudal udara ke udara Meteor Beyond Visual Range Air to Air Missile (BVRAAM). (more…)

Pasukan Rusia Disebut Punya Rudal Anti Tank FGM-148 Javelin Lebih Banyak dari Milik Inggris, Ini Sebabnya!

Selain disebut ‘boros’ dalam meluncurkan rudal hanud (pertahanan udara) yang berharga mahal, rupanya pasukan Ukraina juga disebut boros dan ‘salah’ doktrin dalam penggunaan rudal anti tank sumbangan Barat. Tak ayal banyak rudal anti tank berikut peluncurnya kini berada dalam kondisi apik di tangan Rusia. Bahkan, media Rusia menyebut stok rudal anti tank FGM-148 Javelin ‘milik’ Rusia lebih banyak dari yang dimiliki Inggris sebagai salah satu negara donatur. (more…)