Tag: Ukraina

“Jarang Muncul,” Rantis Amfibi ‘Terbesar’ PTS-10 Korps Marinir dalam Kondisi Terawat

Sosoknya terbilang besar dan terlihat sangar, tercermin kuat bagi siapa saja yang melihat rantis amfibi PTS-10 dari Batalyon KAPA – Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (YonKapa) Resimen Kavaleri Korps Marinir. Dengan panjang hampir 12 meter dan lebar 3,32 meter, tak pelak PTS-10 masih menyandang predikat kendaraan amfibi terbesar di Indonesia. Meski begitu, PTS-10 tak seperti seniornya K-61 yang sering tampil dalam berbagai hajatan dan latihan tempur. Padahal daya angkut PTS-10 yang mencapai 10 ton belum ada tandingannya. Lantas mengapa PTS-10 terasa begitu misterius? (more…)

Ukraina Luncurkan BTR-3KS, Kendaraan Komando Lapis Baja Berpenggerak 8×8

Desain dan lekuknya boleh dikata bak pinang dibelah dua dengan ranpur BTR-80 buatan Rusia, namun ini adalah BTR-3, yang asli buatan Ukraina dengan mesin besutan Jerman, serta usia yang masih terbilang baru, lantaran baru masuk fase produksi pada tahun 2001. Mengikuti garis keturunan BTR-80 yang terkenal laris, BTR-3 dalam beberapa varian juga sukses di ekspor ke 10 negara. Dan pada 15 April 2019, Kiev Armoured Plant, anak perusahaan Ukroboronprom mengumumkan varian terbaru BTR-3 yang diberi label BTR-3KS. (more…)

Kemhan Datangkan Munisi UOF-2T 100mm dari Ukraina untuk Tank BMP-3F

Meski tank amfibi BMP-3F Korps Marinir dibeli dari Rusia, namun untuk kebutuhan munisinya tak melulu harus dari Rusia. Seperti belum lama diwartakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah membeli munisi untuk meriam 2A70 kaliber 100 mm dari Ukraina. Munisi ini didatangkan lewat jalur laut oleh eksportir Spetstekhnoexport  pada Januari 2019. (more…)

BTR-50PK Korps Marinir: Masih ‘Orisinil’ dengan Performa Maksimal

Foto: Resimen Kavaleri 2 Marinir

Meski postur Kavaleri Korps Marinir saat ini telah dilengkapi ranpur amfibi modern seperti BMP-3F dan LVTP-7A1, namun identitas ranpur amfibi generasi PT-76 dan BTR-50 masih punya tempat tersendiri. Usia pengadian boleh tua, pun sudah beberapa yang dijadikan koleksi monumen dan koleksi museum, tapi hingga kini pasukan Kavaleri Korps Baret Ungu terbukti masih mampu menjaga kesiapan tempur tank PT-76M dan BTR-50 yang dikenal masyarakat sebagai elemen alutsista yang didatangkan jelang kampanye Operasi Trikora di awal dekade 60-an. (more…)

Antonov An-12 Melintas ‘Misterius’ di Langit Pantura, Pesawat Sejenis Pernah Digunakan TNI AU

Antonov An-12BP UR-CGW

Jagad pemberitaan di Tanah Air dalam beberapa jam belakangan tengah dihebohkan dengan dugaan pesawat angkut Antonov An-12 yang disebut-sebut telah melintasi langit Pantai Utara Jawa (Pantura). Pangkal dugaan melintasnya pesawat angkut yang sekelas C-130 Hercules berasal dari situs dan aplikasi FlightRadar24. Dimana sebelumnya, warga masyarakat di sekitar kota Pekalongan dan Semarang dihebohkan dengan suara misterius pada dini hari, pukul 01.00 WIB pada 14 Desember 2018. (more…)

Manfaatkan CAATSA, Ukraina Tawarkan Rudal Udara ke Udara Artem R-27

Meski membuat pukulan pada industri pertahanan Rusia, di sisi lain, sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) yang diterapkan Amerika Serikat justru membawa berkah dan kesempatan bisnis bagi Ukraina. Sebagai negara yang dahulu tergabung dalam Uni Soviet, Ukraina mempunyai basis sistem dan standar senjata yang relatif sama dengan Rusia. Bahkan, beberapa pasokan penting alutsista Uni Soviet berada di tangan Ukraina, sebut saja seperti mesin kapal. (more…)

Frigat Admiral Gorshkov Class, ‘Kesaktiannya’ Terganjal Persoalan Mesin

Di atas kertas, kemungkinan Admiral Gorshkov Class dipilih sebagai frigat untuk TNI AL terbilang tipis, namun ada harapan besar dari Russian Fans Boy di Indonesia agar kelak Indonesia kembali menggunakan kapal perang buatan Rusia, setelah di era 60-an Indonesia pernah dibuat ‘berjaya’ dengan andil alutsista dari Rusia (Uni Soviet). Meski dalam porsi yang kecil, seperti adopsi rudal anti kapal Yakhont menjadi pertanda bahwa bukan tak mungkin bila Rusia juga bisa memasok kebutuhan kapal perang utama untuk TNI AL. (more…)

Meski Pengadaan Lanjutan Belum Jelas, Kondisi BTR-4M Korps Marinir Terawat Baik

Setelah ada kabar bahwa Korps Marinir tak puas dengan performa ranpur (kendaraan tempur) amfibi BTR-4M, maka masa depan panser 8×8 besutan Ukraina ini menjadi tak jelas. Lima unit BTR-4M telah dikapalkan ke Indonesia untuk menjalani sesi uji fungsi, dan sedianya BTR-4M akan diakuisisi hingga jumlah 55 unit. Terlepas dari performa yang kurang optimal, tak lantas panser ini dianaktirikan, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono pada saat melakukan pengecekan BTR-4M di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017), memerintahkan prajurit Resimen Kavaleri (Menkav) untuk senantiasa merawat kendaraan dan material tempur dengan baik. (more…)