Tag: Perancis

Abaikan Prosedur Keselamatan, Pria 64 Tahun ‘Terlontar’ dari Rafale B

Peristiwanya sudah terjadi pada 20 Maret 2019, namun tetap saja insiden ini menarik perhatian setelah baru-baru ini kisahnya dibuka oleh beberapa media internasional. Sebuah jet tempur Rafale B (tandem seat) milik AU Perancis terpaksa return to base tak lama setelah lepas landas dari Lanud Saint-Dizier 113 di Bagian Timur Perancis. Penyebabnya terbilang tak biasa, yaitu penumpang yang berada di kursi bagian belakang tak sengaja menekan tombol kursi pelontar (ejector seat). Kok bisa? (more…)

Maharaja Lela Class – Dari Basis Gowind Class, Inilah Obsesi Malaysia di Lini Frigat Stealth

Pasca kunjungan Menhan Prabowo Subianto ke Perancis beberapa waktu lalu, nama korvet Gowind 2500 Class belakangan jadi santer dibicarakan. Terlepas dari pro dan kontra di seputaran korvet yang kini telah dioperasikan AL Mesir, faktanya platform Gowind 2500 Class lumayan laris. Selain Mesir, Naval Group setidaknya telah meraih kontrak dengan Rumania, Uni Emirat Arab dan tentu saja yang menarik dari Malaysia. Persisnya di tangan Malaysia, derajat Gowind Class tidak lagi sebagai korvet, melainkan naik kelas menjadi frigat. (more…)

Sempat Ikut Tender di 2017, Korvet Gowind 2500 Class Kini Dilirik Menhan Prabowo

Kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Perancis beberapa waktu lalu rupanya menyertakan sejumlah harapan bagi modernisasi alutsista TNI. Terlepas dari realisasi yang butuh proses lebih lanjut, tersebut beberapa nama alutsista yang berpotensi diakuisisi Indonesia. Situs latribune.fr (17/1/2020) menyebut Indonesia tertarik dengan dengan 48 unit jet tempur Rafale, 4 unit kapal selam Scorpène dengan rudal SM39 Exocet dan dua unit korvet Gowind Class yang berbobot 2.500 ton. (more…)

Perancis Kembangkan Konsep HAPS Stratobus untuk Kepentingan Militer

Bagi kebanyakan negara, adopsi teknologi (High Altitude Platform Station) masih dalam tahap kajian, termasuk di Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) semasa dijabat Wiranto pernah melakukan diskusi mendalam tentang penerapan HAPS untuk mendukung sistem komunikasi pertahanan dan keamanan di daerah terluar, terpencil dan perbatasan. (more…)

Mulai 2021, AL Perancis Terima Rudal Anti Kapal Exocet MM40 Block 3c

Bagi banyak negara, termasuk Indonesia, rudal anti kapal Exocet MM40 Block 3 dengan segala kecanggihannya masih diandalkan sebagai senjata pemukul garis depan. Debut rudal anti kapal yang meluncur perdana pada 18 Maret 2010 ini, setidaknya telah digunakan oleh sembilan negara. Dan seolah berpacu dengan dinamika potensi peperangan di masa depan, AL Perancis belum lama ini diwartakan akan menerima varian baru dari rudal anti kapal Exocet, yaitu MM40 Block 3c. (more…)

Airbus VSR700 Terbang Perdana, Inilah Drone Copter Khas AL Perancis

Meski agak ketinggalan dalam sektor pengembangan drone, Airbus Helicopters belum lama ini mewartakan telah berhasil melakoni fase lepas landas dan mendarat perdana prototipe drone copter VSR700 pada 8 November 2019 di drone test centre, dekat Provinsi Aix-en di Perancis Selatan. Drone copter yang pertama kali diperlihatkan sosoknya pada Paris AirShow 2017 ini dalam penerbangan perdananya berhasil terbang selama 10 menit. (more…)

Nexter Serval – Inilah Pengganti Rantis Panhard VBL yang Legendaris

Telah dioperasikan militer Perancis sejak 1985 dan banyak dilibatkan dalam palagan pertempuran juga oleh banyak negara, keberadaan Panhard VBL (Véhicule Blindé Léger) mulai dianggap menua dan Perancis pun telah mempersiapkan penggantinya di segmen rantis lapis baja 4×4 all-terrain vehicle. Lantas, rantis apa yang digadang sebagai pengganti Panhard VBL? (more…)

Kill Marking dengan ‘Logo’ Drone Bakal Jadi Tren Kedepan

Kill marking dan bombs marking sudah lazim terlihat pada pesawat tempur yang terlibat dalam suatu operasi militer. Kill marking yang ditorehkan pada sisi luar kokpit menyiratkan berapa jumlah dan jenis jet tempur lawan yang berhasil dilibas. Semantar bombs marking menggambarkan sudah berapa unit bom yang dijatuhkan ke daerah lawan. Namun kini ada tren baru, yang menjadi label kill marking bukan jet tempur yang berhasil dijatuhkan, melainkan juga drone. (more…)