
Peta persaingan jet tempur masa depan Eropa mengalami guncangan setelah proyek ambisius Future Combat Air System (FCAS) bentukan Berlin dan Paris resmi dinyatakan berakhir pada 8 Juni 2026. Keputusan dramatis ini menjadi puncak dari perselisihan bertahun-tahun antara Jerman dan Perancis terkait pembagian porsi kerja (work shares) dan perebutan dominasi kepemimpinan dalam program senilai 100 miliar Euro, yang awalnya digadang-gadang sejak tahun 2017 sebagai tulang punggung kedirgantaraan Eropa. (more…)

Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka asal Perancis, Safran, mengumumkan rencana ambisius untuk memproduksi sebanyak 1.400 unit bom pintar terpandu dari keluarga AASM (Armement Air-Sol Modulaire – Air-to-Ground Armament) Hammer (Highly Agile Modular Munition Extended Range) sepanjang tahun 2026. (more…)

Masih segar dalam pembahasan di artikel sebelumnya, mengenai peran helikopter ringan Fennec milik Angkatan Udara Perancis yang sukses memburu drone kamikaze di langit Uni Emirat Arab (UEA) bermodalkan kanon pod. Melanjutkan kesuksesan taktik perang asimetris, Perancis kini kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung Timur Tengah. (more…)

Dinamika proyek jet tempur generasi keenam di Eropa kini tengah memasuki babak yang sangat krusial sekaligus penuh drama politik. Krisis anggaran dan ketidakpastian politik yang membayangi proyek Global Combat Air Programme (GCAP) bentukan Inggris, Italia, dan Jepang—sebagaimana telah diulas dalam artikel indomiliter.com sebelum ini—ternyata memiliki kemiripan nasib yang sangat kental dengan proyek rivalnya di daratan Eropa, yaitu Future Combat Air System (FCAS) yang digarap oleh Perancis, Jerman, dan Spanyol. (more…)

Ketergantungan masif negara-negara Eropa terhadap payung keamanan geopolitik Amerika Serikat kini berada di titik nadir, memicu apa yang disebut sebagai “krisis eksistensial” di kalangan ibu kota Benua Biru. Raksasa manufaktur rudal lintas-negara, MBDA, bergerak cepat memanfaatkan celah emas yang terbuka akibat kelangkaan operasional rudal jelajah strategis BGM-109 Tomahawk milik AS. (more…)

PT PAL Indonesia bersama dengan mitra strategis dari Perancis, Naval Group, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan postur pertahanan nasional melalui pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved untuk TNI AL. Saat ini, proyek pembangunan kapal selam canggih tersebut dilaporkan telah resmi memasuki tahap pre-production (pra-produksi). (more…)

Sebuah terobosan taktis yang mendobrak keterbatasan doktrin kavaleri modern baru saja dibuktikan oleh Angkatan Darat Perancis dalam uji tembak langsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 20 Mei 2026. Komandan Brigade Lapis Baja ke-2 Prancis mengonfirmasi bahwa sebuah tank tempur utama (Main Battle Tank / MBT) Leclerc dari Resimen Cuirassier ke-5 sukses merontokkan sebuah drone intai/FPV di udara. (more…)

Upaya penguatan sistem pertahanan udara terintegrasi Indonesia kembali mencatat pencapaian strategis yang sangat krusial. Pada tanggal 18 Mei 2026, bertempat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pabrikan pertahanan asal Perancis, Thales, secara resmi menyerahkan dua unit pertama radar pengawas udara jarak jauh Ground Master (GM) 403 kepada TNI AU. (more…)

Kehadiran paket persenjataan udara ke permukaan berupa bom pintar stand-off AASM Hammer (Armement Air-Sol Modulaire) pada upacara penyerahan enam unit jet tempur Dassault Rafale batch pertama di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin, 18 Mei 2026, menyisakan ulasan teknis yang sangat menarik untuk dikupas. (more…)

Pemandangan di apron VVIP Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin, 18 Mei 2026, menyajikan pembuktian kemitraan strategis antara Indonesia dan Perancis. Bersamaan dengan upacara penyerahan bersejarah enam unit jet tempur omnirole Dassault Rafale batch pertama oleh Presiden Prabowo Subianto untuk Skadron Udara 12, Kementerian Pertahanan dan TNI AU menampilkan perdana kekuatan baru armada angkut VVIP/Kodal (Komando Pengendalian), yaitu empat unit pesawat jet bisnis Dassault Falcon 8X. (more…)