
Dinamika dan ketegangan militer di kawasan Laut Cina Selatan kembali mencapai titik didih baru menyusul pengerahan kekuatan maritim masif oleh Angkatan Laut Angkatan Cina (PLAN). Berdasarkan analisis citra satelit Sentinel-2 tertanggal 2 November 2026, kapal induk paling modern milik Beijing, Fujian (CV-18), terdeteksi tengah berlayar ke arah timur di koordinat 17.53750, 110.34810. (more…)

Tulisan Saudara Widya Satria Budhi yang mengomentari artikel dengan judul “Bukan Kapal Induk, Menakar Kebutuhan Riil Pengamanan Strategis di Laut Cina Selatan”, menarik karena mengangkat pertanyaan strategis mengenai jenis kekuatan yang sesungguhnya diperlukan Indonesia untuk mengamankan kepentingannya di Laut Cina Selatan, khususnya di Laut Natuna Utara. Namun, ada satu titik hukum yang perlu diletakkan terlebih dahulu agar diskusi mengenai penggunaan kekuatan negara tidak berangkat dari premis yang keliru. (more…)

Kehadiran alutsista strategis kerap memantik kebanggaan nasional, namun efektivitas operasionalnya di lapangan tetap menjadi tolok ukur utama dalam membaca peta ancaman pertahanan. Perdebatan ini mengemuka seiring resmi dimilikinya kapal induk pertama Indonesia, KRI Sriwijaya 100, yang merupakan hibah eks ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia. (more…)

Persaingan sengit dalam memperebutkan kontrak pengadaan kapal selam pertama Angkatan Laut Filipina (Philippine Navy) kian memanas. Galangan kapal raksasa asal Korea Selatan, Hanwha Ocean, resmi menaikkan pertaruhan dengan menyodorkan Jangbogo III PN, sebuah varian khusus berbasis kapal selam kelas KSS-III yang menjadi andalan Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN). (more…)

Cina dilaporkan telah menyelesaikan fase pertama pembangunan pulau buatan di Karang Antelope (Antelope Reef), Kepulauan Paracel, Laut Cina Selatan. Citra satelit komersial mengonfirmasi selesainya pengerjaan reklamasi masif tersebut, yang diproyeksikan para analis pertahanan akan menjadi pangkalan militer regional terbesar milik Beijing di wilayah sengketa tersebut. (more…)

Insiden serius menimpa armada Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) di kawasan perairan yang bereskalasi tinggi. Kapal perusak berpeluru kendali Arleigh Burke class, USS Benfold (DDG-65), dilaporkan sempat terombang-ambing tanpa daya (blackout) selama empat hari di Laut Cina Selatan akibat kegagalan sistem kelistrikan dan mesin (engineering casualty). (more…)

Pada tanggal 10 Agustus 2026, Song Thu Corporation (Tổng công ty Sông Thu) bersama Angkatan Laut Vietnam secara resmi menggelar upacara pemotongan baja pertama (first steel cutting) di Da Nang untuk pembangunan kapal perang jenis Fregat Anti-Kapal Selam (Multipurpose ASW Frigate) buatan lokal pertama.
(more…)

Upaya Australia menutup celah kekosongan kapabilitas tempur bawah laut sebelum hadirnya kapal selam nuklir dimanfaatkan secara agresif oleh industri pertahanan global. Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan asal Israel, Israel Aerospace Industries (IAI), dilaporkan tengah gencar mempromosikan drone bawah laut otonom (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) kelas berat mereka, BlueWhale (ELI-3325), untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN). (more…)

Sebuah insiden siber dan intelijen maritim yang mengejutkan terjadi di Laut Cina Selatan ketika drone laut (Unmanned Surface Vessel/USV) berukuran ringkas buatan perusahaan asal San Diego, Amerika Serikat, Seasats, berhasil mendekati dan merekam secara dekat kapal perusak (destroyer) Type 052D (Kunming class) milik Angkatan Laut Cina (PLAN). (more…)

Langkah tak biasa kembali ditunjukkan oleh Cina dalam memperkuat armada penjaga pantainya (China Coast Guard/CCG). Rekaman visual terbaru mengonfirmasi masuknya helikopter maritim Harbin Z-20F ke dalam jajaran operasional CCG. (more…)