Tag: PT Pindad

Gunakan Senapan SPR-3, Pindad Uji Sertifikasi Munisi Sniper Kaliber 7,62x51mm NATO

Salah satu pasar munisi yang tak boleh dikesampingkan adalah munisi senapan penembak runduk (sniper) di kaliber 7,62 x 51 mm NATO yang banyak digunakan di lingkungan satuan TNI dan Polri. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Pindad hari Rabu, 25 Mei 2022, melaksanakan uji sertifikasi produk munisi MU2-M A1 dan MU2-M A2 kaliber 7,62 x 51 mm 175 grains HPBT di Lab Dislitbangad & Lapangan Tembak Pussenarmed Kodiklat TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. (more…)

FNSS Tuntaskan Batch Perdana Produksi Medium Tank Harimau (Kaplan MT)

Setelah lama dinanti, ada kabar dari Turki, bahwa FNSS Savunma Sistemleri telah merampungkan bacth pertama produksi medium tank Hariuma (Kaplan MT), dimana batch produksi perdana tersebut dibuat atas pesanan Kementerian Pertahanan Indonesia. Dengan rampungnya produksi Kaplan MT, sekaligus menandai ekspor perdana tank medium hasil rancang bersama antara Turki dan Indonesia. (more…)

Akhirnya, Ranpur Pindad Badak 6×6 Diserahkan dari Kemhan untuk TNI AD

Pertanyaan netizen seputar kabar ranpur Fire Support Vehicle (FSV) Badak 6×6 kini telah terjawab, persisnya pada 19 Januaru lalu, telah diserahkan 7 unit Badak 6×6 pesanan Kementerian Pertananan untuk TNI AD. Selain ranpur Badak 6×6, Kemhan juga menyerakan 26 unit ranpur Anoa 6×6 (varian APC dan komando) dan 10 unit rantis lapis baja Komodo 4×4 varian APC. (more…)

Dibekali Proteksi V-shape, Panser Pindad Anoa-2 6×6 Jalani Mine Blast Test

Mine blast test menjadi tahapan yang harus dilalui oleh produsen ranpur lapis baja, khususnya bila sang produsen ingin produknya meraih sertifikasi kelayakan uji dari Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad). Setelah pada Juli 2018 melakukan mine blast test pada prototipe medium tank Harimau, kini PT Pindad melakukan proses uji serupa pada ranpur (panser) Anoa-2 6×6. (more…)

Bertarung Meraih Tender 400 Unit Ranpur di Malaysia, Bagaimana Peluang Panser Anoa 6×6?

Anoa APC yang akan dikirim ke Lebanon

Meski belum meraih sukses dalam pemasaran medium tank Harimau di Filipina, namun PT Pindad masih ingin mencoba peluang pemasaran ranpur lapis baja jenis lainnya, yakni panser Anoa 6×6. Seperti ramai dibicarakan, PT Pindad dikabarkan akan ikut berkompetisi dalam tender pengadaan ranpur berpenggerak 6×6 untuk kebutuhan Angkatan Darat Kerajaan Malaysia. (more…)

Setelah KRI Tombak 629, KRI Sampari 628 Juga Telah Dipasangi Meriam AU-220M 57mm

(Tangkapan video Instagram @tombak_629)

Setelah KRI Tombak 629, KRI Sampari 628 produksi PT PAL Indonesia menjadi Kapal Cepat Rudal (KCR) kedua yang dipasangi meriam AU-220M kaliber 57 mm pada haluannya. Selain itu, kedua KCR tersebut kini terlihat sudah dalam status full armanent, hal ini terlihat dari terpasangnya kanon reaksi cepat Norinco NG-18 dan dua peluncur rudal anti kapal C-705 pada deck belakang. (more…)

FNSS Rilis Desain Upgrade Medium Tank Kaplan MT (Harimau)

Para perancang dan calon user sepertinya kurang sreg dengan desain medium tank Kaplan MT atau yang di Indonesia dikenal sebagai “Harimau”. Kabarnya pada ajang International Defence Industry Fair (IDEF) 2021 yang dihelat 17-20 Agustus 2021 di Istanbul, pabrikan alutsista asal Turki itu akan merilis varian upgrade dari Kaplan MT. (more…)

Tank Boat Antasena Sukses Jalani Sea Trial dan Firing Test

Setelah melakukan uji di perairan pada 28 April lalu, Tank Boat Antasena diwartakan telah sukses menjalani serangkaian uji yang diawali dengan Sea Trial dari dermaga Banyuwangi ke perairan Paiton, Jawa Timur. Tank Boat kemudian melaksanakan Firing Test menggunakan senjata utama kanon 30 mm di lapangan tembak TNI AL Paiton yang disaksikan oleh Dirjen Pothan Kemhan, Mayjen TNI Dadang Hendrayudha, Dirtekindhan Ditjen Pothan, Laksma TNI Sri Yanto dan Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose. (more…)