Tag: PT Pindad

Diterjang Bird Strike, Tiga Bom BDU-33 di A-10C Thunderbold II Terlepas dari Cantelan

Bukan hanya jadi ancaman dalam dunia penerbangan sipil, bird strike juga menjadi momok tersendiri dalam dunia penerbangan militer. Setelah pada April 2017 diwartakan Sukhoi Su-30MK2 TS-3009 Skadron Udara 11 mengakami bird strike di Lanud Halim Perdanakusuma, dan diharuskan melakukan return to base, maka pada 1 April 2019 lalu, giliran jet tempur spesialis serangan permukaan A-10C Thunderbold II yang mengalami insiden akibat ‘serangan’ sekawanan burung. (more…)

EOS R400S-MK2, Lengkapi Sistem RCWS di Ranpur Pindad Komodo dan Anoa TNI AD

Ranpur Komodo 4×4 dan Anoa 6×6 sudah dikenal sebagai alutsista andalan pada tiga Batalyon Infanteri Mekanis Kodam Jaya, namun selama ini pula kelengkapan persenjataan di kedua ranpur produksi PT Pindad ini belum dapat terpenuhi secara optimal. Dan target pemenuhan unsur kesenjataan pada Komodo dan Anoa 6×6 adalah adopsi senapan mesin pada kubah yang dioperasikan lewat teknologi RCWS (Remote Control Weapon System). (more…)

PT Pindad Persiapkan Produksi Massal Roket R-Han 122B untuk Korps Marinir

Setelah melewati beberapa kali uji coba sejak tahun 2014, akhirnya ada titik terang bahwa roket balistik R-Han 122B tengah disiapkan untuk proses produksi secara massal. Kesiapan produksi tersebut diungkapkan PT Pindad, dimana R-Han 122B akan dibuat untuk memasok kebutuhan Artileri Medan Korps Marinir, khususnya sebagai senjata utama pada alutsista MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad, RM70 Vampire dan Norinco Type 90B. (more…)

Menanti Peluncuran Antasena, Dengan Bekal Kanon, X18 Tank Boat Hadir dalam Konsep “APC-60”

Bila mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, seharusnya pada tahun ini PT Lundin Industry Invest (North Sea Boats) akan meluncurkan prototipe tank boat Antasena. Selain diluncurkan, tentu saja Antasena yang lebih kondang dengan label X18 Tank Boat akan melakukan serangkaian uji coba sebagai pra syarat dari Kementerian Pertahanan untuk kelak dilakukan order pemesanan lanjutan. (more…)

Mei 2019, Pemerintah Canangkan Pembelian Perdana 18 Unit Medium Tank Harimau

Meski sudah melampaui sejumlah uji fungsi dan penembakan, hingga saat ini belum ada juga kontrak pengadaan medium tank Harimau oleh Kementerian Pertahanan. Padahal denyut industi alutsista kelas wahid ini sangat bergantung pada kontrak dari pemerintah, baru kemudian setelah itu dapat menyasar untuk kebutuhan ekspor. Proyeksi dari PT Pindad untuk tank Harimau dapat memenuhi format kekuatan satu batalyon kavaleri, artinya diharapkan pesanan minimal ada di angka 50 unit. (more…)

Norinco VT5: Bakal Menjadi Pesaing Berat Tank “Harimau” di Pasar Ekspor

Selain disasar untuk pemenuhan kebutuhan alutsista di dalam negeri, medium tank Pindad yang kini sudah resmi berlabel “Harimau” juga ditargetkan untuk mampu di ekspor. Sesuai pembagian area pemasaran, Turki akan menawarkan medium tank tersebut ke wilayah Afrika, sementara Indonesia fokus untuk menggarap peluang pemasaran di Asia – Pasifik.

Baca juga: Rangkaian Uji Coba Medium Tank Tuntas, Inilah Harapan Berikutnya PT Pindad dan FNSS (more…)

Dislitbangad dan PT Pindad Tampilkan Mortir Mekatronik 81mm

Masih ingat dengan mortir mekatronik (mekanik elektronik) yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pada tahun 2016/2017? Memang masih dalam status prototipe, namun senjata bantu infanteri mekanis tersebut kini telah melangkah lebih maju, yaitu dengan bergabungnya PT Pindad dalam pembuatan prototipe yang lebih matang, seperti dengan material yang lebih pas, serta menyesuaikan kebutuhan sebenarnya agar kelak memperoleh sertifikasi dari Dislitbangad. (more…)