Tag: Airbus Defence and Space

Polandia Pesan Dua Satelit Mata-mata dari Airbus, Punya Akurasi Foto Hingga 30 Cm

Ibarat menerima paket booster dan khawatir terimbas Perang Ukraina-Rusia, modernisasi yang dilakukan militer Polandia, menjadi salah satu yang paling mendapat sorotan di Benua Biru. Sebut saja aksi borong alutsista besar-besaran dari Korea Selatan untuk pembelian 180 unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther, 48 unit jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle dan 670 unit Self Tracked Propelled Howitzer K9 Thunder, senilai lebih dari US$14,5 miliar. (more…)

Angkatan Laut Spanyol Sulap Airbus A400 Jadi Pesawat Intai Maritim

(airspotters.org)

Lockheed Martin C-130J Super Hercules pernah ditawarkan dalam varian intai maritim, yakni dengan label SC-130J Sea Hercules. Dengan kemampuan terbang jarak jauh, endurance tinggi, dan payload besar, maka ada peluang menyulap C-130J sebagai pesawat intai maritim yang punya kemampuan melepaskan senjata berupa rudal anti kapal dan torpedo. Nah, rupanya pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas, juga tengah dipersiapkan untuk kemampuannya seperti Sea Hercules. (more…)

Akhirnya! Kontrak Efektif Dua Airbus A400M Pesanan Indonesia Telah Berjalan

Sebelum tutup tahun, kontrak efektif atas pengadaan dua unit pesawat angkut berat A400M Atlas akhirnya terealisasi. Kabar ini merupakan angin segar, lantaran proses produksi pesawat belum bisa dilangsungkan apabila kontrak efektif belum dijalankan. Sebelumnya, petinggi Airbus Indonesia mengungkapkan bahwa kontrak efektif A400M akan dilangsungkan pada bulan November lalu, yang tak jauh dari momen Indo Defence 2022. (more…)

Ekspor FA-50 Fighting Eagle ke Eropa Barat, Airbus Tawarkan Strategi ‘Win-win’ ke Korea Selatan

Berhasil menembus pasar Eropa membuat Korea Aersopace Industries (KAI) semakin percaya diri untuk memasarkan alutsistanya secara lebih luas di Benua Biru. Setelah mencetak rekor penjualan ke Polandia di Eropa Timur untuk pengadaan 48 unit jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle, kini KAI berusaha untuk melebarkan peluang pemasarannya ke Eropa Barat. Tentu bukan perkara mudah untuk masuk pasar Eropa Barat, pasalnya kebutuhan alutsista di kawasan tersebut umumnya telah mampu dipenuhi secara mandiri. (more…)

Pertama Kali, A330 MRTT Sukses Terbang dengan 100 Persen Bahan Bakar dari Limbah Minyak Goreng

Untuk pertama kalinya, pesawat tanker multirole Airbus A330 MRTT (Multirole Tanker Transport) berhasil melakukan uji terbang secara penuh, alias 100 persen dengan minyak jelantah bekas gorengan. Persisnya adalah RAF Voyager – A330 MRTT milik Royal Air Force (RAF) – Angkatan Udara Inggris tuntas menyelesaikan penerbangan uji Sustainable Aviation Fuel (SAF) 100 persen pertama kalinya di kedua mesin. (more…)

Airbus: “Kontrak Efektif A400M Pesanan Indonesia Diyakini Terjadi di Bulan ini, Jalur Produksi Telah Disiapkan”

Satu tahun lalu, tepatnya pada penutupan Dubai AirShow 2021, Pemerintah Indonesia secara resmi memesan dua unit Airbus A400M Atlas dalam konfigurasi tanker dan angkut. Kontrak efektifnya akan dilakukan pada tahun 2022, dan menjadikan Indonesia sebagai operator kesepuluh di dunia. Kesepakatan ini termasuk paket dukungan lengkap untuk perawatan dan pelatihan. Bukan sebatas dua unit, Letter of Intent juga telah ditandatangani untuk pembelian empat unit A400M tambahan. (more…)

Eurofighter Typhoon, Airbus A400 dan Boeing F15EX, ‘Bermanuver’ di Langit Gunung Bromo

(Boeing F-15EX)

Mengusung identitas lokal sudah lazim digunakan para vendor untuk mempromosikan produknya di suatu negara. Dengan begitu, ada pesan yang kuat bahwa produk yang dimaksud dapat digunakan secara baik dan sesuai untuk kondisi di negara tersebut. Selain cara ini kental digunakan pada industri otomotif, namun menarik untuk dicermati, bahwa setidaknya ada tiga vendor pertahanan global yang sama-sama menggunakan cara ini, dan uniknya menggunakan latar foto lokasi yang sama, yakni langit bersih di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. (more…)

Kontrak Efektif 6 Unit Jet Tempur Rafale F3R Telah Berjalan, Selanjutnya Airbus A400M Atlas

(Reuters)

Dengan mengandalkan pinjaman luar negeri yang menjadi beban hutang negara, membuat pengadaan alutsista strategis tak bisa dilakukan dalam waktu cepat, lantaran memerlukan persetujuan beberapa pihak sebagai pemangku kebijakan perencanaan keuangan. Dan terkait hal tersebut, beban target Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mungkin sedikit berkurang, pasalnya ada kabar bahwa Indonesia telah melakukan pembayaran (cicilan) tahap pertama untuk pengadaan enam unit jet tempur Rafale F3R, yang dalam kata lain, kontrak efektif sudah resmi berjalan. (more…)