Tag: Uni Soviet

30 Januari 2025, Ranpur APC Amfibi BTR-50P Mencapai 71 Tahun Pengabdian

30 Januari 2025 adalah tanggal sakral bagi ranpur amfibi (panser amfibi/pansam) BTR-50P, pasalnya ranpur APC (Armoured Personnel Carrier) amfibi legendaris tersebut itu telah mencapai usia pengabdian 71 tahun. Dari sejarahnya. BTR-50P adalah ranpur APC roda rantai pertama yang dioperasikan Angkatan Darat Soviet, dengan tanggal resmi penggunaan pada 30 Januari 1954. Dan tanggal tersebut dikenal sebagai hari jadi ranpur amfibi yang sampai saat ini masih dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) Korps Marinir TNI AL. (more…)

Tupolev Tu-95 dan “Tsar Bomba”: Uji Coba Bom Nuklir dengan Efek Ledakan Terbesar di Dunia

Bayang-bayang perang nuklir selalu menjadi momok menakutkan saat terjadi konflik yang melibatkan negara-negara besar. Seperti gambaran efek kehancuran dari senjata nuklir dapat digambarkan dari serangkaian uji cobanya yang beberapa kali dilakukan di era Perang Dingin. Dan terkait uji coba senjata nuklir, peristiwa “Tsar Bomba” menjadi yang paling dikenal, lantaran inilah uji coba senjata nuklir terbesar yang pernah dilakukan. (more…)

Bom Cluster RBK-250: Penebar Maut dari Timor Timur Hingga Konflik di Suriah

Meski tak lagi menjadi kekuatan udara nomer satu di kawasan Asia Tenggara, TNI AU untuk urusan pengalaman tempur, khususnya yang menyangkut bantuan tembakan udara adalah kekuatan yang amat diperhitungkan. Walau toh hingga kini masih mengandalkan dumb bomb, dalam catatan TNI AU punya pengalaman dalam menggunakan bom cluster (bom tandan), atau ada yang menyebut sebagai bom curah. Karena punya daya rusak yang besar, bahkan tak jarang menimbulkan collateral damage, penggunaan bom cluster telah dilarang dalam hukum Humaniter Internasional. (more…)

PZL-Swidnik Mi-2 Plus: Helikopter Serbaguna Polri Bergaya Jadul

Dilihat dari tampilannya, helikopter ini jelas sangat jadul , ini wajar mengingat Mi-2 pertama kali terbang pada 22 September 1961. Meski kemudian mengelurkan banyak varian, pada dasarnya tidak ada perubahan dari aspek desain. Walau hadir dalam tampilan jadoel, Mi-2 terbilang cukup banyak diproduksi, sampai tahun 2003, total ada 6.500 unit yang digunakan di lebih dari 28 negara. Di Indonesia Mi-2 juga sempat eksis di awal tahun 2000-an, yakni mengisi kekuatan armada helikopter di Puspenerbal TNI AL dan Direktorat Kepolisian Udara. (more…)

Aero L-29 Delfin: Generasi Pertama Jet Latih Tempur TNI AU

DSC00868

Tak hanya jet tempur MiG-21, MIiG-17, MiG-15 dan pembom Tu-16 yang nasibnya tereliminasi akibat perubahan haluan politik di Indonesia pasca tahun 1965. Ada lagi jenis jet latih tempur yang nasibnya harus berakhir begitu cepat di Tanah Air. Padahal, saat itu jet latih tempur ini usianya tergolong sangat muda dan modern pada jamannya. Inilah Aero L-29 Delfin, atau populer juga disebut L-29 Dolphin dalam bahasa Inggris.
(more…)

DH-115 Vampire: Jet (Latih) Tempur Pertama TNI AU

100_1723

Cerita mengenai vampire menyebutkan bahwa makhluk malam tersebut hidup selamanya dan tidak akan bisa mati, kecuali dengan beberapa cara khusus yang tidak akan kami bahas disini. Dengan nama yang diambil dari cerita horor, de Havilland Vampire DH-100 adalah pesawat tempur bermesin jet Inggris yang dikembangkan oleh Angkatan Bersenjata Inggris, Royal Air Force selama Perang Dunia Kedua. (more…)

AEG SUT 533mm: Heavyweight Torpedo dengan Pemandu Sonar Pasif dan Aktif

fmpsut

Dari segi update teknologi, boleh jadi torpedo ini sudah agak ketinggalan saat ini. Tapi harus diakui bahwa torpedo SUT (Surface and Underwater Target) 533 mm yang pernah diproduksi PT Dirgantara Indonesia (d/h PT IPTN) adalah pencapaian penting dalam ranah perkembangan alutsista di dalam negeri. Pasalnya kali itulah, Indonesia mampu memproduksi torpedo secara lisensi dari AEG (Allgemeine Elektrizitäts-Gesellschaft), Telefunken, Jerman. Ini tak lain buah dari kebijakan strategis untuk menangani aspek peperangan bawah laut.

(more…)

Nasib Kilo Class Tak Menentu, Kapal Selam Negeri Ginseng Siap Meluncur

INS-Sindhuvijay-Kilo-Class-Submarine-Indian-Navy-01[3]

Dengan latar kerinduan menggebu pada kejayaan militer Indonesia di dekade 60-an, di mana saat itu Indonesia tak terbantahkan menyandang sebagai negara dengan militer terkuat di belahan Asia Selatan, membuat banyak kalangan di Tanah Air bekalangan eforia pada peralatan militer buatan Eropa Timur, khususnya asal Rusia. Segala yang ‘berbau’ Rusia begitu diagungkan. Tidak ada yang keliru dengan perspektif tersebut, pasalnya memang banyak produk alutsista besutan Rusia yang memang mumpuni, bandel dan mampu memberi efek getar. (more…)

T-43 Class: Generasi Perdana Kapal Penyapu Ranjau TNI AL

Ibarat pepatah, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, menjelang tengah malam 16 Mei 2000, sekitar pukul 22.45 WIB, jadi akhir tragis dari kiprah salah satu kapal perang milik TNI AL. KRI Pulang Raweto 702, kapal penyapu ranjau dari Satran (Satuan Kapal Ranjau) Komando Armada Timur (Koarmatim) bertabrakan dengan MV Iris di Alur Pelayaran Barat Surabaya. (more…)