Tag: Uni Soviet

CIA Ungkap Keberadaan Aquiline, Drone untuk Misi Intai di Wilayah Cina dan Uni Soviet

Setelah 50 tahun berlalu, Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) merilis sesuatu yang mengejutkan publik, bahwa pada dekade 60-an, CIA telah menggunakan jasa drone untuk kegiatan pengintaian dan pengumpulan data di wilayah lawan. Persisnya pada 30 Juli 2020, situs resmi CIA – cia.gov memperlihatkan sosok drone intai yang diberi lebel project Aquiline. Dari dokumen yang dipaparkan, terugkap keterlibatan manufaktur McDonnell Douglas sebagai kontraktor Aquiline. Meski keberadaannya serba rahasia, tapi inilah pelopor teknologi drone intai modern. (more…)

TOS-1A Buratino – Inilah MLRS Terkuat Rusia, Namun Justru Menjadi Arsenal Pasukan Anti Nubika

Setelah nuklir, jenis senjata yang satu ini disebut-sebut punya daya hancur terbesar kedua (di lini produksi Rusia). Bahkan saking tingginya daya hancur alutsista artileri ini, Rosoboronexport selaku agen resmi penjualan senjata Rusia menyebut, bila TOS-1A menempati peringkat lima besar senjata terlaris yang dipasarkan Rusia. Debut TOS-1 memang lumayan bersinar dalam laga di Timur Tengah, basis perkubuan teroris banyak dibuat hancur berantakan berkat heavy flamethrower system yang disemburkan TOS-1A. (more…)

Dari MBT T-55, Irak Bangun Main Battle Tank “Al-Kafil-1”

Bila Iran telah merilis varian upgrade dari ranpur BTR-50 menjadi jenis Infantry Fighting Vehicle (IFV), kini giliran Irak ikut membuat gebrakan dalam terminologi upgrade. Dimana yang dilakukan Irak adalah melakukan upgrade pada Main Battle Tank lawas T-55. Upgrade yang dilakukan Irak lumayan banyak dan membuat tampilan MBT keluaran era Uni Soviet ini benar-benar terasa berbeda. Atas kreasi pada T-55, Irak kemudian menjuluki MBT ini sebagai “Al-Kafil-1.” (more…)

Tampil Sangar, Iran Upgrade Ranpur BTR-50 dengan Instalasi Kanon 30mm

Rupanya ada kesamaan tradisi antara militer Iran dan Indonesia, yakni sama-sama mempertahankan eksistensi alutsista eks Uni Soviet. Terkhusus di lini ranpur (kendaraan tempur) roda rantai, Iran dan Indonesia masih melanjutkan tradisi pengoperasian BTR-50. Dan seolah menandingi program retrofit yang dilakukan Korps Marinir, BTR-50 milik Iran, belum lama ini ditampilkan dalam wujud yang benar-benar beda, khususnya dalam adopsi persenjataan. BTR-50 tidak lagi sebatas APC (Armored Personnel Carrier), di tangan Iran, modifikasi ranpur lawas ini malah telah mencapai level IFV (Infantry Fighting Vehicle). (more…)

Gantikan Produk Buatan Ukraina, Mulai 2021 Pilot MiG Rusia Gunakan Helmet Mounted Display Produksi Dalam Negeri

Bicara adopsi teknologi jet tempur, rasanya tak ada yang meragukan kemampuan Rusia, namun, di balik penguasaan teknologi yang adiguna, rupanya ada yang terlewatkan oleh Negeri Beruang Merah. Yaitu hampir sebagian besar perangkat Helmet Mounted Display (HMD) untuk pilot jet tempur Sukhoi dan MiG AU Rusia, rupanya masih berasal dari Ukraina, yang tak lain kini menjadi negara seteru Rusia pasca konflik bersenjata di Semenanjung Krimea pada tahun 2014 silam. (more…)

Piranha Class – Kapal Selam Khusus Spetsnaz dengan Lambung Berbahan Titanium

Kerap dijuluki sebagai “siluman bawah air,” eksistensi kapal selam tak jarang dikaitkan dengan operasi khusus dari pasukan elite. Mengandalkan kesenyapan tingkat tinggi, maka kapal selam efektif untuk menjalankan misi seperti infilitasi. Dan bicara seputar infiltrasi, sejarah peperangan mencatat bahwa sosok kapal selam mini (midget submarine) selalu diandalkan untuk tujuan ini. Bila umumnya, pasukan elite harus ‘nebeng’ kapal selam konvensional untuk misi-misi khusus, tapi lain halnya dengan Spetsnaz, pasukan elite Rusia ini ternyata pernah punya kapal selam khusus. (more…)

Bedah Kanon 2A72 – Senjata Sekunder Nan Mematikan di Ranpur Amfibi BMP-3F Korps Marinir

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang meriam 2A70 kaliber 100 mm (low velocity) sebagai senjata utama pada tank amfibi BMP-3F Korps Marinir. Berdampingan searah laras meriam, ada sosok kanon otomatis 2A72 kaliber 30 mm dan senapan mesin sedang coaxial PKT kaliber 7,62 mm. Terkhusus tentang kanon 2A72 punya ciri khas pada fungsinya, yaitu menggasak sasaran kendaraan lapis baja ringan di jarak 2.000 meter. Bahkan kanon ini digadang mampu menjatuhkan helikopter dari jarak 4.000 meter. (more…)

Satuan Rudal Hanud Teluk Naga – Dari Era SA-2 Guideline Menuju Penggelaran NASAMS

Meski efek deterennya tak sedahsyat pada dekade 60-an, namun penggelaran (kembali) sistem rudal hanud MERAD (Medium Range Air Defence) pengaman ibu kota di kawasan Teluk Naga, Tangerang, Banten, membawa angin segar dalam dunia alutsista di Tanah Air. Dalam perspektif strategis, Kohanudnas dan TNI AU akan kembali menghidupkan Satuan Rudal (Satrudal) pengaman ibu kota, yang sebelumnya telah di-non aktifkan berdasarkan instruksi KSAU Nomor INS/10/XI/1984 tanggal 20 November 1984. (more…)

Alexandrit Class: Generasi Terbaru Kapal Penyapu Ranjau AL Rusia

Pasca Orde Lama, nyaris tak terdengar lagi aktivitas kapal penyapu ranjau buatan Uni Soviet yang pernah digunakan TNI AL, padahal jika menilik dari sejarahnya, kapal penyapu ranjau pertama milik Indonesia adalah T-43 Class (Project 254) yang laris digunakan selama era Perang Dingin. Dan seolah ingin mengembalikan kejayaan armada kapal penyapu ranjaunya, AL Rusia kini tengah memacu program pembangunan 12 unit Alexandrit Class. (more…)