Tag: Uni Soviet

Bedah Kanon 2A72 – Senjata Sekunder Nan Mematikan di Ranpur Amfibi BMP-3F Korps Marinir

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang meriam 2A70 kaliber 100 mm (low velocity) sebagai senjata utama pada tank amfibi BMP-3F Korps Marinir. Berdampingan searah laras meriam, ada sosok kanon otomatis 2A72 kaliber 30 mm dan senapan mesin sedang coaxial PKT kaliber 7,62 mm. Terkhusus tentang kanon 2A72 punya ciri khas pada fungsinya, yaitu menggasak sasaran kendaraan lapis baja ringan di jarak 2.000 meter. Bahkan kanon ini digadang mampu menjatuhkan helikopter dari jarak 4.000 meter. (more…)

Satuan Rudal Hanud Teluk Naga – Dari Era SA-2 Guideline Menuju Penggelaran NASAMS

Meski efek deterennya tak sedahsyat pada dekade 60-an, namun penggelaran (kembali) sistem rudal hanud MERAD (Medium Range Air Defence) pengaman ibu kota di kawasan Teluk Naga, Tangerang, Banten, membawa angin segar dalam dunia alutsista di Tanah Air. Dalam perspektif strategis, Kohanudnas dan TNI AU akan kembali menghidupkan Satuan Rudal (Satrudal) pengaman ibu kota, yang sebelumnya telah di-non aktifkan berdasarkan instruksi KSAU Nomor INS/10/XI/1984 tanggal 20 November 1984. (more…)

Alexandrit Class: Generasi Terbaru Kapal Penyapu Ranjau AL Rusia

Pasca Orde Lama, nyaris tak terdengar lagi aktivitas kapal penyapu ranjau buatan Uni Soviet yang pernah digunakan TNI AL, padahal jika menilik dari sejarahnya, kapal penyapu ranjau pertama milik Indonesia adalah T-43 Class (Project 254) yang laris digunakan selama era Perang Dingin. Dan seolah ingin mengembalikan kejayaan armada kapal penyapu ranjaunya, AL Rusia kini tengah memacu program pembangunan 12 unit Alexandrit Class. (more…)

Setelah ‘Tertidur’ Lama, Rusia Canangkan Pembangunan Ekranoplane Chaika-2

Sebelum Uni Soviet bubar, pengembagan ground effect vehicle atau WiSE (Wings In Surface Effect), boleh dibilang cukup pesat dilakoni oleh Negeri Beruang Merah. Wahana yang di Rusia lebih populer disebut ekranoplan ini sudah dibuat dalam beragam jenis, seperti yang paling populer MD-160 Lun Class dengan kemampuan meluncurkan enam rudal anti kapal P-270 Moskit, belum lagi ada beberapa prototipe yang dikembangkan dengan desain dan teknologi maju pada masanya. (more…)

Mengenal “Chung” Type56 – Nyaris Jadi Senjata Angkatan Kelima

Saban akhir September kenangan tragedi G30S PKI kembali mencuat, dan dari sekian hal yang hingga kini masih hangat dalam ingatan adalah sosok senapan Chung. Senapan lansiran Republik Rakyat Cina ini menjadi fakta sejarah yang mewarnai panasnya suhu politik di sekitaran 1965. Guna mendukung pembentukan Angkatan Kelima, Perdana Menteri Cina, Zhou En Lai, saat itu menawarkan bantuan 100.000 senjata ringan kepada Indonesia, dan jenis senjata itu adalah senapan laras panjang Chung. (more…)

Sarov Class – Kapal Selam Pengumpul Data Intelijen dengan Tenaga Hybrid Diesel Nuklir

Nama kapal selam ini nyaris tak pernah disebut dalam belantika arsenal monster bawah laut Rusia. Nama Sarov Class mulai terangkat namanya kala diwartakan bakal dilibatkan dalam penggelaran perangkat Harmony hydro acoustic surveillance system di dasar laut dan fase uji coba torpedo nuklir Poseidon. Sarov Class termasuk jenis alutsista Rusia yang tak terlalu diumbar informasinya kepada publik, meski kapal selam yang desainnya mirip Kilo Class ini punya karakter tersendiri, yaitu berstatus kapal selam diesel listik namun dibekali reaktor nuklir mini. (more…)

Antonov An-22 Antei – Punya Payload 80 Ton, Inilah Pesawat Turboprop Terbesar di Dunia

Dalam perspektif kebanyakan orang, predikat pesawat turboprop terbesar saat ini dipegang oleh Airbus A400M Atlas. Beberapa kali hadir di Indonesia, ditambah punya prestasi dalam mendukung operasi bantuan logistik bencana alam, membuat nama A400M lumayan tersohor di Indonesia, ditamhah lagi setelah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia memesan dua unit pesawat dengan kapasitas payload 37 ton ini. Namun, faktanya A400M bukanlah pesawat kargo turboprop terbesar. (more…)

Di Libya, Kanon Laras Ganda AK-230 Dipasang Pada Platform Truk

Jagad pemerhati alutsista tentunya telah mengenali sosok kanon reaksi cepat AK-230. Menjadi arsenal senjata utama pada bagian haluan korvet Parchim Class Satuan Kapal Eskorta TNI AL, kanon laras ganda kaliber 30 mm ini tak pelak menjadi ikon yang terlepaskan dari eksistensi korvet Parchim Class. Namun ada yang berbeda di Libya, AK-230 justru dipasang pada platform truk. (more…)