Author: indomiliter

Brugger & Thormet APC9K – Submachine Gun Terbaru Pilihan AD Amerika Serikat

AD Amerika Serikat (US Army) diwartakan bakal menerima submachine gun (SMG) terbaru, yaitu jenis APC9K besutan Brugger & Thormet. Sebanyak 350 pucuk saat ini sudah dikirimkan, menyusul 1.000 pucuk dalam proses pengiriman. Brugger & Thormet merupakan manufaktur persenjataan asal Swiss, dan kontrak pengadaan SMG senilai US$2,5 juta berhasil diraih pada Arpril 2019 lewat anak perusahaan, Brugger & Thormet USA yang bermarkas di Florida. (more…)

Jelang Pengiriman Gripen E Ke Brasil, Saab Uji Coba Tactical and Sensor Suites

Sejak terbang perdana pada 15 Juni 2017, serangkaian uji coba penerbangan dilakukan pada jet tempur mutakhir Gripen E dari fasilitas produksinya di Linköping, Swedia. Dan seiring waktu berjalan, Saab kini tengah mempersiapkan jadwal pengiriman perdana Gripen E kepada Brasil pada tahun 2021. Setelah menuntaskan fase uji penerbangan dasar, kini Saab mulai beralih pada uji coba tactical and sensor suites. (more…)

AL AS Tuntaskan Uji Coba Jammer Pod Terbaru untuk EA-18G Growler

Sampai saat ini, Boeing EA-18G Growler didapuk sebagai jet tempur spesialis peperangan elektronika tercanggih yang ada di pasaran. Lantaran punya kemampuan strategis, selain Amerika Serikat, hanya segelintir negara yang ‘mampu’ mengoperasikan Growler, seperti halnya Australia dan kemungkinan nantinya Jerman. Meski menjadi yang tercanggih di kelasnya, namun rupanya AL Amerika Serikat ingin sesuatu yang lebih dari kemampuan Growler saat ini. (more…)

Saker-1B – Usaha Kemandirian Arab Saudi di Industri Drone Intai

Boleh jadi Arab Saudi mulai jenuh, selama ini hanya dikenal sebagai negara pengguna alutsista canggih nan mahal, namun lemah atau kurang produktif dalam pengembangan persenjataan di dalam negerinya. Sebagai jawabannya, belum lama ini, UAVOS dan King Abdulaziz City for Science and Technology (KACST), berhasil menciptakan prototipe drone intai berkualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance) yang diberi label Saker-1B. (more…)

Hibah dari AS, Malaysia Telah Terima Gelombang Pertama Drone Intai ScanEagle

Meski program akuisisinya telah diwartakan sejak awal 2018, namun hingga kini Indonesia belum juga menerima kedatangan drone intai ScanEagle lansiran Boeing Insitu untuk TNI AL. Sementara negara tetangga yang sama-sama mendapatkan program hibah dari Amerika Serikat, yaitu Filipina dan Malaysia, malah sudah lebih dulu menerima ScanEagle. Seperti belum lama ini AL Malaysia disebut telah menerima gelombang pertama, berupa enam unit ScanEagle. (more…)

Patuh Pada Mandat NATO, AU Jerman Cari Pengganti Tornado yang Punya Kemampuan Melepaskan Bom Nuklir

Meski era Perang Dingin telah lama berlalu, namun tingkat kesiapsiagaan jet tempur NATO yang punya kemampuan melepaskan bom nuklir tetap dipertahankan, seperti salah satunya Jerman, Negeri Bavaria ini memegang mandat dari NATO untuk menggelar jet tempur dengan kemampuan tersebut, dimana saat ini kemampuan melepaskan bom nuklir diwakilkan oleh sisa armada Panavia Tornada yang usianya telah menua. (more…)

Vympel RVV-MD – Varian Tercanggih Rudal R-73 yang Diklaim Berhasil Jatuhkan F-16 Pakistan

Netizen yang budiman tentu masih ingat dengan duel udara di atas langit Kashmir yang terjadi pada 27 Februari 2019. Pasca duel udara yang melibatkan jet tempur Pakistan vs India, hingga kini masih menyisakan perdebatan yang belum tuntas, terutama terkait klaim ‘kemenangan’ dari masing-masing pihak. Karena menyangkut kehormatan, India dan Pakistan ngotot pada data dan fakta yang dimiliki. Terkhusus dari perspektif India, AU Negeri Bollywood ini menyebut telah berhasil menembak jatuh F-16 Pakistan. (more…)

Australia Raih Lisensi Produksi Munisi Kanon untuk Jet Tempur F-35

Tanpa bermaksud politis, pada dasarnya setiap Transfer of Technology adalah hakekat yang ideal dari pengadaan alutsista bernilai strategis. Seperti bisa dicontohkan dari program akuisisi 72 unit jet tempur stealth Lockheed Martin F-35A Lightning II untuk Angkatan Udara Australia (RAAF). Dimana Australia mendapatkan ToT berupa izin memproduksi secara mandiri munisi untuk kanon GAU-22/A kaliber 25 mm. (more…)

Msta-S – Self Propelled Howitzer Baru Rusia dengan Munisi Standar NATO

Setelah Kalashnikov merilis beberapa senapan serbu dengan standar kaliber NATO, kini giliran jenis senjata self propelled howitzer alias howitzer swagerak generasi baru, diperkenalkan Rusia dalam standar kaliber NATO. Yang dimaksud adalah Msta-S howitzer yang mengusung kaliber 155 mm/52. Dibangun dari platform tank T-80, Msta-S belum lama ini berhasil melakukan uji tembak perdananya, yang menandai fase berikutnya, yaitu pengiriman Msta-S ke salah satu negara di Timur Tengah. (more…)