Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) resmi mengumumkan langkah pengadaan rudal jelajah berbiaya murah (low-cost cruise missile) guna memperkuat daya gempur presisi jarak jauh armadanya sekaligus menyuplai munisi untuk serangan maritim yang terjangkau bagi negara-negara sekutu. (more…)
Ancaman terhadap pangkalan udara garis depan di kawasan Timur Tengah kian terbukti nyata. Berdasarkan analisis citra satelit terbaru, hanggar pesawat di Pangkalan Udara King Faisal, Yordania, mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal balistik berpresisi tinggi yang dilancarkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). (more…)
Dalam pertempuran bawah laut modern, keberhasilan sebuah kapal selam tidak hanya ditentukan oleh seberapa senyap melaju di kedalaman, melainkan juga seberapa tersembunyi saat melepaskan amunisi utamanya. Momen penembakan torpedo atau rudal anti-kapal sejatinya merupakan fase paling krusial di mana posisi kapal selam paling berisiko terbongkar akibat munculnya transient acoustic signature atau jejak suara mendadak. (more…)
Di tengah masifnya publikasi mengenai sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) berbasis kanon modern Rusia—seperti Pantsir-S1, ZAK-30 Citadel, hingga Zubr—ada satu modul pertahanan udara jarak sangat pendek (VSHORAD) yang namanya jarang tersorot media. (more…)
Tren pengubahan pesawat angkut militer menjadi “pesawat pembawa amunisi” (arsenal aircraft) kian nyata dalam doktrin pertempuran udara modern. Setelah sukses diuji coba pada pesawat angkut bermesin turboprop C-130 Hercules dan C-17 Globemaster III melalui program Rapid Dragon milik Amerika Serikat—serta studi serupa pada Airbus A400M—kini giliran pesawat angkut bermesin jet Embraer C-390 Millennium yang disiapkannya untuk mengemban kemampuan tempur mematikan tersebut. (more…)
Korea Utara terindikasi kuat telah membangun puluhan fasilitas penyimpanan dan pemeliharaan peluncur roket MLRS (Multiple Rocket Launcher Systems MLRS) baru di area yang sangat dekat dengan Zona Demiliterisasi (DMZ). Berdasarkan analisis citra satelit komersial, bangunan-bangunan militer ini ditempatkan pada posisi strategis yang secara langsung mengancam ibu kota Korea Selatan, Seoul. (more…)
Menjawab kebutuhan mendesak akan sistem penangkis serangan udara yang tangguh namun tetap ekonomis, Lockheed Martin secara resmi memperkenalkan varian interseptor terbarunya yang diberi nama PAC-3 Adapted Capability Effector atau PAC-3 ACE. (more…)
Pasca runtuhnya kesepakatan gencatan senjata antara Teheran dan Washington, kini Timur Tengah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan bagi militer Amerika Serikat. Laporan mendalam dari Wall Street Journal (WSJ) dan New York Times (NYT) mengungkap dampak mengerikan dari serangan rudal Iran yang menghantam Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada 17 Juli lalu. (more…)
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) bersama perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries baru saja mengukir tonggak sejarah krusial dalam program modernisasi penerbangan tempurnya. Dalam sebuah uji coba penembakan langsung (live-fire testing), drone tempur otonom Anduril YFQ-44A yang dikembangkan di bawah program Collaborative Combat Aircraft (CCA), sukses mengeksekusi peluncuran rudal pertamanya. (more…)
Sistem Peluncur Mobile Typhon (MRC) di Lapangan. Source: Tim Kelly / REUTERS
Ketegangan geopolitik di Rantai Pulau Pertama (First Island Chain) kian transparan setelah perusahaan citra satelit komersial asal Cina, MizarVision, merilis foto udara mendetail yang memperlihatkan keberadaan Typhon Weapon System milik Angkatan Darat AS (US Army) di Pangkalan Udara Kanoya, Kyushu, Jepang. (more…)