Tak ingin kalah dengan pencapaian yang dilakukan oleh Turki, Australia belum lama mengumkan pencapaian gemilang dalam peluncuran rudal udara ke udara dari drone Loyal Wingman (UCAV) MQ-28A Ghost Bat. Bila Turki meluncurkan rudal udara ke udara jarak menengah/jauh Gokdogan, maka yang dilakukukan Australia pun meluncurkan rudal sejenis, yakni AIM-120 AMRAAM dari Ghost Bat. (more…)
Dalam perkembangan yang menyoroti panasnya persaingan strategis di Laut Cina Selatan, Pemerintah Jepang secara resmi membantah adanya diskusi untuk mengekspor sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak sedang Type 03 (Type 03 Medium-Range Surface-to-Air Missile) kepada Filipina. Bantahan ini muncul tak lama setelah laporan informal mengenai rencana ekspor tersebut memicu kecaman keras dari Beijing. (more…)
Center for Analysis of World Arms Trade (CAWAT), lembaga riset pertahanan non-pemerintah yang berbasis di Moskow, menyebut bahwa sistem rudal pertahanan udara (hanud) S-400 Triumf secara signifikan mengungguli sistem hanud Amerika Serikat, khususnya dalam hal kecepatan pengerahan dari barisan hingga formasi tempur. (more…)
Program jet tempur generasi kelima F-35 Lightning II telah mencapai tonggak penting dalam upaya memperkuat daya tembaknya. Uji Integrasi Berbasis Darat (Ground-Based Integration Test) untuk rudal udara-ke-udara jarak menengah Meteor buatan konsorsium MBDA telah berhasil diselesaikan pada platform F-35A. (more…)
Tom Cruise “Maverick” di kokpit F/A-18F Super Hornet.
Insiden tragis yang melibatkan sebuah jet tempur F/A-18F Super Hornet milik Angkatan Laut AS yang ditembak jatuh oleh kapal perang AS sendiri di Laut Merah pada akhir tahun lalu kembali mengguncang media massa. Pemicu viralitas kembali ini bukanlah insiden baru, melainkan rilisnya laporan investigasi akhir oleh militer AS pada Awal Desember 2025, setahun setelah insiden. (more…)
Selain integrasi dengan rudal udara ke udara jarak pendek IRIS-T, Korea Selatan rupanya punya rencana besar untuk melengkapi KF-21 Boramae dengan rudal udara ke udara jarak pendek (Short-Range Air-to-Air Missile/SRAAM).) produksi dalam negeri yang dirancang sesuai standar rudal udara ke udara generasi kelima. (more…)
Meski baru akan mencapai kesiapan operasional pada tahun 2027-2028, namun, ada kabar penting dari Negeri Bavaria, persisnya pada 3 Desember 2025, telah diresmikan pembentukan satuan tugas (satgas) operasi sistem rudal pertahanan udara (hanud) Arrow 3 di Berlin, yang akan menjadi perisai udara Jerman dalam menangkal potensi ancaman rudal balistik. (more…)
Sebagai ‘pemain’ awal dalam operasi militer Rusia di Ukraina, nama drone kamikaze Shahed-136 masih eksis, dan terus dioperasikan dengan sejumlah inovasi untuk menyesuaikan kebutuhan akan misi barunya. Sebagai bukti adalah Geran 2, yakni varian Shahed-136 yang diproduksi oleh Rusia, ternyata kini punya peran baru untuk melancarkan serangan ke sasaran di udara. (more…)
Selain kemunculan rudal udara udara ke udara yang mirip rudal IRIS-T (InfraRed Imaging System – Tail/Thrust vector controlled) buatan Jerman, saat peninjauan alutsista oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di HUT ke-80 Angkatan Udara Korea Utara, juga nampak rudal jelajah jarak jauh yang secara desain mirip Taurus KEPD 350, yang selama ini menjadi andalan Korea Selatan. (more…)
Setelah mengalami ‘pembatalan’ pesanan dari Denmark, sistem pertahanan udara (hanud) berbasis rudal Barak MX buatan Israel Aerospace Industries (IAI) akhirnya menemukan rumah barunya di Asia Tenggara. Thailand, melalui Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Royal Air Thai Force – RTAF), dilaporkan telah mengakuisisi sistem canggih ini dengan nilai kesepakatan yang signifikan. (more…)