Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Mengenal Vikram VT-21: Prototipe Ranpur FICV Masa Depan India untuk Gantikan 1.750 Unit BMP-2

Ambisi militer India untuk melepaskan diri dari ketergantungan alutsista era Soviet memasuki babak krusial melalui peluncuran prototipe kendaraan tempur lapis baja canggih yang diberi nama resmi Vikram VT-21.

Baca juga: Tata Kestrel: Platform Rujukan Untuk Pengembangan Rantis 8×8 Pindad

Platform ini dikembangkan dalam program Future Infantry Combat Vehicle (FICV) oleh VRDE (Vehicle Research and Development Establishment) di bawah naungan DRDO, bekerja sama dengan raksasa industri pertahanan Tata Advanced Systems dan Bharat Forge.

Ketua DRDO, Dr. Samir V. Kamat, secara resmi memperkenalkan Vikram VT-21 dalam dua varian penggerak sekaligus, yakni roda rantai (tracked) dan roda ban (wheeled), guna menjawab tantangan geografis India yang ekstrem dari pegunungan bersalju hingga gurun pasir yang luas.

Secara teknis, Vikram VT-21 membawa lompatan spesifikasi yang signifikan dibandingkan pendahulunya, BMP-2 “Sarath”. Perbedaan paling mencolok terletak pada konfigurasi mesin yang kini diletakkan di bagian depan, memberikan ruang kabin yang lebih luas dan ergonomis bagi 3 kru serta 8 personel infanteri.

Ranpur ini mengadopsi sistem kubah tanpa awak (crewless turret) yang dipersenjatai dengan kanon otomatis kaliber 30 mm sebagai senjata utama, yang dipadukan dengan rudal anti-tank berpemandu (ATGM) generasi terbaru. Penggunaan kubah otonom ini memungkinkan seluruh awak terlindungi sepenuhnya di dalam lambung baja, meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa jika terjadi serangan langsung pada bagian senjata.

Sektor proteksi menjadi keunggulan utama lainnya, di mana Vikram VT-21 dirancang untuk memenuhi standar STANAG 4569 Level 4 hingga Level 5. Dengan bobot tempur di kisaran 20 hingga 24 ton, lambung kendaraan ini sanggup menahan terjangan proyektil kaliber 14,5 mm hingga 25 mm, serta memberikan perlindungan maksimal terhadap ranjau dan Improvised Explosive Devices (IED).

Keunikan lainnya adalah kemampuan amfibi penuh yang didukung oleh sepasang hydrojets di bagian belakang, memungkinkan Vikram VT-21 menyeberangi rintangan air secara mandiri. Varian roda rantai dikhususkan untuk traksi maksimal di medan sulit seperti Himalaya, sementara varian roda ban 8×8 menawarkan mobilitas strategis yang lebih cepat di jalan raya.

Ranpur Amfibi BMP-2 Rayakan 45 Tahun Pengabdian

Dengan tingkat kandungan lokal yang saat ini telah mencapai 65% dan ditargetkan menyentuh 90% pada fase produksi massal, Vikram VT-21 bukan sekadar proyek penggantian 1.750 unit BMP-2, melainkan simbol kemandirian industri pertahanan India yang semakin matan. Integrasi teknologi sistem senjata otonom, material komposit canggih, dan fleksibilitas platform modular menjadikan Vikram VT-21 sebagai standar baru bagi mobilitas tempur Angkatan Darat India.

Keberhasilan pengembangan ini menandai pergeseran besar militer India ke arah standar teknologi digital abad ke-21, yang siap menantang dominasi alutsista kavaleri modern dari Barat maupun Rusia. (Bayu Pamungkas)

Ranpur BMP-2 India Dilengkapi ‘Kesadaran Situasional’ Canggih, Layak Ditiru BVP-2 Korps Marinir

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *