Category: Berita Matra Darat

Ikuti Langkah Marinir Indonesia, Korps Marinir Filipina Juga Gunakan ATGL-L (RPG-7)

Seolah mengikuti langkah Korps Marinir TNI AL, Korps Marinir Filipina diwartakan dalam waktu dekat juga akan bergabung menggunakan senjata bantu infanteri jenis RPG (Rocket Propelled Grenade), persisnya adalah ATGL-L (Anti Tank Grenade Launcher-Light) kaliber 40 mm buatan Arsenal, manufaktur senjata dan amuisi asal Bulgaria. Di lingkungan Korps Marinir TNI AL, ATGL-L kerap disebut sebagai RPG-7, tentu dengan alasan efek psikologis yang lebih kuat. (more…)

Rudal 9M331 Tor-M1 – ‘Biang Keladi’ Jatuhnya Boeing 737-800 Ukraine International di Iran

Buntut dari serangan balasan Iran atas tewasnya Jendral Qasem Soleimani rupanya berbentut panjang, beberaja jam setelah Iran meluncurkan serangan rudal balistik ke basis AS di Irak, diketahui Boeing 737-800 Ukraine International Airlines PS752 jatuh dengan menewaskan seluruh penumpang dan awaknya pada 9 Januari lalu. Dan tanpa berlarut-larut, Pemerintah Iran akhirnya mengakui bahwa pesawat tersebut jatub akibat salah tembak (friendly fire) oleh sistem hanud Teheran. (more…)

Fateh-313 dan Qiam-1 – Dua Rudal Balistik Pembuka Serangan Iran ke Basis Militer AS

Buntut dari serangan udara AS yang menewaskan Jenderal Qasem Soleimani, direspon Iran dengan aksi serangan balasan pada dua basis militer Amerika Serikat di Irak. Brigadir Jenderal Hajizadeh, Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps Aerospace Force pada 9 Januari mengumumkan pada media setempat, bahwa pihaknya telah meluncurkan 13 rudal balistik ke pangkalan militer Ain al-Asad dan pangkalan militer di Arbil pada Rabu (8/1) dini hari. (more…)

Rusia Tawarkan Sistem Anti Drone ke Asia Tenggara

Meski kalah santer dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, Rusia kini tengah serius mengembangkan teknologi anti drone, seperti salah satunya Avtomatika,  yang menurut sumber Indomiliter.com akan menyasar pasar Asia Tenggara untuk solusi anti drone. Meski menargetkan drone berukuran mini, solusi dari Avtomatika terbilang lengkap. (more…)

Norinco Red Arrow 12 – Rudal Anti Tank ‘Jiplakan’ FGM-148 Javelin

Sejak dioperasikan militer Amerika Serikat pada 1996, tercatat sudah beragam palagan pertempuran diikuti oleh rudal anti tank yang satu ini. Menyandang label FGM-148 Javelin, rudal besutan Raytheon dan Lockheed Martin ini pun laris manis di pasaran, setidaknya ada 25 negara, termasuk Indonesia, yang kini mengoperasikan rudal dengan mekanisme fire and forget berpemandu infra red ini. Dan ibarat ada gula ada semut, laris manis dan battle proven-nya Javelin rupanya menarik minat Cina pada rudal yang telah diproduksi lebih dari 45 ribu unit ini. (more…)

Ibarat Bisul Mulai Pecah, Rusia Keluhkan ‘Pencurian’ Karya Cipta Alutsista oleh Cina

Bahwa banyak alutsista produksi Cina merupakan copy-an dari Rusia, rasanya sudah sesuatu yang lazim didengar, dengan dalih kesuksesan reverse engineering, mulai dari senapan mesin, jet tempur, pesawat angkut, beragam jenis rudal, meriam, kanon, pesawat pembom, sampai tank lansiran Cina yang sudah merambah pasar ekspor, dominan berasal dari rancangan Rusia. Dan uniknya, selama ini hampir tak terdengar ‘keluhan’ dari pihak industri Rusia atas pembajakan ‘karya cipta’ ini. Namun ibarat pepatah, kini “bisul mulai pecah.” (more…)

Pindad Rilis Varian Baru PM-3, Tampil Lebih Ergonomis dan Garang

Kilas balik ke pertengahan 2016, PT Pindad saat itu merilis Submachine Gun (SMG) PM-3. Senjata untuk pertempuran jarak dekat atau CQB (Close Quarter Battle) ini hadir dengan meneruskan ‘tradisi’ senapan serbu SS-1, setidaknya terlihat desain popor lipat dan gagang (handgrip) kentara rancangan SS-1. Dari beberapa aspek, PM-3 yang sekilas mirip Heckler & Koch MP5 terasa kurang ergonomis untuk digunakann pasukan khusus. (more…)

Akuisisi Dua Baterai Brahmos, Inilah Alutsista Berefek Deteren Pertama Filipina

Serangkaian modernisasi telah dilakukan militer Filipina dalam beberapa tahun terakhir, tapi dari semua yang diakuisisi, tak satu pun yang mampu memberikan efek deteren di kawasan. Namun belum lama ini muncur pernyataan yang mengejutkan dari Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana yang menyebut bahwa Filipina akan mengakuisisi rudal jelajah Brahmos dari India. Ini pastas disebut mengejutkan, lantaran Filipina tak punya rekam jejak mengoperasikan rudal jelajah sebelumnya. (more…)