Tag: TNI AU

Wara-wiri, Pesawat Intai Boeing 737-200 AI-7301 Melintas Saat Unjuk Rasa 13 Oktober

Boeing 737-200 Surveillance AI-7302

Melihat pesawat jenis Boeing 737 melintas di langit Jakarta, rasanya sudah menjadi pemandangan lazim yang setiap hari dilihat warga. Namun, ada yang unik pada Selasa, 13 Oktober 2020. Di waktu siang menjelang sore yang tengah riuh aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja, nampak satu unit Boeing 737 yang terbang rendah melintasi kawasan pusat kota. Bagi warga perkantoran di gedung tinggi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, rupanya tak terlalu sulit untuk melihat identitas Boeing 737 yang dimaksud. (more…)

Kokpit Dilapisi Kevlar, Filipina Resmi Jadi Pengguna “Si Cocor Merah” Super Tucano

Rupanya ada kesamaan antara Filipina dan Indonesia dalam melakoni strategi counter insurgency (COIN), dimana Filipina kini telah resmi menjadi operator pesawat tempur turboprop A-29 (aka – EMB-314) Super Tucano, persisnya pada 19 September lalu, empat unit Super Tucano (SuTuc) telah tiba di Lanud Clark yang berlokasi di kota Angeles. Selain mengakuisisi SuTuc, AU Filipina sampai saat ini juga masih setia mengoperasikan Rockwell OV-10 Bronco untuk misi COIN dan close air support di Mindanau Selatan. (more…)

AS532UL Horizon – Bukti Keluarga Super Puma Bisa Jadi Helikopter Airborne Early Warning

Kemampuan multirole pada helikopter Super Puma sudah diketahui luas, maklum Super Puma adalah salah satu produk (rakitan) andalan dari PT Dirgantara Indonesia yang telah digunakan oleh TNI AU dan pernah digunakan oleh Puspenerbal TNI AL. Namun, dari sekian banyak kebisaan dan varian Super Puma, jarang ada yang tahu bila helikopter twin engine ini bisa mengemban peran sebagai helikopter Airborne Early Warning (AEW). (more…)

Sistem Hanud Oerlikon Skyshield Paskhas Dibekali GPS Jammer dan Terintegrasi dengan Radar Kohanudnas

Kecepatan dalam merespon pada potensi serangan udara adalah kunci dari suksesnya penggelaran sistem hanud titik. Dan bicara tentang kecepatan respon pada satuan tembak (satbak) rudal atau kanon hanud, maka yang menjadi tumpuan adalah kemampuan deteksi dini dari elemen radar. Saat bicara soal kinerja dan akurasi, kanon Oerlikon Skyhield milik Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang dapat diandalkan. Meski begitu, sistem radar ‘organik’ pada satbak Skyshield punya keterbatasan. (more…)

Telah Menjadi Perhatian Dunia, Rusia Bertekad Tuntaskan Akuisisi Su-35 untuk Indonesia

Lantaran proses yang terkesan maju mundur, kabar seputar rencana akuisisi jet tempur Sukhoi Su-35 serasa membosankan untuk disimak. Namun, apakah program akuisisi yang telah mencapai MoU tersebut dibatalkan? jawabannya sampai saat ini tidak ada rencana untuk membatalkan pesanan 11 unit pesawat tempur twin engine tersebut.  Dari perhelatan pameran militer Army 2020 (23 – 29 Agustus) di Kubinka, dekat Moskow. Ada kabar bahwa pihak Rusia bertekad kuat untuk mendukung dan memuluskan rencana akuisisi Su-35 untuk Indonesia, meski sejumlah tekanan masih menghadang. (more…)

Korvet KRI Fatahillah 361 Lawan Sukhoi Su-27/Su-30, Inilah Deretan Senjata yang Bisa Digunakan

Di awal kedatangannya dari Belanda, yaitu pada awal dekade 80-an, korvet Fatahillah Class tergolong kapal perang modern. Namun, seiring waktu berjalan, sistem elektronik, navigasi dan persenjataannya sudah terbilang usang. Dari aspek sistem elektonik dan navigasi, memang telah mengalami program upgrade. Tapi sebaliknya sistem senjata di korvet ini tidak mengalami upgrade sama sekali, bahkan perannya sebagai korvet pengusung rudal anti kapal (MM38 Exocet) telah dihapus sejak lama. (more…)

Belanda Pesan Rudal AIM-120C-8, Apa Bedanya dengan AIM-120C-7 AMRAAM untuk Indonesia?

Soal kadar battle proven, rasanya tak perlu lagi diceritakan lagi, bahwa rudal udara ke udara besutan Raytheon, AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) memang jaguh dan handal di banyak palagan. Jet tempur F-16 TNI AU pun dipastikan, sebagai salah satu yang menggunakan varian AMRAAM, persisnya AIM-120C-7. Meski F-16 TNI AU agak telat mengadopsi beyond-visual-range air-to-air missile (BVRAAM), namun kehadiran 36 unit AIM-120C-7 paling tidak dapat menambah efek deteren bagi jet tempur TNI AU. (more…)

Bila Indonesia Jadi Beli Typhoon Milik Austria, Jangan Berharap Dapatkan Fitur “Joss..”

Superioritas udara dengan predikat battle proven, inilah yang mungkin melekat dibenak kebanyakan netizen pada sosok jet tempur Eurofighter Typhoon. Anggapan tersebut tak keliru, terlebih Typhoon adalah jawara utama andalan dua’dewa’-nya Air Force, yaitu Inggris dan Jerman. Dan saat mencuat kabar rencana Menhan Prabowo Subianto untuk membeli 15 unit Typhoon milik AU Austria, suara netizen menggelora di jagad media sosial, seperti diharapkan kehadiran Typhoon kelak dapat memberi efek deteren yang maksimal, terutama dalam merespon konstelasi konflik di Laut Cina Selatan. (more…)

Bila Indonesia Beli Typhoon Bekas Pakai Austria, Bagaimana Nasib ToT?

Kabar yang satu ini bak petir di siang bolong, pasalnya Eurofighter Typhoon yang tak digadang sebagai jet tempur untuk TNI AU, terlebih sebagai pengganti Sukhoi Su-35, tiba-tiba mencuat namanya untuk kandidat diakuisisi Indonesia. Bukan itu saja, yang tak kalah mengejutkan lagi, jet tempur Typhoon yang bakal diakuisisi bukan barang baru, artinya bekas pakai dari negara lain. Sesuatu yang tak lazim, mengingat amanat undang-undang mengharuskan pengadaan alutsista strategis melibatkan elemen industri dalam negeri lewat Transfer of Technology (ToT). (more…)