Tag: rudal anti kapal

Inilah Alasan Korvet Fatahillah Class Belum Dipasangi Rudal Anti Kapal (Lagi)

Meski telah dilakukan sejumlah modernisasi, namun dirunut dari usia, ketiga korvet Fatahillah Class – KRI Fatahillah 361, KRI Malahayati 362 dan KRI Nala 363 sudah tak bisa dibilang muda lagi, pasalnya ketiga korvet buatan Wilton Fijenoord, Schiedam, Belanda ini sudah diterima Indonesia sejak 1979. Lewat perawatan yang baik dan modernisasi pada sistem sensor dan radar (di KRI Fatahillah 361 dan KRI Malahayati 362),  kapal kombatan ini masih mampu memberikan efek deterens. (more…)

Stonefish “Carrier Killer” – Ancaman Terbesar untuk Kapal Induk AS di Masa Depan

Masih hangat dalam ingatan, jagad politik nasional pada Maret 2018 sempat dibuat geger setelah Capres Prabowo Subianto melontarkan pernyataan bahwa Indonesia bakal bubar pada tahun 2030. Sumber pernyataan tersebut ternyata berasal dari kisah di novel Ghost Fleet karangan P.W Singer dan August Cole. Lepas dari polemik yang ramai saat itu, Ghost Fleet adalah novel thriller dengan uraian detail alutsista yang lumayan cermat. Dalam sekuel Ghost Fleet juga disebutkan sosok rudal Stonefish yang ditakuti armada Amerika Serikat. (more…)

Floating Decoy System: Kecoh Serangan Rudal Anti Kapal dengan Teknologi Reflektor

Bagi sebuah kapal perang, mengetahui keberadaan lawan dan kemampuan memberikan reaksi atas serangan yang diarahkan adalah kunci utama dalam setiap misi tempur. Semisal dalam peran anti serangan udara yang dikumandangkan oleh komandan, maka selain awak mempersiapkan alutsista hanud (pertahanan udara), dari Pusat Informasi Tempur (PIT) juga dilakukan upaya penangkalan datangnya serangan rudal anti kapal yang dilepaskan pesawat tempur lawan. (more…)

Saab Rilis Rudal Anti Kapal Terbaru, RBS-15 MK4 “Gungnir”

Sekitar empat tahun silam, nama rudal anti kapal RBS-15 MK3 lumayan santer diberitakan di media nasional, lantaran rudal jelajah dari Swedia turut ditawarkan oleh Saab dalam paket integrasi sistem dan persenjataan untuk KCR (Kapal Cepat Rudal) Klewang Class yang digarap oleh PT. Lundin Industry Invest (North Sea Boats). Bahkan sosok RBS-15 MK3 dalam wujud dummy pun pernah dibawa oleh tim Eurofighter Typhoon ke fasilitas hanggar PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Bandung. (more…)

Zarb Weapon System: Bukti Kemandirian Rudal Anti Kapal Pakistan

Beberapa tahun silam Indonesia pernah mencanangkan proyek rudal anti kapal nasional untuk TNI AL, platform yang dipilih kala itu adalah rudal C-705 buatan China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC). Sayang kemudian program tersebut seperti tak terdengar lagi kabarnya, sementara belum lama berselang, justru ada kabar dari Pakistan yang telah sukses melakukan uji coba kedua peluncuran rudal anti kapal Zarb dari wilayah pesisir. Meski ada perbedaan basis rudal yang digunakan dan hasil yang dicapai, namun ada kesamaan pada proyek rudal yang dikembangkan antara Indonesia dan Pakistan. (more…)

KRI (RI) Alugoro 406, Bukti Indonesia Pernah Uji Tembak Rudal Jelajah dari Kapal Selam

Merujuk ke Minimum Essential Force (MEF), harapan untuk menjodohkan rudal anti kapal sebagai sistem senjata di kapal selam Nagapasa Class terasa amat berat. Namun, tahukah Anda, bahwa di tahun 1962 justru ada kapal selam milik Indonesia yang pernah melontarkan rudal anti kapal, bahkan kelasnya jauh diatas UGM-84 Harpoon atau SM39 Exocet, yakni sosok alutista yang masuk segmen rudal jelajah (cruise missile) SS-N-3c Shaddock. Kapal selam yang dimaksud adalah KRI (d/h RI) Alugoro 406, salah satu dari 12 unit kapal selam Whiskey Class yang didatangkan dari Uni Soviet dalam kampanye Operasi Trikora. Bukan sebatas dibeli, tapi rudal berbobot 5 ton ini bahkan pernah diuji tembak. (more…)

UGM-84L Harpoon II: Sebuah Harapan Untuk Kapal Selam Nagapasa Class TNI AL

Meski kecil kemungkinan untuk diakuisisi Indonesia, rudal anti kapal sejatinya dapat saja diluncurkan dari kapal selam Type 209/1400 Nagapasa Class TNI AL. Rasanya lumrah ketika armada kapal selam terbaru tiba di Tanah Air, akan muncul harapan dari masyarakat agar kapal selam andalan Korps Hiu Kencana dapat dipersenjatai secara layak. Selain bekal torpedo yang sifatnya mutlak, pengadaan rudal anti kapal juga layak diperhitungkan, mengingat negara tetangga pun sudah mengoperasikan rudal anti kapal pada kapal selam Scorpene Class. (more…)

Malaysia Telah Uji Tembak Rudal Kh-31, Indonesia Kapan?

10157200_10152136691272638_3035502439906389794_n

Meski luput dalam perhatian, sejatinya di tahun 2014 ada peristiwa penting terkait eksistensi jet tempur Sukhoi Su-30 di Asia Tenggara. Pasalnya di tahun itu, Indonesia dan Malaysia sama-sama telah menguji penembakkan rudal udara ke permukaan. Indonesia pengguna Sukhoi Su-30MK2, sementara Malaysia pengguna Su-30MKM. Walau dari aspek spesifikasi Su-30MKM lebih unggul, namun bekal sistem senjata diantara keduanya adalah sama.

(more…)