Tag: ToT

Blue Spear – Program Rudal Anti Kapal Hasil Kolaborasi Singapura dan Israel

Sebagai negara maritim, keberadaan rudal anti kapal tak pelak menjadi alutsista yang sangat strategis, oleh karenanya Indonesia menyadari betul peran vital dari rudal anti kapal. Meski tak terdengar lagi kelanjutannya, proyek rudal anti kapal nasional telah dicanangkan sejak lama, salah satunya dengan rencana memproduksi rudal anti kapal C-705 di Indonesia. Pasalnya pencapaian teknologi rudal tanpa transfer of technology nyaris sulit dilakukan, dan ketika rencana produksi C-705 dahulu didengungkan, maka mitra Indonesia tak lain adalah Cina. (more…)

Leasing Jet Tempur ala Ceko dan Hungaria, Solusi Kebutuhan Alutsista Secara Cepat dengan ‘Paket Meriah’ Plus Dapat ToT

Gripen C AU Ceko dalam NATO Tiger Meet.

Bila suatu negara dengan anggaran pertahanan ngepas, namun menuntut kehadiran jet tempur mumpuni dalam waktu relatif cepat, sementara dari dalam negeri ada ketentuan untuk menerima ToT (Transfer of Technology), maka lantas apa yang dapat dilakukan oleh negara tersebut? Opsi pertama yang mudah dibayangkan adalah membeli jet tempur bekas pakai, tapi ini akan minus pada harapan mendapatkan ToT. Dengan kondisi yang serba dilematis, apa yang bisa dilakukan oleh negara tadi, sementara eskalasi konflik di masa depan bisa pecah suatu waktu. (more…)

Tanpa Banyak Publikasi, Vietnam Tampilkan Rudal Anti Kapal Anyar Produksi Dalam Negeri

VCM-01 (Foto: Facebook VietDefense)

Tanpa banyak publikasi dan keriuhan, Vietnam kembali membuktikan keunggulannya dalam transfer of technology (ToT) di lini alutsista. Menyadari peran vital rudal anti kapal dalam skenario peperangan modern, sebuah foto unggahan di media sosial menampilkan rudal anti kapal buatan dalam negeri Nguyen, yaitu VCM-01 (Viettel Cruise Missile-01). (more…)

Tanpa ToT, Bangladesh Telah Terima Tuntas Lima Unit Super Hercules

Kemandirian industri pertahanan di Dalam Negeri erat kaitannya dengan transfer of technology (ToT), apalagi bila yang dibicarakan adalah pengadaan alutsista strategis. Namun, dibalik sisi positif ToT, kadang rencana akuisisi suatu alutsista menjadi begitu lama dengan negosiasi yang alot. Dimana guna mendapatkan ToT dari OEM (Original Equipment Manufacture), pembelian barang harus dalam kategori baru alias gress, yang pastinya butuh anggaran tak kecil. Dalam perspektif pengadaan pesawat angkut, rupanya ada kesamaan kebutuhan antara Indonesia dan Bangladesh. (more…)

Australia Raih Lisensi Produksi Munisi Kanon untuk Jet Tempur F-35

Tanpa bermaksud politis, pada dasarnya setiap Transfer of Technology adalah hakekat yang ideal dari pengadaan alutsista bernilai strategis. Seperti bisa dicontohkan dari program akuisisi 72 unit jet tempur stealth Lockheed Martin F-35A Lightning II untuk Angkatan Udara Australia (RAAF). Dimana Australia mendapatkan ToT berupa izin memproduksi secara mandiri munisi untuk kanon GAU-22/A kaliber 25 mm. (more…)

Sempat Ikut Tender di 2017, Korvet Gowind 2500 Class Kini Dilirik Menhan Prabowo

Kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Perancis beberapa waktu lalu rupanya menyertakan sejumlah harapan bagi modernisasi alutsista TNI. Terlepas dari realisasi yang butuh proses lebih lanjut, tersebut beberapa nama alutsista yang berpotensi diakuisisi Indonesia. Situs latribune.fr (17/1/2020) menyebut Indonesia tertarik dengan dengan 48 unit jet tempur Rafale, 4 unit kapal selam Scorpène dengan rudal SM39 Exocet dan dua unit korvet Gowind Class yang berbobot 2.500 ton. (more…)

Korea Selatan Bakal Bangun Kapal Selam Nuklir dengan Vertical Launching System

Kiblat teknologi kapal selam Indonesia memang bukan ke Korea Selatan, namun harus diakui Indonesia ‘berguru’ ke Korea Selatan guna membangun industri kapal selam, yaitu dalam skema ToT (Transfer of Technology) lewat pengadaan kapal selam Nagapasa Class yang digarap DSME bersama PT PAL. Bila dirunut dari sejarahnya, Korea Selatan sejatinya juga menerima ToT dari Jerman Barat dalam mewujudkan Changbogo Class (Type 209 Class) pada awal 1989. (more…)

PT Lundin Industry Tuntaskan Pesanan X-12 Fast Patrol Boat dari AL Bangladesh

Bila selama ini pemberitaan lebih menyebut Indonesia sebagai penerima ToT (Transfer of Technology) atas alutsista dari negara lain, maka ada kabar sebaliknya dari North Sea Boats (PT Lundin Industry), perusahaan swasta nasional yang berpusat di Banyuwangi, Jawa Timur ini justru berhasil melakukan ToT kepada negara lain, persisnya dalam kontrak pengerjaan 18 unit kapal patroli cepat X-12 pesanan AL Bangladesh dan Penjaga Pantai Bangladesh. (more…)

Meski Pernah Dibuat Kecewa, India Kembali Pesan 18 Unit Sukhoi Su-30MKI

Meski pernah merasakan kekecewaan lantaran kesiapan operasional yang rendah dan terakhir ‘digosipkan’ rontok dalam duel udara di Kashmir melawan jet tempur AU Pakistan, namun itu semua rupanya tak membuat India berpaling dari sosok Sukhoi Su-30MKI, yang didapuk sebagai varian Sukhoi Su-30 tercanggih dan telah menjadi tulang punggung kekuatan udara Negeri Anak Benua tersebut. Dan kabar terbaru malah menyebut India kembali ingin mengakuisisi 18 unit Su-30MKI dari Rusia. (more…)