
Masa depan armada jet tempur ringan FA-50PL Polandia kini menemui titik terang setelah Pemerintah Amerika Serikat resmi memberikan izin integrasi rudal udara-ke-udara jarak menengah AIM-120C AMRAAM. Kabar krusial ini dikonfirmasi oleh Wakil Panglima Staf Umum Angkatan Bersenjata Polandia, Jenderal Ireneusz Nowak, dalam wawancaranya dengan media Zbiam. (more…)

Bertempat di Pangkalan Udara Labuan, Malaysia Timur, Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) bersama teknisi dari Turkish Aerospace Industries (TAI), pada 3 April 2026 sukses melaksanakan uji penerbangan perdana drone Anka-S. Momen krusial ini bukan sekadar uji teknis biasa, melainkan validasi operasional terhadap platform UCAV kelas Medium Altitude Long Endurance (MALE) yang akan menjadi garda terdepan pengawasan maritim Malaysia, khususnya di wilayah sensitif Laut Cina Selatan. (more…)

Investigasi mendalam mengenai jatuhnya tiga jet tempur F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) di wilayah udara Kuwait memasuki babak baru yang mengejutkan. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Wall Street Journal dan diperkuat oleh sumber internal militer, dugaan kini mengarah kuat pada satu unit jet tempur F/A-18 Hornet milik Angkatan Udara Kuwait sebagai pelaku penembakan salah sasaran tersebut. (more…)

India belum lama ini menawarkan paket upgrade untuk armada Su-30MKM milik Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM). Tawaran yang mencakup integrasi rudal udara-ke-udara jarak jauh Astra Mk1 ini bukan sekadar urusan dagang biasa, melainkan sebuah pengakuan atas kedekatan silsilah teknis antara jet tempur Malaysia dan India yang selama ini sering dianggap identik. (more…)

Dinamika industri pertahanan global kembali dikejutkan oleh ketidakpastian yang menyelimuti armada jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Korea Aerospace Industries (KAI) tetap optimis dalam menjanjikan integrasi rudal udara-ke-udara jarak menengah AIM-120 AMRAAM untuk armada FA-50 pesanan Angkatan Udara Malaysia (RMAF). (more…)

Angkatan Laut Diraja Malaysia (TLDM) kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam meningkatkan daya deteren armada maritimnya melalui rencana ambisius pengadaan sistem rudal anti kapal baru yang terstandarisasi. (more…)

Setelah melalui perjalanan panjang yang penuh dengan dinamika dan penundaan selama bertahun-tahun, proyek kapal perang Littoral Combat Ship (LCS) milik Angkatan Laut Diraja Malaysia (TLDM) akhirnya mencapai tonggak sejarah yang sangat dinantikan. (more…)

Meski pembangunannya diwarnai delay panjang dengan sejumlah polemik, fregat Angkatan Laut Malaysia Maharaja Lela class, rupanya dibekali persenjataan unik, yaitu pada haluan terpasang meriam Bofors 57 MK.3 L70 Naval Gun dengan Stealth Cupola, menjadikan Maharaja Lela kapal perang kedua yang mengadopsi Bofors MK110 dengan stealth cupola setelah korvet Visby class milik Angkatan Laut Swedia. (more…)

Masih hangat dalam ingatan, pernyataan keras Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar yang memerintahkan pembatalan rencana pengadaan helikopter Black Hawk yang berusia lebih dari 30 tahun, rupanya telah berujung gugatan hukum dari perusahaan yang merasa dirugikan. (more…)

Pernah dipamerkan di Indo Defence 2022, ada kabar dari Negeri Jiran, bahwa rantis (kendaraan taktis) lapis baja Tarantula HMAV (High Mobility Armoured Vehicle) 4×4 produksi lokal, telah mendapatkan kontrak pengadaan dari Kementerian Pertahanan Malaysia, berupa 136 unit Tarantula HMAV 4×4 akan diproduksi untuk kebutuhan Angkatan Darat Malaysia, dengan jadwal pengiriman perdana mulai tahun 2027. (more…)