Pengembangan konsep Launched Effects (LE) oleh Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) kembali mencatatkan lompatan teknis signifikan melalui demonstrasi dalam ajang Project Convergence Capstone 6. Perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries merilis rekaman uji coba terbaru yang menampilkan keterlibatan helikopter H-60M Black Hawk sebagai platform peluncur udara untuk loitering munition) atau drone kamikaze Altius-700. (more…)
Pakistan secara resmi memperkenalkan D-248, sebuah drone kamikaze (loitering munition) serang satu arah (one-way attack) berjangkauan jauh yang dikembangkan oleh BUMN industri pertahanan Heavy Industries Taxila (HIT). Drone ini dipamerkan kepada publik dalam ajang Indus Robotics and Autonomous Systems (RAS) Expo 2026 sebagai sistem senjata nirawak terbesar dan berjarak tempuh terjauh yang pernah diproduksi oleh Pakistan. (more…)
JSC Rosoboronexport (bagian dari Rostec State Corporation), secara resmi meluncurkan kampanye pemasaran global untuk sistem drone serang jarak jauh terbaru bernama Garpia-A1E. Gebrakan ini menandai langkah strategis produsen alutsista ternama Rusia, Almaz-Antey Air and Space Defence Corporation, yang kini melebarkan sayapnya ke ceruk pasar munisi berorientasi serangan (loitering munition) atau drone kamikaze. (more…)
Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan pencapaian strategis dalam pengembangan sistem persenjataan nirawak modern. Drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) Bayraktar Akinci buatan Baykar telah sukses melaksanakan uji luncur amunisi loitering cerdas (smart loitering munition) Alpagut, di mana amunisi presisi tersebut dilaporkan berhasil menghantam sasaran secara langsung (direct hit). (more…)
Sebuah rekaman video pertempuran malam hari yang memperlihatkan aksi nekat prajurit Rusia menembaki drone kamikaze First-Person View (FPV) milik Ukraina menggunakan senapan serbu jarak dekat viral di media sosial. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat kobaran api dan asap tebal membubung di medan pertempuran yang gelap gulita ketika para prajurit mengarahkan tembakan small arms ke arah suara raungan drone yang terbang cepat. (more…)
Militer Ukraina dilaporkan telah memperluas radius pertahanan udara titik (point defence) mereka ke wilayah-wilayah pedesaan guna melindungi sektor agraris yang vital. Berdasarkan rekaman video terbaru yang diambil dari area lahan pertanian, Angkatan Bersenjata Ukraina kini aktif menggelar sistem kubah menara penangkis drone pintar (anti-drone turret) Sky Sentinel. (more…)
Pemerintah Taiwan secara resmi mengumumkan inisiatif pertahanan udara dan laut yang sangat ambisius senilai 5,6 miliyar euro atau setara dengan 6,6 miliyar dolar AS. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah dengan nilai kurs saat ini yang menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS, total anggaran fantastis tersebut mencapai tidak kurang dari Rp118,8 triliun. (more…)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan keberhasilan pasukannya dalam melancarkan serangan presisi yang menghancurkan dua jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara Ukraina. Insiden ini terjadi di Lapangan Terbang Voznesensk yang terletak di wilayah Mykolaiv, kawasan selatan Ukraina. (more…)
Main Battle Tank (MBT) buatan Barat di medan laga Ukraina kembali menghadapi ujian berat menyusul pengumuman paket modernisasi masif pada salah satu senjata pemukul asimetris andalan Rusia. Biro Desain Simbirsk (SKB Piranha), pabrikan kedirgantaraan tanpa awak asal Ulyanovsk, Rusia, secara resmi memamerkan paket modifikasi terbaru untuk drone kamikaze Piranha-10. (more…)
Masih segar dalam pembahasan di artikel sebelumnya, mengenai peran helikopter ringan Fennec milik Angkatan Udara Perancis yang sukses memburu drone kamikaze di langit Uni Emirat Arab (UEA) bermodalkan kanon pod. Melanjutkan kesuksesan taktik perang asimetris, Perancis kini kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung Timur Tengah. (more…)