
Raksasa pertahanan asal Swedia, Saab, secara resmi memperkenalkan rudal Bolide 2 sebagai evolusi terbaru untuk sistem pertahanan udara jarak pendek (Short Range Air Defence/SHORAD) RBS 70. Berdasarkan pernyataan resmi Saab pada 8 Mei 2026, Bolide 2 diposisikan sebagai amunisi standar untuk sistem MANPADS RBS 70 NG (New Generation), dengan jadwal pengiriman perdana pada tahun 2027. (more…)

Dunia pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) sedang memasuki babak baru yang transformatif. Pada 13 Januari 2026, Lockheed Martin mencatatkan tonggak sejarah penting dengan keberhasilan uji terbang perdana rudal Next-Generation Short-Range Interceptor (NGSRI) di White Sands Missile Range, New Mexico. (more…)

Perusahaan pertahanan terkemuka asal Israel, Elbit Systems, baru saja mengumumkan keberhasilan mereka mengamankan kontrak senilai $275 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) untuk memasok paket perlindungan diri (self-protection suite) terintegrasi bagi armada helikopter militer di salah satu negara kawasan Asia Pasifik. (more…)

Meski status Australia saat ini bukan pengguna rudal hanud (pertahanan udara) Mistral, namun, ada potensi produksi rudal yang dikenal sebagai VSHORAD (Very Short Range Air Defence) andalan TNI AD dan TNI AL, bakal dilakukan di Australia, menjadikannya sebagai fasilitas produksi Mistral pertama di luar Perancis. (more…)

Kebutuhan akan alutsista kadang menciptakan ‘anomali’, sebut saja Swedia yang selama ini dikenal sukses memproduksi dan mengekspor rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) Saab RBS-70, ternyata Angkatan Darat-nya justru ingin mendatangkan rudal MANPADS dari luar negeri. Mengikuti jejak Belgia dan Norwegia, Swedia memutuskan untuk membeli rudal MANPADS Piorun buatan Polandia. (more…)

Setelah dipasang pada platform ranpur lapis baja Alvis Stormer, rantis VAMTAC (Vehículo de Alta Movilidad Táctico) ST5 4×4 dan rantis jip Land Rover Defender – LML (Lightweight Multiple Launcher), rudal hanud (pertahanan udara) Starstreak pada pameran pertahanan DSEI (Defence and Security Equipment International) 2025 di London, Inggris (9 – 12 Septembe 2025), ditampilkan dalam platform baru. (more…)

Adopsi Unmanned Ground Vehicle (UGV) atau kendaraan darat nirawak sudah secara luas diterapkan dalam perang di Ukraina. Namun, belum lama ini, 28th Separate Mechanized Brigade Ukraina, membuat terobosan, yakni dengan meluncurkan UGV mini beroda ban dengan peluncur rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) 9K38 Igla. (more…)

Di luar penggunaannya di Ukraina, kebutuhan rudal MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) di Eropa meningkat drastis akibat potensi konflik di Benua Biru. Berangkat dari kondisi sekaligus peluang tersebut, pada 19 Agustus 2025, Raytheon, yang merupakan bagian dari RTX (Raytheon Technologies Corporation) dan Diehl Defence dari Jerman telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memproduksi bersama komponen utama rudal FIM-92 Stinger di Eropa. (more…)

Ada yang khas dari pasukan Lintas Udara (Linud) Malaysia, yakni unit tempur pasukan payung Angkatan Darat Malaysia (10th Parachute Brigade) dilengkapi dengan rudal darat ke udara MANPADS (Man Portable Air Defence System) jenis Anza Mk II. Nama Anza memang kalah populer dibandingkan FIM-92 Stinger atau Mistral, namun rudal MANPADS buatan Pakistan ini, ternyata telah digunakan oleh Libya, Sri Lanka, Bangladesh, Zimbabwe, Suriah dan Ukraina. (more…)

Guna mencari pengganti rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) FIM-92 Stinger, maka Kementerian Pertahanan dan Angkatan Darat Italia menginginkan rudal MANPADS generasi baru untuk dikembangkan oleh MBDA Italia bersama industri nasional terkait. Bila pada tahun 2023, prototipenya baru disebut sebagai NG VSHORAD (Next Generation – Very Short Range Air Defence), maka di Paris Airshow 2025 terungkap gamblang pengganti Stinger yang dimaksud. (more…)