Tag: Jerman

Sama-Sama Terancam Krisis, Ini Persamaan dan Perbedaan Nasib Proyek Jet Tempur Generasi Keenam GCAP vs FCAS

Dinamika proyek jet tempur generasi keenam di Eropa kini tengah memasuki babak yang sangat krusial sekaligus penuh drama politik. Krisis anggaran dan ketidakpastian politik yang membayangi proyek Global Combat Air Programme (GCAP) bentukan Inggris, Italia, dan Jepang—sebagaimana telah diulas dalam artikel indomiliter.com sebelum ini—ternyata memiliki kemiripan nasib yang sangat kental dengan proyek rivalnya di daratan Eropa, yaitu Future Combat Air System (FCAS) yang digarap oleh Perancis, Jerman, dan Spanyol. (more…)

Rheinmetall SSW40: Pelontar Granat Otomatis dengan Desain Senapan Serbu

Selain memperkenalkan persenjataan berat seperti Main Battle Tank (MBT) Panther KF51, Rheinmetall dalam pameran pertahanan Eurosatory 2022 di Paris, juga memperkenalkan jenis senjata perorangan. Namun, senjata perorangan yang dimaksud bukan assault rifle atau rudal panggul. Persisnya manufaktur senjata asal Jerman ini memperkenalkan SSW40 40 mm Automatic Grenade Launcher (AGL). (more…)

AEG SUT 533mm: Heavyweight Torpedo dengan Pemandu Sonar Pasif dan Aktif

fmpsut

Dari segi update teknologi, boleh jadi torpedo ini sudah agak ketinggalan saat ini. Tapi harus diakui bahwa torpedo SUT (Surface and Underwater Target) 533 mm yang pernah diproduksi PT Dirgantara Indonesia (d/h PT IPTN) adalah pencapaian penting dalam ranah perkembangan alutsista di dalam negeri. Pasalnya kali itulah, Indonesia mampu memproduksi torpedo secara lisensi dari AEG (Allgemeine Elektrizitäts-Gesellschaft), Telefunken, Jerman. Ini tak lain buah dari kebijakan strategis untuk menangani aspek peperangan bawah laut.

(more…)

T-43 Class: Generasi Perdana Kapal Penyapu Ranjau TNI AL

Ibarat pepatah, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, menjelang tengah malam 16 Mei 2000, sekitar pukul 22.45 WIB, jadi akhir tragis dari kiprah salah satu kapal perang milik TNI AL. KRI Pulang Raweto 702, kapal penyapu ranjau dari Satran (Satuan Kapal Ranjau) Komando Armada Timur (Koarmatim) bertabrakan dengan MV Iris di Alur Pelayaran Barat Surabaya. (more…)

Meteor 50DX: Radar Cuaca Mobile Pendukung Operasi Penerbangan TNI AU

yes

Aktivitas pantau memantau cuaca nyatanya bukan melulu jadi urusan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika). Guna mendukung misi penerbangan militer, TNI AU pun membutuhkan perangkat pendukung agar mendapatkan informasi cuaca yang akurat di sekitaran daerah operasi. Perangkat yang dimaksud adalah radar cuaca mobile (move weather radar) Meteor 50DX Selex-Si buatan Gematronik, Jerman, yang belum lama ini memperkuat kemampuan deteksi TNI AU.  (more…)

Multi Role Tanker Transport: Solusi Air Refuelling Aneka Jet Tempur TNI AU

Urusan daya jelajah menjadi penting bagi keberadaan jet tempur TNI AU, maklum wilayah udara yang harus di-cover terbilang ekstra luas. Meski ada beberapa pangkalan (Lanud) aju untuk mendukung operasi jarak jauh, tapi dalam prakteknya menyiapkan pangkalan aju belum tentu efektif dan dibutuhkan waktu untuk segala macam persiapan guna menerima kedatangan jet tempur dari pangkalan utama. (more…)

KRI Karang Pilang 981: Nasib Kapal Angkut Sipil yang Terkena “Wajib Militer”

Karangpilang2

Wamil (wajib militer) nyatanya tak melulu ditujukan ke warga sipil, untuk memperkuat kebutuhan operasional, baik TNI AL dan TNI AU jamak menerima ‘wamil’ berupa limpahan wahana yang awalnya sebagai transportasi sipil. Di lingkup armada TNI AL, adalah Satban (Satuan Kapal Bantu) yang dipercaya mengkaryakan kapal-kapal eks sipil yang dikonversi sebagai kapal pengangkut pasukan. Nah, untuk urusan yang satu ini, TNI AL rupanya punya bebarapa varian. (more…)

Pionierpanzer 2Ri Dachs TNI AD: Armoured Engineer Vehicle dari Platform MBT Leopard

IMG_20141215_131034

Paket pembelian MBT Leopard 2A4 dan IFV Marder 1A3 dari Jerman untuk TNI AD disertai dengan pengadaan kendaraan lapis baja pendukung. Maklum yang dibeli memang di setting untuk kebutuhan dua batalyon kavaleri, maka rantis pendukung seperti ARV (Armoured Recovery Vehicle), AVLB (Armoured Vehicle Launched Bridge) hingga AEV (Armoured Engineer Vehicle) mutlak dibutuhkan guna menjamin gelar operasi Leopard dapat maksimal dalam kondisi apa pun. (more…)

Bergepanzer 3Ri Buffalo TNI AD: Armoured Recovery Vehicle dengan Kemampuan Plus+

IMG_20141215_131013-1

Dengan bekal meriam Rheinmetall L/44 120 mm, plus bobot tempur 60 ton, menjadikan Leopard 2A4 Revolution milik TNI AD sebagai salah satu MBT (Main Battle Tank) yang paling perkasa di muka bumi. Namun, meski digadang dengan segudang kelebihan dan kecanggihan, tetap saja armada tank tempur asal Jerman ini membutuhkan wahana pendukung dalam operasional di medan tempur. Saat Leopard mengalami kerusakan berat, hingga terperosok ke parit, tentu tak bisa sembarang alat berat dapat menanganinya, untuk itulah dibutuhkan kehadiran ARV (Armoured Recovery Vehicle). (more…)