
Perusahaan dirgantara dan pertahanan asal Swedia, Saab, resmi meluncurkan pesawat intai peringatan dini atau Airborne Early Warning and Control (AEW&C) GlobalEye pertama untuk Angkatan Udara Swedia, yang mendapatkan sebutan resmi sebagai S 106, di fasilitas mereka di Linkoping pada 15 Oktober 2026. (more…)

Industri pertahanan Brasil mencetak sejarah baru setelah jet tempur JAS 39 Gripen E (di Angkatan Udara Brasil ditandai sebagai F-39 Gripen) pertama yang diproduksi secara lokal oleh Embraer sukses terbang perdana (maiden flight) pada 7 Oktober 2026. (more…)

Langkah Kanada menuju pengadaan sistem Airborne Early Warning and Control (AEW&C) mengalami kemajuan signifikan setelah perusahaan pertahanan Swedia, Saab, menandatangani kesepakatan non-binding term-sheet dengan Canadian Defence Investment Agency (DIA). (more…)

Langkah modernisasi armada pengawas udara di kawasan Eropa makin menunjukkan dominasi manufaktur asal Swedia. Pemerintah Belanda secara resmi menandatangani surat niat non-mengikat (non-binding letter of intent) untuk memboyong satu unit pesawat peringatan dini dan kontrol udara (Airborne Early Warning and Control/AEW&C) Saab GlobalEye. (more…)

Peta kekuatan maritim Eropa Utara mencatatkan sejarah baru. Swedia resmi menandatangani kesepakatan bernilai fantastis 4,3 miliar euro dengan Perancis untuk pengadaan empat unit fregat multi-peran FDI (Frégate de Défense et d’Intervention) class. Penandatanganan yang berlangsung di Stockholm ini dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson dan Presiden Perancis Emmanuel Macron. (more…)

Pabrikan dirgantara asal Swedia, Saab, secara resmi membuka tabir desain konsep jet tempur nirawak (Unmanned Fighter System) atau Collaborative Combat Aircraft (CCA) terbarunya dalam gelaran di markas besarnya, Linkoping, Swedia, pada 21 Agustus 2026. Dalam kemunculan perdana publik (public debut) ini, Saab memamerkan mock-up berukuran penuh dari platform bertanda register A3-01 (Konsep A3). (more…)

Produsen pertahanan asal Swedia, Saab, mengumumkan keberhasilannya mengamankan kontrak raksasa senilai 10,1 miliar Krona Swedia atau setara US$1,04 miliar untuk pengadaan dua unit pesawat sistem peringatan dini dan kontrol udara (Airborne Early Warning and Control/AEW&C) GlobalEye. (more…)

Memanasnya dinamika keamanan di Eropa Utara serta adaptasi doktrin militer Rusia di Ukraina memaksa Angkatan Udara Swedia (Svenska flygvapnet) untuk menajamkan taktik operasi terdesentralisasi (dispersed basing/operations). Dalam pameran kedirgantaraan Farnborough Airshow 2026 di Inggris, Kepala Staf Angkatan Udara Swedia, Mayor Jenderal Jonas Wikman, mengungkapkan target ambisius untuk memangkas waktu turnaround atau persiapan isi ulang bahan bakar dan amunisi jet tempur Saab Gripen di pangkalan darurat menjadi di bawah 10 menit. (more…)

Keputusan Polandia untuk memfinalisasi kontrak akuisisi tiga unit kapal selam kelas A26 Blekinge (versi ekspor dikenal sebagai A26 Oceanic) senilai US$4,8 miliar dengan Saab Kockums menjadi anomali yang sangat menarik dalam lanskap pengadaan alutsista global. Di bawah program strategis bertajuk Orka, Warsawa secara sadar menjatuhkan pilihannya pada sebuah platform yang purwarupanya sendiri belum pernah diluncurkan ke air, baik untuk pesanan dalam negeri Angkatan Laut Swedia maupun pasar ekspor. (more…)

Industri galangan kapal Singapura baru saja menorehkan sejarah baru, Penguin Shipyard International secara resmi menyerahkan struktur superstruktur (superstructure) komposit pertama dari enam unit yang dipesan kepada perusahaan pertahanan asal Swedia, Saab, pada 27 Juni 2026. (more…)