Tag: TNI AL

T5-52 Condor, Self Propelled Howitzer dari Platform Tatra T815-7 8×8

Kehadiran heavy truck yang satu ini kerap membetot perhatian, sosoknya yang sangar dan futuristik dengan penggerak 8×8, menjadikan truk dalam arsenal Korps Marinir ini menjadi yang paling diunggulkan dalam meladeni medan berat. Inilah Tatra T815-7 8×8 yang di Korps Baret Ungu digunakan pada platform tank transporter dan kendaraan peluncur MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Vampire. Dan masih dari jenis truk yang sama, Tatra T815-7 berhasil disulap sebagai self propelled howitzer 155 mm. (more…)

Pernah Digunakan Kriegsmarine dan Kapal Angkut Haji, Inilah Sejarah KRI Tanjung Pandan 971

Melanjutkan kisah tentang KRI Tanjung Oisina 972 yang dahulunya adalah kapal angkut Haji di dekade 60/70-an, maka pada periode yang sama, juga ada kapal perang TNI AL lain yang menyandang predikat eks kapal angkut Haji. Masih dengan awalan “Tanjung,” inilah KRI Tanjung Pandan, yang dalam pengabdiannya pernah diberi nomer lambung 931 dan 971. Tak kalah dengan KRI Tanjung Oisina 972, KRI Tanjung Pandan sebelumnya juga punya jejak sejarah yang panjang, melintasi rentang zaman. (more…)

PT-76M dan BTR-50PM Tiba Sorong, Perkuat Embrio Kavaleri Pasmar 3

Setelah bertolak dari Surabaya pada pertengahan Februari lalu, maka Rabu 13 Maret 2019, Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar 590 dan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso 990 telah tiba di Sorong, Papua. Selain membawa perlengkapan dan perbekalan untuk Pasukan Marinir (Pasmar) 3, kedua kapal tersebut juga membawa ranpur amfibi, berupa 5 unit tank PT-76M dan 3 unit pansam BTR-50PM.  Kedelapan unit ranpur yang ‘digeser’ dari Pulau Jawa tersebut diproyeksikan sebagai kekuatan pada Resimen Kavaleri 3 Marinir. (more…)

Pilihan Indonesia ke Iver Huitfeldt Class, Pengadaan Frigat ‘Kelas Berat’ Tunggu Kesepakatan

Setelah beberapa kali mendapat kunjungan dari pejabat pertahanan Indonesia, akhirnya rencana pengadaan frigat ‘kelas berat’ Iver Huitfeldt Class mulai mendapatkan titik terang. Diantara beberapa kandidat yang selama ini dipertimbangkan Indonesia, Iver Huitfeldt Class dari Denmark muncul sebagai nama terdepan dalam program akuisisi dua frigat untuk TNI AL dengan nilai kontrak US$720 juta. (more…)

Derivatsiya-PVO 57mm SPAAG: VSHORAD Terbaru Rusia dengan Platform BMP-3

Platform ranpur BMP-3 boleh dikata sebagai yang paling populer dalam jagad pengembangan alutsista Rusia saat ini. Selain diwujudkan sebagai IFV (Infanfry Fighting Vehicle) BMP-3F seperti yang digunakan Korps Marinir, keluarga BMP-3 juga sukses diadaptasi sebagai APC amfibi (BT-3F), self propelled mortar system (2S31 Vena), airborne light tank (Sprut-SDM1), dan unmanned combat ground vehicle (Udar). Nah selain turunan BMP-3 di atas, ternyata tank ini juga telah diwujudkan ke dalam jenis self propelled anti aircraft gun (SPAAG). (more…)

Menelusuri Jejak Sejarah KRI Tanjung Oisina 972, Kapal Perang yang Dulunya Kapal Angkut Haji

Bagi Anda para pemerhati dunia kemiliteran di Indonesia, tentunya mengetahui bahwa nama kapal perang TNI AL (KRI) dengan awalan “Tanjung” disematkan untuk segmen kapal angkut personel, persisnya armada kapal angkut ini berada di bawah naungan Satuan Kapal Bantu (Satban), umumnya label KRI Tanjung xxx, menggunakan nomer lambung 9xx. Dan setelah sebelumnya kami pernah mengupas tentang KRI Tanjung Kambani 971, KRI Karang Pilang 981 dan KRI Tanjung Nusanive 973, kini giliran tersebut nama KRI Tanjung Oisina 972. (more…)

Leeuwin Class: Kapal Hidro Oseanografi Andalan AL Australia

Bila TNI AL punya KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 sebagai kapal andalan untuk misi survei hidro oseanografi, maka AL Australia (RAN) punya HMAS Leeuwin A 245 dan HMAS Melville A 246 sebagai kapal hidro oseanografi andalan, yang keduanya disebut sebagai Leeuwin Class survey vessel. Hanya dibekali senjata berupa senapan mesin berat, fungsi dan peran Rigel Class dan Leeuwin Class adalag serupa, hanya saja dari segi tonase, Leeuwin Class punya dimensi dan tonase lebih besar, menjadikan kapal hidro oseanografi Australia ini punya endurance berlayar lebih lama dan dapat beroperasi di lautan lepas. (more…)

Akhirnya! PKR Martadinata Class Mulai Dipasangi Peluncur Rudal Mica dan Kanon Millenium

Sumber: Instagram military_buzz

Foto Perusak Kawal Rudal KRI RE Martadinata 331 dengan tenda biru pada bagian haluan telah beredar luas di media sosial. Dengan posisi tenda yang menutupi area peluncur rudal hanud VLS (Vertical Launch System) dan area dudukan kanon reaksi cepat di depan anjungan, membuat publik menduga bahwa kapal kombatan andalan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) ini tengah dalam proses instalasi kanon CIWS (Close In Weapon Sysrtem) Oerlikon Millenium 35 mm dan rudal hanud jarak sedang Mica VLS. Tapi benarkah dugaan warganet tersebut? (more…)

Aselsan Pasok Torpedo Jammer dan Decoy untuk Kapal Selam TNI AL

Anda masih ingat dengan salah satu adegan di film Hunter Killer, dimana kapal selam Amerika Serikat beberapa kali melepaskan torpedo decoy untuk menghalau terjangan torpedo dari kapal selam Rusia. Nah, belum lama ini ada kabar bahwa kapal selam Type 209 milik TNI AL juga akan dibekali apa yang disebut sebagai torpedo jammer dan decoy. Tentu ini berita yang menggembirakan, setelah akuisisi torpedo Black Shark dari Italia yang telah dilangsungkan. (more…)