Tag: TNI AL

PTS-4: Rantis Angkut Amfibi Multiguna, Dibangun dari Pengembangan PTS-10

Fungsionalitas rantis amfibi multiguna sekelas PTS-10 milik Korps Marinir jelas tak dapat diragunakan. Punya payload sedemikian besar dengan roda rantainya, rantis ini sanggup melibas medan berat dengan mudah. Namun, PTS-10 jelas sudah uzur dari segi usia, ditambah performa mesinnya yang dianggap boros. Lantaran masuk dalam doktrin gelaran operasi amfibi AL Rusia, kini ada PTS-4 yang merupakan varian pengembangan dari PTS-10. PTS-4 yang pertama kali diperkenalkan pada Russian Arms Expo 2013 saat ini menjadi ujung tombak dukungan logistik di arsenal AL dan AD Rusia. (more…)

Setelah Dilepas, Peluncur Rudal C-705 Kembali Dipasang di KRI Sampari 628 dan KRI Tombak 629

Masih hangat tentang berita akuisisi Terma C-Series Combat Suite untuk empat unit Kapal Cepat Rudal (KCR)-60M, dari ajang IMDEX 2019 dilaporkan bahwa TNI AL berencana untuk ‘mengembalikan’ keberadaan rudal anti kapal di dua unit KCR-60M yang sejak akhir 2017 telah dilucuti peluncur rudalnya (C-705). Kedua kapal perang tersebut adalah KRI Sampari 628 dan KRI Tombak 629 yang pada bagian buritannya dipasangi kanon reaksi cepat NG-18 besutan Norinco, Cina. (more…)

Almaz Project 23420 – Pertahankan RBU-6000, Inilah Desain Korvet Anti Kapal Selam AL Rusia

Bagi Angkatan Laut Rusia keberadaan korvet untuk misi Anti Kapal Selam (AKS) masih tetap dibutuhkan. Dengan bobot tonase kapal yang terbilang sedang, korvet dipercaya sebagai wahana yang efektif untuk menguber, mengidentifikasi dan menghancurkan kapal selam. Setelah di dekade 70-an merilis Grisha Class dan project 1331M yang kemudian diwujudkan Jerman Timur sebagai Parchim Class (aka – Kapitan Pattimura Class). Saat ini muncul desain baru korvet AKS yang bukan tak mungkin untuk diproduksi Rusia di masa depan. (more…)

Terma Pasok C-Series Combat Suite untuk Empat Unit KCR-60M (Sampari Class)

KRI Tombak 629

Setelah sukses memasok radar dua dimensi SCANTER 4100 di korvet KRI Fatahillah 361, dan radar SCANTER 6000 untuk kapal patroli KPLP (Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Indonesia). Terma, perusahaan penyedia solusi pertahanan dan antariksa asal Denmark, diwartakan kembali mendapatkan order dari Kementerian Pertahanan RI. Kali ini Terma mendapat kepercayaan untuk memasok C-Series Combat Suite untuk empat kapal perang KCR (Kapal Cepat Rudal)/KCR-60M atau KCR Sampari Class produksi PT PAL. (more…)

“Jarang Muncul,” Rantis Amfibi ‘Terbesar’ PTS-10 Korps Marinir dalam Kondisi Terawat

Sosoknya terbilang besar dan terlihat sangar, tercermin kuat bagi siapa saja yang melihat rantis amfibi PTS-10 dari Batalyon KAPA – Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (YonKapa) Resimen Kavaleri Korps Marinir. Dengan panjang hampir 12 meter dan lebar 3,32 meter, tak pelak PTS-10 masih menyandang predikat kendaraan amfibi terbesar di Indonesia. Meski begitu, PTS-10 tak seperti seniornya K-61 yang sering tampil dalam berbagai hajatan dan latihan tempur. Padahal daya angkut PTS-10 yang mencapai 10 ton belum ada tandingannya. Lantas mengapa PTS-10 terasa begitu misterius? (more…)

Telat Pengiriman, Korps Marinir Filipina Akhirnya Terima Gelombang Pertama KAAV

Setelah mengalami keterlambatan pengiriman, pada April 2019 akhirnya Korps Marinir Filipina kedatangan gelombang perdana ranpur amfibi APC Korean Amphibious Assault Vehicles (KAAV) – atau yang lebih kondang dikenal sebagai LVTP-7. Gelombang perdana ini terdiri dari empat unit KAAV, total KAAV yang diakuisisi Filipina ada delapan unit. Kontrak pengadaan senilai US$52,6 juta ditandatangani di Manila pada tahun 2015. Lantas apa yang membuat pengiriman KAAV telat? (more…)

Leonardo A244/S Mod.3, Torpedo Canggih untuk Helikopter AKS AS565 MBe Panther TNI AL

Bila tiada aral melintang, pada September mendatang Puspenerbal TNI AL akan menerima unit perdana dari dua helikopter AS565 MBe Panther full set AKS (Anti Kapal Selam) dari PT Dirgantara Indonesia. Selain akan dilengkapi dipping sonar DS-100 HELRAS (Helicopter Long-Range Active Sonar) buatan L-3 Ocean Systems, kedua AS565 MBe Panther juga akan mengusung torpedo ringan jenis baru, yaitu A244/S Mod. 3 Whitehead besutan Leonardo Spa. (more…)