Tag: TNI AL

Oto Melara 76mm Gunnery Firing Range di Paiton, Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara

Oto Melara 76 mm bisa diibaratkan sebagai meriam ‘sejuta umat,’ lantaran populasinya begitu banyak digunakan pada beragam jenis kapal perang manca negara. Namun, dari sekian banyak Oto Melara 76 mm yang beredar, tak banyak yang dijadikan sebagai simulator sistem senjata. Rupanya di Asia Tenggara, baru Indonesia yang sukses mengintegrasikan Oto Melara dengan GFR (Gunnery Firing Range). (more…)

Dilengkapi Hoist dan Sensor FLIR, AS565 MBe Panther dan KRI Sultan Iskandar Muda 367 Siap Menuju Lebanon

(Koarmada 2)

Dalam waktu dekat, TNI AL akan memberangkatkan korvet Diponegoro Class, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) menuju Lebanon dalam Satgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-M UNIFIL. Dan seperti sebelumnya, korvet TNI AL yang dikirim ke Lebanon kali ini juga akan membawa satu unit helikopter. Dan yang kali ini dibawa KRI SIM 367 adalah AS565 MBe Panther yang belum lama menjadi arsenal Puspenerbal. (more…)

Meski Mirip, Desain Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) dan Landing Platform Dock (LPD) Ternyata Berbeda

(Foto: Humas PT PAL)

Dengan diluncurkannya KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991 pada 7 Januari 2021, maka menjadi babak baru bagi TNI AL dalam mengoperasikan jenis kapal BRS (Bantu Rumah Sakit). Bukan sebatas pemasangan logo palang merah pada kapal rumah sakit, kehadiran BRS dari sisi desain juga benar-benar ‘baru.’ Sebagian warganet mengira bahwa BRS adalah Landing Platform Dock (LPD) yang dialihfungsi. (more…)

Januari 2021, Bell Textron Lewati 40 Tahun Produksi Helikopter Bell-412

Subaru Bell-412 EPX (Foto: aerospace.subaru.co.jp)

Bulan Januari 2021 ini rupanya menjadi momen bersejarah bagi Bell Textron Inc, pasalnya manufaktur helikopter asal Amerika Serikat ini telah mengukuhkan 40 tahun eksistensi Bell-412. Di bulan Januari ini, Bell-412 mencatatkan pengiriman lebih dari 1.100 unit ke seluruh dunia. Dengan total 6,5 juta jam terbang, sampai saat ini Bell Textron telah merilis 11 varian Bell-412, termasuk beragam varian yang dioperasikan oleh TNI AD, TNI AL dan Polri. (more…)

Dioperasikan di Malam Hari, Inilah ROV ECA Hytec H800 dalam Misi Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182

ECA Hytec H800 saat diuji coba turun ke air dari KRI Rigel 933 (Kompas TV)

Dalam misi evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182, KRI Rigel 933 dengan kelengkapan sonar tercanggihnya menjadi andalan utama bagi tim SAR untuk menemukan bagian besar dari pesawat dan tentunya black box. Namun, keunggulan kapal riset Hidro Oseanografi ini tak hanya dalam hal sonar, KRI Rigel 933 juga membawa Remotely Operated Vehicle (ROV) alias robot bawah air canggih dan menjadi kelengkapan organik dari kapal riset buatan Perancis ini. (more…)

Mengadopsi Rancangan Strategic Sealift Vessel, PT PAL Luncurkan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991

Mengawali tahun 2021, Satuan Kapal Bantu (Satban) TNI AL mendapatkan perkuatan kapal baru, persisnya pada Kamis, 7 Januari lalu, PT PAL Indonesia telah meluncurkan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991 sebagai Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS). Meski dari desain mengacu pada LPD (Landing Platform Dock), namun kapal ini mengedepankan improvement teknologi rancang bangun SSV (Strategic Sealift Vessel), yaitu model kapal angkut amfibi produksi PT PAL yang kini telah dioperasikan oleh AL Filipina. (more…)

Tank Amfibi PT-76M Korps Marinir Akan Dilengkapi Rudal Falarick 90, Inilah Daya Hancurnya

Usia alutsista milik Korps Marinir ini jelas tak muda lagi, namun melihat dari spesifikasi dan tingkat kesiapan tempurnya, tank amfibi PT-76M sampai saat ini masih layak digunakan setelah melewat sejumlah retrofit disana-sini. Bahkan, belum lama ada kabar bahwa tank ini akan dipersenjati jenis amunisi baru. Persisnya tank PT-76M Korps Marinir akan punya kemampuan meluncurkan rudal anti tank. (more…)

Indonesia Jajaki Akuisisi Kapal Selam Scorpene ala Brasil (Riachuelo Class)

Naval Group (d/h DCNS) bukanlah nama baru dalam jagad peserta kompetisi pada program pengadaan kapal selam TNI AL. Persisnya sejak tahun 2015, telah terjalin komunikasi yang intens antara Indonesia dan Perancis untuk pengadaan kapal selam, kala itu yang mencuat adalah Scorpene 1000, yang dikenal sebagai varian ‘mini’ dari Scorpene Class. Dan setelah lama tak tersebut namanya, nama Naval Group kembali mencuat, khususnya dikaitkan dengan diskusi intens lanjutan atas keinginan Indonesia untuk mengakuisisi Scorpene Class. (more…)