Category: Berita Matra Laut

AU Australia Tingkatkan Kemampuan SAR Kit pada Boeing P-8A Poseidon

Nama pesawat intai ini terbilang kondang kala terlibat dalam Operasi SAR terbesar, yaitu pencarian bangkai pesawat Boeing 777-200 MH370 Malaysia Airlines yang hilang di Samudera Hindia pada tahun 2014. Meski upaya SAR tak membuahkan hasil, namun dengan kemampuan endurance dan terbang di ketinggian rendah, menjadikan nama Boeing P-8A Poseidon ikut terpromosikan, selain fungsi utama pesawat ini untuk patroli maritim dan anti kapal selam (AKS). (more…)

Korea Selatan Bakal Bangun Kapal Selam Nuklir dengan Vertical Launching System

Kiblat teknologi kapal selam Indonesia memang bukan ke Korea Selatan, namun harus diakui Indonesia ‘berguru’ ke Korea Selatan guna membangun industri kapal selam, yaitu dalam skema ToT (Transfer of Technology) lewat pengadaan kapal selam Nagapasa Class yang digarap DSME bersama PT PAL. Bila dirunut dari sejarahnya, Korea Selatan sejatinya juga menerima ToT dari Jerman Barat dalam mewujudkan Changbogo Class (Type 209 Class) pada awal 1989. (more…)

AAV7A1 RAM/RS, Inilah Keunggulan Varian Upgrade Ranpur Amfibi “LVTP-7” Korps Marinir Thailand

Selain Indonesia dan Filipina, negara lain di Asia Tenggara yang menjadi pengguna ranpur APC amfibi LVTP-7 series adalah Korps Marinir AL Thailand. Bahkan bisa dikata, Negeri Gajah Putih itu adalah operator pertama dan terbesar LVTP-7 di Asia Tenggara, pasalnya Thailand setidaknya punya 36 unit LVTP-7 (AAV/Assault Amphibious Vehicle-7A1) yang terdiri dari varian AAVP-7A1, AAVC-7A1 dan AAVR-7A1. (more…)

Peneliti Cina Kembangkan Airborne Laser System untuk Melacak Kapal Selam

Sejak digunakan sebagai alat pendeteksi keberadaan kapal selam oleh Paul Langevin pada tahun 1915, hingga kini peran Sonar (Sound Navigation and Ranging) masih sangat diandalkan, baik oleh kapal selam maupun kapal permukaan. Namun dengan dinamika pertempuran yang berkembang di masa depan, pihak angkatan laut mungkin membutuhkan metode yang lebih cepat guna melacak keberadaan sosok kapal selam di kedalaman laut. (more…)

Alexandrit Class: Generasi Terbaru Kapal Penyapu Ranjau AL Rusia

Pasca Orde Lama, nyaris tak terdengar lagi aktivitas kapal penyapu ranjau buatan Uni Soviet yang pernah digunakan TNI AL, padahal jika menilik dari sejarahnya, kapal penyapu ranjau pertama milik Indonesia adalah T-43 Class (Project 254) yang laris digunakan selama era Perang Dingin. Dan seolah ingin mengembalikan kejayaan armada kapal penyapu ranjaunya, AL Rusia kini tengah memacu program pembangunan 12 unit Alexandrit Class. (more…)

Setelah ‘Tertidur’ Lama, Rusia Canangkan Pembangunan Ekranoplane Chaika-2

Sebelum Uni Soviet bubar, pengembagan ground effect vehicle atau WiSE (Wings In Surface Effect), boleh dibilang cukup pesat dilakoni oleh Negeri Beruang Merah. Wahana yang di Rusia lebih populer disebut ekranoplan ini sudah dibuat dalam beragam jenis, seperti yang paling populer MD-160 Lun Class dengan kemampuan meluncurkan enam rudal anti kapal P-270 Moskit, belum lagi ada beberapa prototipe yang dikembangkan dengan desain dan teknologi maju pada masanya. (more…)

Masih Tergolong Frigat Canggih, HMAS Melbourne 05 Lakukan Pelayaran Terakhir

Untuk ukuran Indonesia, kapal perang yang masuk kedinasan pada tahun 1992, mungkin masih tergolong ‘muda’ dan biasaya masih dioperasikan secara penuh untuk mengawal lautan NKRI. Namun lain halnya dengan Australia, Kementerian Pertahanan Australia baru saja mengumumkan berakhirnya masa tugas frigat HMAS Melbourne (FFG 05). Persisnya pada 27 September lalu, kapal perang berbobot 4.260 ton ini telah melakukan pelayaran terakhirnya menuju Pelabuhan Sydney, menandai berakhir pengabdian frigat berpeluru kendali yang sudah mengabdi di arsenal AL Australia (RAN) selama 27 tahun. (more…)

Qi Jiguang 83 – Kapal Latih Terbesar AL Cina, Memulai Pelayaran Dua Bulan di Asia Pasifik

Bila Taruna Akademi Angkatan Luat (AAL) TNI AL saat ini tengah melaksanakan pelayaran ke luar negeri dengan KRI Bimasuci 945 dalam misi Latihan Kartika Jala Krida 2019, maka hal serupa juga tengah dilakukan para Taruna AL Cina. Tidak menggunakan kapal layar tiang tinggi seperti Taruna AAL, sebanyak 517 Taruna dan pelaut AL Cina kini tengah berlayar dengan kapal latih modern (naval training ship) berbobot 9.000 ton dan panjang 163,5 meter. Kapal latih yang dimaksud adalah Qi Jiguang dengan nomer lambung 83. (more…)

Sarov Class – Kapal Selam Pengumpul Data Intelijen dengan Tenaga Hybrid Diesel Nuklir

Nama kapal selam ini nyaris tak pernah disebut dalam belantika arsenal monster bawah laut Rusia. Nama Sarov Class mulai terangkat namanya kala diwartakan bakal dilibatkan dalam penggelaran perangkat Harmony hydro acoustic surveillance system di dasar laut dan fase uji coba torpedo nuklir Poseidon. Sarov Class termasuk jenis alutsista Rusia yang tak terlalu diumbar informasinya kepada publik, meski kapal selam yang desainnya mirip Kilo Class ini punya karakter tersendiri, yaitu berstatus kapal selam diesel listik namun dibekali reaktor nuklir mini. (more…)