Pasca serangan rudal balistik hipersonik Oreshnik kedua ke Ukraina pada 9 Januari 2026, Rusia menegaskan dominasi teknologinya di bidang pertahanan udara dan rudal. Berdasarkan laporan dari kantor berita TASS(13/1/2026), pakar militer Rusia menyatakan bahwa sistem pertahanan udara milik negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, tidak memiliki kemampuan untuk mencegat hulu ledak dari sistem rudal Oreshnik. (more…)
Iran kini berada dalam pusaran krisis ganda yang mengancam stabilitas nasionalnya. Sejak awal Januari 2026, gelombang unjuk rasa besar-besaran kembali meletus di berbagai kota utama, namun kali ini dengan intensitas yang lebih destruktif. Teheran secara resmi menuding bahwa gejolak politik ini bukanlah sekadar gerakan akar rumput, melainkan hasil dari operasi intelijen tingkat tinggi yang dirancang secara sistematis oleh Amerika Serikat (CIA) dan Israel (Mossad). (more…)
Rusia dilaporkan tengah mengembangkan platform multifungsi tanpa awak – drone (UAV) stratosfer yang diberi nama “Predator”. Drone yang masuk kategori HALE (High Altitude Long Endurance) ini, dirancang untuk menjalankan misi jangka panjang di ketinggian ekstrem dan diproyeksikan mampu menggantikan beberapa fungsi sistem satelit serta sistem berbasis darat. (more…)
Kerja sama pertahanan antara India dan Rusia kembali memasuki babak baru yang ambisius. Mengikuti kesuksesan kolaborasi jangka panjang, kedua negara kini tengah mengeksplorasi model perakitan lokal untuk rudal sistem pertahanan udara (hanud) S-400 Triumf. Langkah ini diambil seiring dengan rencana India untuk menambah kekuatan pertahanan langitnya secara signifikan. (more…)
Peta kekuatan militer bawah laut dunia mengalami pergeseran bersejarah. Berdasarkan penilaian terbaru tahun 2026, Cina kini telah melampaui Rusia dalam jumlah armada kapal selam nuklir aktif, menjadikannya operator kapal selam nuklir terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Amerika Serikat. (more…)
Hanya beberapa saat setelah pernyataan provokatif Donald Trump yang mengancam akan mengakuisisi Greenland secara paksa, Rusia merespons dengan pamer kekuatan militer yang signifikan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pesawat pemburu kapal selam jarak jauh Rusia, Tupolev Tu-142MK, sukses melaksanakan latihan pengisian bahan bakar di udara (in-flight refueling) tepat di atas kawasan Kutub Utara. (more…)
Jet tempur stealth andalan Rusia, Sukhoi Su-57, kembali menunjukkan dominasinya di medan tempur Ukraina. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa pesawat tempur ini berhasil menjalankan berbagai misi berbahaya tanpa terdeteksi oleh radar canggih maupun sistem peperangan elektronik (Electronic Warfare) yang digelar oleh pasukan Ukraina. (more…)
Ketegangan di Eropa Timur mencapai titik nadir baru setelah Rusia secara resmi mengonfirmasi peluncuran kedua rudal balistik hipersonik terbarunya, Oreshnik, pada Jumat, 9 Januari 2026. Serangan yang menyasar fasilitas strategis di Oblast Lviv, Ukraina Barat, ini membuktikan bahwa Moskow siap menggunakan teknologi militer paling mutakhirnya secara reguler dalam konflik tersebut. (more…)
Menghadapi ancaman drone kamikaze FPV (First Person View) yang mendominasi medan tempur, di puncak musim dingin ini, militer Rusia secara radikal mengubah taktik operasional armada Main Battle Tank (MBT) mereka. (more…)
Ketegangan geopolitik di Eropa Timur memasuki babak baru setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa sistem rudal hipersonik terbaru mereka, Oreshnik, kini telah resmi berada dalam status siaga tempur di wilayah Belarusia. Pengumuman yang dirilis pada 30 Desember 2025, menandai langkah strategis Moskow dalam memperkuat payung pertahanan dan daya gertak (deterrence) di perbatasan barat sekutu terdekatnya. (more…)