Bergabung dalam koaliasi pertahanan bersama Amerika Serikat di Indo Pasifik, maka Australia harus bersiap untuk beragam skenario berkonflik dengan lawannya di utara. Salah satu yang dilakukan adalah menyiapkan pangkalan aju atau pangkalan udara garis depan yang belum dipersiapkan untuk jet tempur. Nah, belum lama ini, Angkatan Udara Australia (RAAF) menggelar apa yang disebut sebagai “Dura Base.” (more…)
Berbeda dengan Indonesia, Australia tidak memiliki Korps marinir atau pun tank amfibi, namun uniknya angkatan bersenjata Australia punya kemampuan operasi serbu amfibi yang bisa disebut, salah satu yang terkuat di dunia. Bukan sekedar teori, hal tersebut telah dibuktikan dalam Latihan Bersama (Latma) “Keris Woomera 2024” yang tengah digelar di perairan Banongan, Situbondo, Jawa Timur. (more…)
Sebagai negara ‘adidaya’ di selatan Nusantara, sistem pertahanan Australia tidak hanya berfokus pada tiga matra, seperti halnya Amerika Serikat, Australia juga punya kepentingan untuk unggul dalam sistem pertahanan luar angkasa. Sebut saja di Australia sudah berdiri Australian Space Agency dan Defence Space Command. Namun, ada kabar bahwa proyeksi pengembangan sistem pertahanan luar angkasa Australia bakal jalan di tempat untuk beberapa waktu mendatang. (more…)
Meski punya rencana besar untuk mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir, namun kekuatan armada kapal selam Australia saat ini tidak jauh lebih baik dari tetangganya di utara. Bila pada berita bulan Mei lalu disebut setengah kapal selam Collins class tidak dapat berlayar pada tahun ini, maka ada kabar update yang lebih ekstrim lagi, ternyata saat ini hanya ada satu unit kapal selam Collins class yang mampu beroperasi penuh. (more…)
Sistem pertahanan udara berbasis rudal pada kapal perang permukaan Australia kian canggih. Untuk membentengi kapal perusak (destroyer) Hobart class dan frigat Hunter class (sedang dalam proses pembangunan) dari ancaman serangan udara berkualifikasi tinggi, maka pemerintah Australia telah mengumumkan pembelian rudal pertahanan udara dari Amerika Serikat senilai $4,7 miliar. (more…)
Bila beberapa bulan lalu sebatas usulan dan ‘omon-omon’, maka kini potensi pengiriman Main Battle Tank (MBT) MBT M1A1 Abrams milik Australia ke Ukraina, mulai mendapat perhatian serius, bahkan telah menjadi pembahasan serius antara pejabat pertahanan di Canberra dan Washington. (more…)
Tanpa ‘omon-omon’ (omong-omong-red) , Angkatan Darat Australia kini telah kedatangan batch pertama Main Battle Tank (MBT) M1A2 SEPv3 Abrams dari Amerika Serikat. Mulai dikapalkan dari Port Hueneme, California pada bulan Juni lalu, sebanyak 27 unit M1A2 SEPv3 Abrams dilaporkan telah tiba di daratan Australia. (more…)
Keberhasilan PT PAL Indonesia dalam menyelesaikan pemeliharaan dan perbaikan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR) 332 berperan penting dalam meningkatkan performa kapal tersebut. Kapal jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) ini telah tiba di Dermaga Kuru, HMAS Coonawara Naval Base, Darwin, setelah menempuh perjalanan 440 mil laut dari Kupang. Pelayaran tersebut merupakan bagian dari Latihan Multilateral Kakadu 2024. (more…)
Sebagai unit tempur elit dengan kemampuan penyerbuan cepat, wajar bila Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD memiliki beragam kendaraan taktis (rantis). Sebagaimana pasukan khusus kelas dunia, pola gerakan Kopassus jelas beda dengan pasukan reguler, Kopassus lebih mengedepankan assault dengan unit pasukan berjumlah personel sedikit tapi mematikan. Untuk menunjang misi tersebut rantis yang dipunyai korps baret merah ini ukurannya relatif kecil. (more…)
Lantaran namanya identik dengan Laut Arafuru, maka offshore patrol vessel (OPV) Arafura class yang dibangun untuk Angkatan Laut Australia (RAN) justru namanya dikenal oleh netizen di Indonesia. Dan ada kabar bahwa NUSHIP – unit pertama (OPV) Arafura class dengan nomer lambung 203 telah memulai uji coba laut (sea trial) pada 26 Agustus 2024. (more…)