Tag: Australia

Arafura Class, Offshore Patrol Vessel Terbaru Penjaga Teritorial Australia

Entah mungkin karena ada niatan untuk mendekatkan diri dalam hubungan persabahatan kedua negara, label bernuansa Indonesia telah disematkan AL Australia (RAN) untuk penamaan LCH (Landing Craft Heavy), yakni Balikpapan Class (HMAS Balikpapan). Bahkan masih dalam kelas LCH yang sama, AL Australia pernah mengoperasikan  HMAS Tarakan dan HMAS Labuan. Yang ketiganya jelas adalah nama-nama kota di Indonesia. Dan masih bercita rasa Indonesia,  AL Australia tengah dalam proses pembangunan Offshore Patrol Vessel (OPV), Arafura Class. (more…)

Australia Akuisisi MC-55A Peregrine, Sang “Konduktor” Peperangan Elektronika

Angkatan Udara Australia telah memiliki seabreg alutsista kelas atas, sebut  dari jet tempur F-35A Lightning II, pesawat intai AEW&C E-7A Wedgetail, EA-18G Growler, pesawat intai maritime P-8A Poseidons, dan  drone intai HALE (High Altitide Long Endurance) Northrop Grumman MQ-4C Triton. Yang disebut di atas adalah etalase utama AU Australia (RAAF), terkhusus dalam meladeni perang elektronika (electronic warfare), maka selain Amerika Serikat, nyaris di kawasan tiada yang sepadan menandingi kedigdayaan militer Negeri Kangguru tersebut. (more…)

Leeuwin Class: Kapal Hidro Oseanografi Andalan AL Australia

Bila TNI AL punya KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 sebagai kapal andalan untuk misi survei hidro oseanografi, maka AL Australia (RAN) punya HMAS Leeuwin A 245 dan HMAS Melville A 246 sebagai kapal hidro oseanografi andalan, yang keduanya disebut sebagai Leeuwin Class survey vessel. Hanya dibekali senjata berupa senapan mesin berat, fungsi dan peran Rigel Class dan Leeuwin Class adalag serupa, hanya saja dari segi tonase, Leeuwin Class punya dimensi dan tonase lebih besar, menjadikan kapal hidro oseanografi Australia ini punya endurance berlayar lebih lama dan dapat beroperasi di lautan lepas. (more…)

Dengan Gali Kanal, KAL Andau Korban Tsunami Palu Berhasil Ditarik ke Laut

Sebenarnya tak ada yang terlalu spesial dari kapal patroli ini, namun karena ‘terhempas’ ke daratan akibat gelombang tsunami pada September 2018, menjadikan sosok KAL Andau I.6-18 sebagai peronda di kawasan Lanal Palu, ramai diperbincangkan. Terlebih kapal yang dahulunya menyandang label “KRI” ini punya desain yang unik dan bekal senjata yang tak biasa untuk ukuran kapal patroli saat ini. (more…)

Northtrop Grumman MQ-4C Triton: Drone Intai Maritim HALE, Pengganti P-3C Orion Australia

Pada tahun 2023, AU Australia (RAAF) mulai akan mengoperasikan drone intai dengan kualifikasi HALE (High Altitude Long Endurance). Persisnya pada pertengahan 2023, dijadwalkan unit perdana MQ-4C Triton produksi Notrhrop Grumman akan tiba di Lanud Edinburgh, Adelaide, South Australia. Sementara operasional penuh dari total enam unit MQ-4C Triton yang dipesan diperkirakan akan tuntas pada tahun 2025. (more…)

Pensiunkan F-16 di 2030, Singapura Bersiap Akuisisi F-35 Lightning II Joint Strike Fighter

Tarik ulurnya proses pengadaan jet tempur Sukhoi Su-35 mungkin membuat sebagian netizen di Republik ini menjadi jengah, belum juga tuntas mengenai produk yang akan dibarter dengan pihak Rusia, masalah lain muncul terkait ancaman sanksi dari Amerika Serikat jika Indonesia tetap mengakuisisi Su-35. Sementara Indonesia masih bergelut di zona tak menentu, sebaliknya angkatan udara negara tetangga kian terlihat kuat dan berotot. (more…)

ENTAC: Pelopor Rudal Anti Tank Pada Infanteri TNI AD

Nun jauh sebelum Satuan Infanteri TNI AD menggunakan rudal anti tank Saab NLAW, MBDA Milan dan FGM-148 Javelin Block I, maka pada dekade 60-an, infanteri TNI AD nyatanya sudah pernah mengoperasikan rudal anti tank generasi awal yang peluncurannya dengan cara dipandu full manual lewat kabel, atau yang kondang disebut MCLOS (Manual Command to Line of Sight) wire guided. Rudal yang dimaksud disini adalah ENTAC (ENgin Téléguidé Anti-Char) buatan Perancis. (more…)

TNI AL Ajukan Pengadaan Dua Kapal Penyelamat Kapal Selam dengan Kemampuan Hidrografi

Kapal dengan kemampuan hidro-oseanografi sudah dimiliki oleh TNI AL, bahkan ada dua yang tergolong baru dan canggih, seperti KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934. Bekal sensor bawah laut yang ada pada kedua kapal dari jenis MPRV (Multi Purpose Research Vessel) ini tak usah diragunakan lagi kemampuannya. Namun, masih ada yang dirasa kurang pada armada sekelas TNI AL, yakni belum ada kapal hidrografi berukuran besar untuk operasi di samudera, dan perannya sekaligus sebagai kapal penyelamat bagi awak kapal selam (submarine rescue vessel). (more…)