Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)
Kebijakan sepihak Pemerintah Norwegia yang membatalkan kontrak pengadaan Naval Strike Missile (NSM) dengan Malaysia berbuntut panjang dan memicu efek domino yang signifikan di kawasan Asia Tenggara. Langkah dramatis ini menegaskan status baru rudal anti kapal buatan Kongsberg Defense and Aerospace tersebut, yang kini secara resmi telah bergeser menjadi senjata eksklusif yang hanya boleh diadopsi oleh Amerika Serikat, Australia dan negara-negara anggota aliansi NATO. (more…)
Angkatan Udara Peru (FAP) resmi memperkuat armada angkut taktisnya dengan memesan unit kelima Leonardo C-27J Spartan. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Leonardo, karena pesanan dari Peru tersebut membantu pesawat angkut bermesin ganda ini mencapai angka 100 unit penjualan di seluruh dunia. (more…)
Komando Pasukan Ruang Angkasa Amerika Serikat (US Space Force) resmi memperluas jaringan pengawasan satelit mereka di Australia guna menghadapi ancaman nyata dari senjata anti-satelit (Anti-Satellite Weapons/ASAT) milik Cina dan Rusia. (more…)
Beruntunglah warga Australia, pasalnya setiap kebijakan yang terkait pengadaan alutsista, akan dikaitkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan baru. Seperti belum lama ini, pemerintah Australia menginvestasikan Aus$272 juta untuk mendukung industri pertahanan lokal dan lapangan kerja melalui pengadaan 14 unit Multi-Mission Phased Array Radar (MMPAR) untuk Angkatan Darat Australia, yang diproyeksi menciptakan 700 lapangan kerja. (more…)
Sejak pertengahan Desember 2024, Australia resmi menjadi pengguna jet tempur stealth F-35 Lightning II terbesar di luar Amerika Serikat dalam hal jumlah yang mencapai 72 unit. Selain diproyeksi untuk membekali F-35 dengan berbagai jenis senjata strategis, Angkatan Udara Australia (RAAF) juga serius untuk meningkatkan kemampuan kanon intrnal pada F-35A. (more…)
Australia terbilang gercep (gerak cepat), setelah mulai mengoperasiakan F-35A Lightning II, kabar terbaru menyebutkan bahwa Angkatan Udara Australia (RAAF) kini telah mulai menggunakan hulu ledak untuk bom pintar (smart bomb) yang merupakan produksi dalam negeri. (more…)
Urusan daya jelajah menjadi penting bagi keberadaan jet tempur TNI AU, maklum wilayah udara yang harus di-cover terbilang ekstra luas. Meski ada beberapa pangkalan (Lanud) aju untuk mendukung operasi jarak jauh, tapi dalam prakteknya menyiapkan pangkalan aju belum tentu efektif dan dibutuhkan waktu untuk segala macam persiapan guna menerima kedatangan jet tempur dari pangkalan utama. (more…)
Bagi para ‘manusia perahu’ yang berjuang mengadu nasib menuju Australia, dan mungkin juga bagi sebagian nelayan Indonesia, boleh jadi sudah familiar dengan sosok Armidale Class, tipe kapal patroli milik AL Australia yang memang sengaja di deploy pemerintah Negeri Kangguru untuk mengawal dan memproteksi batas wilayah laut. Singkatnya, bila ada manusia perahu dan aksi illegal fishing yang menyinggung kepentingan Australia, maka besar kemungkinan 14 unit Armidale Class yang bakal memberi tindakan hukum di tengah laut. (more…)
Mengembalikan taring sebagai “Macan Asia” dalam tempo relatif singkat tentu bukan pekerjaan mudah, apalagi dengan kondisi pendanaan yang relatif memadai namun ngepas. Bila dicermati untuk pengadaan alutsista TNI AL, secara umum telah sesuai spesifikasi untuk membawa TNI AL ke arah green water navy. (more…)