Tag: alutsista

“Perkasa,” Ketika Frigat KRI I Gusti Ngurah Rai 332 Bersanding dengan Sukhoi Su-30MK2

Foto yang memperlihatkan dua alutsista terdepan di republik ini, yaitu frigat KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dan jet tempur Sukhoi Su-30MK2, dalam beberapa jam di hari ini menjadi trending di media sosial. Cukup banyak netizen yang me-retweet foto yang awalnya dirilis oleh Dispen TNI AL tersebut. Kedua alutsista andalan TNI AL dan TNI AU memang terlihat kompak dalam Latihan Perkasa “B” 2019 yang tengah berlangsung di Makassar. (more…)

Shenyang Divine Eagle: Drone AWACS Pertama di Dunia, Mampu Terbang di Ketinggian 25 Ribu Meter

Lama tak terdengar kabar beritanya, rencana pengadaan pesawat intai dengan kualifikasi AWACS (Airborne Warning and Control System) atau AEW&C (Airborne Early Warning and Control) untuk TNI AU kembali mencuat kepermukaan, setelah KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna belum lama ini di salah satu media menyebut bahwa Saab, Airbus dan Boeing telah masuk ke dalam daftar calon pemasok pesawat AWACS yang tengah dicari TNI AU. Menurut KSAU, pengadaan pesawat AEW&C digadang untuk memenuhi target di MEF III di periode 2020 – 2024. (more…)

Chaiseri Tawarkan Upgrade Panser V-150 APC ke Thailand, Indonesia dan Filipina

Ada kesamaan cita rasa antara Indonesia, Filipina dan Thailand, dimana ketiga negara ASEAN  ini sepertinya masih akan cukup lama mengoperasikan ranpur lapis baja (panser) Cadilage Cage V-150. Padahal di ketiga negara, usia pengabdian panser 4×4 ini sudah tak muda lagi, kebanyakan merupakan pengadaan pada pertengahan dekade 70-an. Wujud kecintaan pada V-150 umumnya terlihat dari proyek repowering dan upgrade terbatas. Khusus AU Singapura kini  masih mengoperasikan V-150 terbatas sebagai platform peluncur rudal MANPADS RBS-70. (more…)

Pernah Digunakan Kriegsmarine dan Kapal Angkut Haji, Inilah Sejarah KRI Tanjung Pandan 971

Melanjutkan kisah tentang KRI Tanjung Oisina 972 yang dahulunya adalah kapal angkut Haji di dekade 60/70-an, maka pada periode yang sama, juga ada kapal perang TNI AL lain yang menyandang predikat eks kapal angkut Haji. Masih dengan awalan “Tanjung,” inilah KRI Tanjung Pandan, yang dalam pengabdiannya pernah diberi nomer lambung 931 dan 971. Tak kalah dengan KRI Tanjung Oisina 972, KRI Tanjung Pandan sebelumnya juga punya jejak sejarah yang panjang, melintasi rentang zaman. (more…)

PT-76M dan BTR-50PM Tiba Sorong, Perkuat Embrio Kavaleri Pasmar 3

Setelah bertolak dari Surabaya pada pertengahan Februari lalu, maka Rabu 13 Maret 2019, Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar 590 dan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso 990 telah tiba di Sorong, Papua. Selain membawa perlengkapan dan perbekalan untuk Pasukan Marinir (Pasmar) 3, kedua kapal tersebut juga membawa ranpur amfibi, berupa 5 unit tank PT-76M dan 3 unit pansam BTR-50PM.  Kedelapan unit ranpur yang ‘digeser’ dari Pulau Jawa tersebut diproyeksikan sebagai kekuatan pada Resimen Kavaleri 3 Marinir. (more…)

Pilihan Indonesia ke Iver Huitfeldt Class, Pengadaan Frigat ‘Kelas Berat’ Tunggu Kesepakatan

Setelah beberapa kali mendapat kunjungan dari pejabat pertahanan Indonesia, akhirnya rencana pengadaan frigat ‘kelas berat’ Iver Huitfeldt Class mulai mendapatkan titik terang. Diantara beberapa kandidat yang selama ini dipertimbangkan Indonesia, Iver Huitfeldt Class dari Denmark muncul sebagai nama terdepan dalam program akuisisi dua frigat untuk TNI AL dengan nilai kontrak US$720 juta. (more…)

Derivatsiya-PVO 57mm SPAAG: VSHORAD Terbaru Rusia dengan Platform BMP-3

Platform ranpur BMP-3 boleh dikata sebagai yang paling populer dalam jagad pengembangan alutsista Rusia saat ini. Selain diwujudkan sebagai IFV (Infanfry Fighting Vehicle) BMP-3F seperti yang digunakan Korps Marinir, keluarga BMP-3 juga sukses diadaptasi sebagai APC amfibi (BT-3F), self propelled mortar system (2S31 Vena), airborne light tank (Sprut-SDM1), dan unmanned combat ground vehicle (Udar). Nah selain turunan BMP-3 di atas, ternyata tank ini juga telah diwujudkan ke dalam jenis self propelled anti aircraft gun (SPAAG). (more…)

Leeuwin Class: Kapal Hidro Oseanografi Andalan AL Australia

Bila TNI AL punya KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 sebagai kapal andalan untuk misi survei hidro oseanografi, maka AL Australia (RAN) punya HMAS Leeuwin A 245 dan HMAS Melville A 246 sebagai kapal hidro oseanografi andalan, yang keduanya disebut sebagai Leeuwin Class survey vessel. Hanya dibekali senjata berupa senapan mesin berat, fungsi dan peran Rigel Class dan Leeuwin Class adalag serupa, hanya saja dari segi tonase, Leeuwin Class punya dimensi dan tonase lebih besar, menjadikan kapal hidro oseanografi Australia ini punya endurance berlayar lebih lama dan dapat beroperasi di lautan lepas. (more…)

Norinco SH15 155mm 6×6: Self Propelled Howitzer Produksi Cina dengan Standar Munisi NATO, Siap Ekspor!

Alutsista jenis apa pun rasanya hampir semua dapat ditiru oleh Cina, terlebih bila produk yang dimaksud punya nilai jual untuk pasar ekspor. Seperti pada segmen self propelled howitzer alias howitzer swagerak dengan platform truk 6×6, bila selama ini Nexter dengan CAESAR (CAmion Equipé d’un Système d’ARtillerie) menjadi pemimpin di pasar kaliber 155/52 mm, maka segmen tersebut rupanya sudah dilirik untuk dimasuki oleh Negeri Tirai Bambu. (more…)