Bicara tentang Airborne Early Warning (AEW), maka di belahan Asia Selatan, nama India adalah yang paling mencuat. Betapa tidak, setelah memiliki radar terbang Netra yang menggunakan platform jet Embraer ERJ 145, namun ‘Negeri Anak Benua’ masih merasa belum cukup. (more…)
Setelah rencana produksi komponen sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome di Jerman dijegal oleh Qatar melalui pengaruh sahamnya di Volkswagen, raksasa pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems, langsung bergerak cepat mencari basis produksi alternatif. Tidak tanggung-tanggung, Israel kini mengalihkan fokus strategisnya ke Asia. (more…)
Langkah Indonesia dalam memperkuat taji armada jet tempurnya memasuki babak baru. Menyusul penjajakan intensif dalam memperkuat pertahanan pesisir dan udara, Jakarta dilaporkan tengah berada dalam radar penjajakan serius untuk mengakuisisi rudal udara ke udara jarak jauh (Beyond-Visual-Range Air-to-Air Missile/BVRAAM) jenis Astra Mk1 buatan India untuk armada jet tempurnya. (more…)
Peta persaingan perang bawah air (underwater warfare) di kawasan Samudra Hindia memasuki babak baru yang krusial. Guna mengantisipasi lonjakan kehadiran kapal selam Angkatan Laut Cina dan Pakistan, India mengambil langkah strategis dengan menanam “mata dan telinga” elektronik di dasar laut. (more…)
Meskipun telah memensiunkan armada jet tempur serang SEPECAT Jaguar dari dinas aktif Angkatan Udara Inggris (RAF) hampir dua dekade lalu, Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) ternyata diam-diam masih menyimpan puluhan unit pesawat legendaris tersebut. Berdasarkan laporan dari UK Defence Journal, London saat ini masih menguasai 42 unit jet tempur Jaguar di dalam inventarisnya. (more…)
Angkatan Udara India (Indian Air Force – IAF) secara resmi memberikan izin operasional tempur akhir (final combat clearance) bagi sistem peringatan dini dan kendali udara (Airborne Early Warning and Control – AEW&C) “Netra”. Langkah ini menandai keberhasilan besar bagi industri pertahanan domestik India setelah melewati proses pengembangan intensif selama dua dekade. (more…)
Peta geopolitik dan keseimbangan kekuatan militer di kawasan Teluk Benggala serta Asia Selatan sepertinya akan mengalami pergeseran radikal dalam waktu dekat. Angkatan Udara Bangladesh (Bangladesh Air Force – BAF) dilaporkan tengah mempercepat langkah negosiasi intensif untuk mengakuisisi antara 20 hingga 24 unit jet tempur Chengdu J-10CE Vigorous Dragon, berikut rudal udara ke udara PL-15E dari Cina. (more…)
Industri pertahanan India kian agresif untuk naik kelas di panggung global lewat terobosan teknologi artileri terbarunya. Dalam sebuah langkah strategis yang mengejutkan, perusahaan pertahanan asal India, Kalyani Strategic Systems Limited (KSSL), resmi berkolaborasi dengan manufaktur kendaraan militer terkemuka asal Amerika Serikat, AM General. (more…)
Angkatan Laut India (Indian Navy) secara resmi menutup salah satu lembaran sejarah kedirgantaraan maritim paling gemilangnya. Armada helikopter pemburu kapal selam Westland Sea King Mk.42B kini telah dinyatakan pensiun sepenuhnya dari kedinasan aktif, dibarengi dengan pembubaran Skuadron Udara Angkatan Laut INAS 330 “Harpoons” yang selama puluhan tahun menjadi rumah bagi helikopter legendaris tersebut. (more…)
Industri penerbangan militer India menorehkan tinta emas dalam sejarah modernnya. Angkatan Udara India (IAF) secara resmi mengumumkan keberhasilan penerbangan perdana (maiden flight) pesawat angkut taktis C-295 pertama yang sepenuhnya dirakit di dalam negeri pada 14 Juni 2026. (more…)