
Lembaga riset pertahanan nasional Taiwan, National Chung-Shan Institute of Science and Technology (NCSIST), secara resmi mengungkap generasi terbaru dari sistem senjata anti tank genggam yang diberi nama Kestrel II. Peluncuran sistem senjata mutakhir ini dirancang sebagai lompatan besar untuk mendongkrak kemampuan pasukan infanteri darat dalam menghadapi armada lapis baja modern. (more…)

Sebuah terobosan taktis yang mendobrak keterbatasan doktrin kavaleri modern baru saja dibuktikan oleh Angkatan Darat Perancis dalam uji tembak langsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 20 Mei 2026. Komandan Brigade Lapis Baja ke-2 Prancis mengonfirmasi bahwa sebuah tank tempur utama (Main Battle Tank / MBT) Leclerc dari Resimen Cuirassier ke-5 sukses merontokkan sebuah drone intai/FPV di udara. (more…)

Upaya modernisasi jajaran tank utama (Main Battle Tank – MBT) Angkatan Darat Turki kembali mencatatkan progres signifikan dalam aspek peningkatan kemampuan bertahan di medan tempur (survivability upgrade). Berdasarkan laporan aktivitas tahunan 2025 yang dirilis oleh perusahaan pertahanan raksasa lokal, Aselsan, pabrikan tersebut dikonfirmasi telah resmi memulai pengiriman sistem proteksi aktif (Active Protection System – APS) jenis AKKOR 100. (more…)

Pasca invasi Rusia ke Ukraina, Swedia telah melakukan kebijakan strategis terkait pertahanan, selain resmi bergabung sebagai negara anggota NATO, pengadaan alutsista pun digenjot besar-besaran, terutama yang terkait aspek keunggulan udara, sistem pertahanan pantai dan pertahanan udara (hanud). Namun, belum terdengar langkah signifikan di matra daratnya, terkhusus pada elemen Main Battle Tank (MBT). (more…)

Adanya klaim dan propaganda dalam peperangan menjadi hal yang lumrah dan harus disikapi secara bijaksana oleh pembaca. Seperti belum lama ini ada kabar yang membuat geger jagad dunia ranpur lapis baja, pasalnya lewat rekaman video diperlihatkan bagaimana sebuah Main Battle Tank (MBT) T-80BV Rusia berhasil disergap dan dihancurkan oleh ranpur lapis baja amfibi roda ban BTR-4 8×8, jenis ranpur yang juga digunakan Korps Marinir TNI AL. (more…)

Selain keberadaan ARV (Armoured Recovery Vehicle) dan AEV (Armoured Engineer Vehicle), kedatangan armada Leopard 2A4 dan Leopard 2A4 Revolution dari Jerman juga bakal diperkuat komponen AVLB (Armoured Vehicle Launched Bridge). Dengan kontur geografis serta kondisi alam Indonesia, adanya AVLB untuk Leopard TNI AD multak diperlukan, dimana medan di Tanah Air banyak memiliki anak-anak sungai yang punya bentang 15 – 20 meter. (more…)

Dengan bekal meriam Rheinmetall L/44 120 mm, plus bobot tempur 60 ton, menjadikan Leopard 2A4 Revolution milik TNI AD sebagai salah satu MBT (Main Battle Tank) yang paling perkasa di muka bumi. Namun, meski digadang dengan segudang kelebihan dan kecanggihan, tetap saja armada tank tempur asal Jerman ini membutuhkan wahana pendukung dalam operasional di medan tempur. Saat Leopard mengalami kerusakan berat, hingga terperosok ke parit, tentu tak bisa sembarang alat berat dapat menanganinya, untuk itulah dibutuhkan kehadiran ARV (Armoured Recovery Vehicle). (more…)

Meski ranpur APC (Armoured Personnel Carrier) M113 A1 untuk Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD baru tiba dalam jumlah unit yang terbatas di Tanah Air. Namun, selain hadir dalam dalam varian utama, yakni APC, M113 A1 yang di datangkan dari Belgia ini juga dikirim dalam varian ARV (Armoured Recovery Vehicle). Seperti ditampilkan saat Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas, ada varian APC dan ARV yang dipajang di stand lokasi berbeda. (more…)

Setelah melewati seleksi yang melibatkan CMI (Cockerill Maintenance & Ingenierie SA Defense) dari Belgia, OTO Melara dari Italia, dan Denel Land System dari Afrika Selatan. Akhirnya PT Pindad pada September 2014 lalu memutuskan vendor yang dipercaya untuk memasok meriam pada proyek medium tank adalah CMI. Penunjukkan CMI juga mencakup perjanjian kerjasama PT Pindad untuk memproduksi secara lisensi kubah meriam CSE 90LP (low pressure) dan CT-CV 105HP (high pressure). (more…)