Tag: Rafale

Kill Marking dengan ‘Logo’ Drone Bakal Jadi Tren Kedepan

Kill marking dan bombs marking sudah lazim terlihat pada pesawat tempur yang terlibat dalam suatu operasi militer. Kill marking yang ditorehkan pada sisi luar kokpit menyiratkan berapa jumlah dan jenis jet tempur lawan yang berhasil dilibas. Semantar bombs marking menggambarkan sudah berapa unit bom yang dijatuhkan ke daerah lawan. Namun kini ada tren baru, yang menjadi label kill marking bukan jet tempur yang berhasil dijatuhkan, melainkan juga drone. (more…)

Charles de Gaulle – Kapal Induk Nuklir Lambang Superioritas Perancis di Samudera

Sabtu siang (18/5), sekitar pukul 11.45 WIB, dilaporkan tujuh jet tempur Rafale M terpaksa melakukan pendaratan darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar. Pesawat buatan Dassault Aviation ini harus mendarat lantaran cuaca buruk yang terjadi di sekitar kapal induk Charles De Gaule yang menjadi home base-nya. Kapal induk Charles de Gaulle diketahui dalam misi pelayaran menuju Singapura dan saat kejadian posisinya 100 nautical mile barat Sumatera. Sesuai prosedur dan alasan keselamatan, pesawat melaksanakan divert ke bandara atau pangkalan terdekat. (more…)

Meski Canggih, Rafale Masih Menganut Non Retractable Probe, Inilah Alasannya

Soal kecanggihan, rasanya tak ada yang meragukan kemampuan Rafale besutan Dassault Aviation. Segala fitur khas jet tempur generasi 4.5 ini telah melekat pada Rafale. Namun, ada suatu pertanyaan mendasar tentang jet tempur twin engine ini, yaitu air refuelling probe yang tak bisa dilipat ke dalam bodi (non retractable probe). Agak berbeda dengan jet tempur papan atas generasi terbaru yang sudah menganut mazhab retractable probe. (more…)

Mengenal Dassault Rafale B, Jet Latih Tempur dengan Predikat Battle Proven

Tidak seperti misi Rafale ke Indonesia pada Maret 2015, yang terdiri dari satu Rafale C (single seat) dan satu Rafale B (tandem seat), pada Misi Pegasus 2018 yang dibawa AU Perancis adalah satu flight yang terdiri dari tiga Rafale B. Meski yang dibawa adalah varian tandem seat yang notabene untuk fungsi latih tempur, toh aksi Rafale dalam penerbangan terjauhnya ini dapat maksimal, terutama saat latihan udara multilateral Pitch Black 2018 yang belum lama berlangsung di Darwin, Australia. (more…)

Usai Pitch Black 2018, Tiga Rafale dan Satu Airbus A400M Perancis Singgahi Jakarta

Tepat 17 Agustus 2018, menjadi hari berakhirnya latihan udara multilateral Pitch Black 2018 yang diselenggarakan AU Australia (RAAF) di Lanud Tindal, Darwin. Dengan berakhirnya Pitch Black 2018, maka dimulailah gelombang kepulangan armada jet tempur dan unsur pendukungnya ke negara asal. Karena wilayah Indonesia yang strategis, bisa dipastikan jet tempur Sukhoi Su-30MKI dari India, Gripen C/D dari Thailand dan Rafale dari AU Perancis (Armée de l’Air) akan transit, atau setidaknya melintasi ruang udara Indonesia. (more…)

Thrust Vectoring: Teknologi Dibalik Kelincahan Manuver Sukhoi Su-35 Super Flanker

REU-AIRSHOW-5

Dalam kompetisi, tiap manufaktur sah saja berdalih bahwa produk yang diusungnya lebih canggih dan handal. Seperti dalam tender pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II TNI AU. Pihak Sukhoi, Eurofighter, Saab dan Dassault punya argumen dan perspektif tersendiri atas produk yang diusungnya, karena pada dasarnya baik Sukhoi Su-35 Super Flanker, Eurofighter Typhoon, JAS 39 Gripen NG dan Dassault Rafale punya sisi plus minus, alias tidak ada yang benar-benar ideal. (more…)

Radar Cross Section: Salah Satu Poin Penting Untuk Jet Tempur Pengganti F-5 E/F Tiger TNI AU

yes

Meski tak satupun kandidat jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II TNI AU menyandang gelar stealth fighter, tapi elemen Radar Cross Section (RSC) nyatanya ikut menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan jet tempur baru untuk Skadron Udara 14. Semakin kecil nilai RCS, maka akan semakin baik bagi jet tempur tersebut, dengan kian kecilnya nilai RCS, maka suatu pesawat akan mendekati kemampuan stealth, meski sejatinya tidak ada pesawat yang 100% tidak terdeteksi radar. (more…)