
Dengan mengurangi kemampuan stealth-nya, untuk pertama kali, Angkatan Laut AS (US Navy) merilis foto jet tempur F-35C Lightning II yang tengah menggotong rudal anti kapal jarak jauh berdesain ‘siluman’ AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM) di bawah sayap. (more…)

Amerika Serikat secara halus telah menolak permintaan Indonesia untuk bisa mengakuisisi jet tempur stealth F-35 Lightning II pada tahun 2020. Alih-alih, saat itu Indonesia justru ditawari oleh Plt Menteri Pertahanan AS Christopher Miller untuk bisa membeli jet tempur F-15EX Eagle II dan F/A-18 Super Hornet. Meski penolakan diklaim bukan karena urusan politik, namun, terasa kental bahwa Washington ingin menjaga keseimbangan kekuatan udara sekutunya di regional, yakni Australia dan Singapura. (more…)

Kemampuan serangan jarak jauh adalah ‘kunci’ kemenangan dalam operasi militer, hal yang telah terbukti dalam palagan di Timur Tengah dan Ukraina. Berangkat dari upaya untuk mendongkrak kemampuan serangan jarak jauh dengan presisi tinggi, Lockheed Martin pada 16 September 2024 meluncurkan apa yang disebut sebagai “JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile) XR”, yakni rudal jelajah dengan jangkauan ekstrem (Extreme Range Cruise Missile). (more…)

Sebanyak 139 unit F-16 Viper memang sudah dioperasikan oleh Angkatan Udara Taiwan, namun ini adalah versi upgrade dari F-16 A/B lawas. Sementara Taiwan tetap mengharapkan kedatangan 66 unit F-16 Block 70 Viper keluaran baru produksi Lockheed Martin. Setelah mengalami satu tahun penundaan, akhirnya ada kabar, pada akhir September ini Angkatan Udara Taiwan akan kedatangan batch pertama F-16 Viper dari Amerika Serikat. (more…)

Bagi India, mengoperasikan selusin C-130J-30 Super Hercules bukan berarti urusan selesai, Negeri Anak Benua yang berorientasi untuk mendapatkan manfaat dari alih teknologi, punya rencana lain untuk keberlanjutan program Super Hercules di dalam negeri. Setelah pencapaian atas pembangunan final assembly line pesawat angkut sedang Airbus C-295, maka ada kabar bahwa Tata Advanced Systems Limited dan Lockheed Martin akan membuka fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di India. (more…)

Jumlah 46 unit F-35A Lightning II rupanya belum dirasa cukup buat Negeri Kincir Angin. Setelah mengumumkan Kemampuan Operasional Awal – Initial Operational Capability (IOC) 24 unit F-35A pada 27 Desember 2021, Belanda berencana membeli lebih banyak F-35A, termasuk pengadaan drone dan sistem anti drone. (more…)

Ada kabar anyar dari Lockheed Martin, pabrikan dirgantara super kondang dari Amerika Serikat tersebut mengumumkan bahwa Mesir bakal menjadi negara ke-23 yang akan mengoperasikan pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules. (more…)

Sebagai helikopter angkut dengan kemampuan multirole, maka UH-60 Black Hawk dapat dipasangi berbagai jenis persenjataan, terlebih helikopter produksi Sikorsky (bagian dari Lockheed Martin) itu dapat dilengkapi stub wing berukuran besar untuk menampung aneka persenjataan sampai tangki bahan bakar eksternal. Namun, Sikorsky kembali menawarkan inovasi berupa racikan dan posisi jenis senjata baru untuk efekvitas serangan. (more…)

Sebagai jet tempur stealth terlaris, pengembangan dan produksi F-35 Lightning II tak pernah lepas dari beragam masalah. Yang terbaru ditemukan lagi sebuah ‘masalah’, namun yang ini tidak terkait soal teknis. Masalah ini mengemuka setelah Departemen Pertahanan AS menahan pembayaran sebesar US$5 juta per pesawat, yang terkait dengan program upgrade Technology Refresh 3 (TR-3). (more…)

Meski tidak identik, namun postur kekuatan udara yang dibangun Polandia sepertinya bakal menyerupai Korea Selatan. Selain mengoperasikan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle, Polandia memproyeksikan jet tempur utama pada F-35A Lightning II. Dan sebagai negara anggota NATO yang riskan terdampak perang di Ukraina, unit pertama F-35A pesanan Polandia telah diluncurkan oleh Lockheed Martin. (more…)