Melihat bentuknya, rasanya hampir setiap warga Indonesia tahu sosok jenis panser angkut personel ini. Mungkin namanya tak semua orang tahu, tapi tentang Alvis Saracen 6×6 sepertinya sudah ada di benak ingatan semua warga, lantaran debut bersejarah ranpur besutan Inggris ini yang menjadi ikon di film legendaris “Pengkhianatan G30S/PKI.” (more…)
Setiap akhir September dan awal Oktober, ada sosok ranpur yang acap kali diperbincangkan perannya, terutama dari sisi sejarahnya yang legendaris. Yang dimaksud tak lain adalah panser Alvis Saracen, dimana panser angkut personel berpenggerak 6×6 ini begitu lekat dalam ingatan netizen lintas zaman, sebagai ranpur pembawa tujuh peti jenazah Pahlawan Revolusi pada pemakaman 5 Oktober 1965 di Jakarta. (more…)
Jika ada yang bertanya, apa produk alutsista asal Australia yang paling laris di pasaran global? Mungkin jawabannya adalah rantis lapis baja Bushmaster keluaran Thales Australia. Tak kurang 1.195 unit rantis dengan kemampuan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) ini telah diproduksi. Selain mayoritas dioperasikan AD Australia, Bushmaster telah di ekspor ke tujuh negara (termasuk Indonesia), dimana Belanda ada pembeli terbesar dengan impor mencapai lebih dari 100 unit. Dan terkait Bushmaster di Belanda, belum lama ini AD Belanda meluncurkan varian upgrade EW (Electronic Warfare). (more…)
Telah terjadi insiden kecil di parade militer Victory Day yang digelar secara besar-besar pada 24 Juni kemarin di Red Square, Moskow. Insiden sayangnya memimpa ranpur (kendaraan tempur) maskot Rusia, yaitu panser anyar VPK-7829 Bumerang 8×8, jenis panser yang digadang untuk menggantikan panser BTR-80A Korps Marinir. Insiden terjadi pada Bumerang varian IFV (Infatry Fighting Vehicle) – VPK-7829 K-17 Bumerang, dimana bagian mesin ranpur terlihat mengalami kebakaran dan mengeluarkan asap kala melintas di tengah kerumunan warga. (more…)
Yang namanya bekas kadang dicibir sebagai sesuatu yang inferior, tapi jangan salah, “Bekas” yang satu ini beda, adalah BRDM-2MB Bekas 4×4, jenis ranpur lapis baja dengan tampang oldskul ini baru saja dirilis dalam varian reconnaissance vehicle. Dari desainnya, yang khas era Perang Dingin, setiap orang yang melihatnya tak akan sulit menebak, bila ranpur yang memang bernama “Bekas” ini adalah varian dari ranpur amfibi legendaris BRDM-2. (more…)
Kilas balik ke tahun 2002, Kavaleri Korps Marinir pernah diperkuat 12 unit panser amfibi BTR-80A. Bahkan panser 8×8 ini seolah menjadi ikon kavaeri Marinir, terlebih saat BTR-80A Korps Marinir ditugaskan sebagai komponen dalam batalyon mekanik Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Dari 12 unit yang didatangkan, satu unit diantaranya mengalami rusak berat akibat terjangan Tsunami di Aceh. Dan saat ini, kesemua unit BTR-80A yang tersisa dikabarkan masih berada di Lebanon. Dengan kondisi tersebut, sudah selayaknya Korps Marinir mendapatkan ranpur pengganti di lini panser 8×8. (more…)
Yang satu ini bukan alutsista dengan efek deterens, namun yang satu ini adalah rantis lapis baja 4×4 yang notabene profilnya tak jauh beda dengan rantis-rantis lapis baja milik TNI pada umumnya. Tapi yang menarik, media Cina menyebut rantis di capture adalah batch pertama dari rantis lapis baja amfibi pesanan pasukan lintas udara (airborne troops) AU Cina. Disebutkan pula, rantis ini punya kemampuan untuk diterjunkan dari udara (air droppable). (more…)
Nama rantis lapis baja yang satu ini terdengar unik, yaitu “bulat,” meski tidak ada ciri yang menyiratkan bahwa rantis ini berbentuk bulat atau bundar. Namun inilah SBA-60K2 Bulat, jenis rantis lapis baja angkut personel (APC) yang dikembangkan bersama antara Kamaz dan Zaschita corporation. Meski desainnya terkesan oldskul, Bulat adalah rantis yang terbilang baru, lantaran baru mulai digunakan militer Rusia pada tahun 2013. (more…)
Meski tidak identik, namun akuisisi alutsista, khususnya matra darat antara Filipina dan Indonesia ada sedikit kesamaan, yaitu dihadirkan terlebih dahulu, misalnya untuk kebutuhan defile atau perayaan hari besar, termasuk disini men-cat dengan warna standar, bahkan sampai diberi label nama bernuansa lokal. Meski tak ada jaminan pasti akan diakuisisi, tapi kebanyakan yang lolos tahapan ‘defile’ akhirnya akan diakuisi alias dibeli. (more…)
Merujuk ke berita terdahulu, diberitakan Ukraina menggandeng Thailand untuk membangun fasilitas produksi ranpur BTR-3KS. Dimana sebelumnya, Pavlo Bukin, direktur UkrOboronProm mengatakan pada 25 Juli bahwa ia telah mengirim “first machine kit” ke Thailand untuk BTR-3KS. Nantinya Thailand akan memproduksi ranpur komando ini berdasarkan lisensi dari UkrOboronProm. (more…)