Ada kabar baru dari ranpur amfibi yang konon dulu pernah dilirik Korps Marinir, yaitu VPK-7829 Bumerang produksi VPK company. Bukan tentang upgrade persenjataan, kali ini diwartakan Bumerang punya aksesoris baru pada lapisan proteksinya. Menjadikan ranpur beroda ban berpenggarak 8×8 ini tampil dengan bodi ‘gemuk.’ (more…)
Yunani diberitakan mulai menerima bacth pertama paket hibah ranpur M1117 4×4 Guardian dari Amerika Serikat. Jumlah yang dikirim dari stok AS ke Yunani terbilang fantastis, yaitu 1.200 unit ranpur, yang 40 di antaranya telah tiba sebagai batch pertama pada 24 November 2021 lalu. (more…)
Kazakhstan, negera di Asia Tengah ini boleh dikata jarang terdengar inovasi alutsistanya, malahah kabar yang terdengar baru-baru ini, Kazakhstan jadi negara sebelum Indonesia (di Asia) yang resmi mengorder pesawat angkut Airbus A400M Atlas. Namun, belum lama ini ada kabar, bahwa Kazakhstan bukan saja telah meluncurkan, melainkan sudah mulai memproduksi ranpur lapis baja Barys yang berpenggerak 6×6. (more…)
Berlokasi di Beograd, ibu kota Serbia, hari Selasa (12/10/2021), Yugoimport SDPR, perusahaan yang bergerak dalam bisnis ekspor dan impor persenjataan dari Serbia, meluncurkan ranpur (kendaraan tempur) roda ban IFV (Infantry Fighting Vehicle) berpenggerak 8×8 yang diberi nama Lazanski. (more…)
Rantis lapis baja produksi Thales Australia, yakni Bushmaster 4×4 bukan jenis arsenal baru di lingkup TNI AD, rantis dengan kualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) ini, dalam jumlah kecil sudah sejak tahun 2014 dioperasikan oleh Satgultor 81/Kopassus. Bahkan PT Pindad di tahun 2016 sempat mengembangkan Bushmaster versi Indonesia yang diberi label “Sanca”. (more…)
Meski belum meraih sukses dalam pemasaran medium tank Harimau di Filipina, namun PT Pindad masih ingin mencoba peluang pemasaran ranpur lapis baja jenis lainnya, yakni panser Anoa 6×6. Seperti ramai dibicarakan, PT Pindad dikabarkan akan ikut berkompetisi dalam tender pengadaan ranpur berpenggerak 6×6 untuk kebutuhan Angkatan Darat Kerajaan Malaysia. (more…)
Pemerintah Thailand rupanya berniat betul untuk memberdayakan industri pertahanan di dalam negerinya, alih-alih menerima tawaran pengadaan ranpur amfibi dari luar negeri, Kementerian Pertahanan Negeri Gajah Putih itu justru memilih ranpur APC amfibi produksi perusahaan dalam negeri untuk kebutuhan Korps Marinir. (more…)
Bila Angkatan Lautnya tengah berlatih melepaskan rudal di Perairan Guam, maka Angkatan Darat Singapura diwartakan juga mendapatkan aktivitas baru, namun yang ini bukan dalam wujud latihan, melainkan adanya pengadaan senjata baru yang memperkuat militer Negeri Pulau tersebut. (more…)
Masih ingat dengan VPK-7829 Bumerang? Inilah ranpur lapis baja amfibi yang diberitakan pernah dilirik oleh Korps Marinir untuk menggantikan BTR-80A. Dan terkait Bumerang, belum lama ada kabar dari pihak manufakturnya, VPK company, yang menyebut telah berhasil melakukan uji coba pengoperasioan ranpur berbobot 22 ton ini dengan sistem kendali remote. (more…)
Nama Belarusia lumayan kondang dalam jagad alutsista di Indonesia, terlebih negara sekutu Rusia ini menjadi lokasi upgrade dan perbaikan berat (overhaul) untuk jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 Skadron Udara 11 TNI AU. Dan belum lama berselang, ada kabar bahwa Belarusia telah memperkenalkan ranpur baru rancangan dalam negeri yang diberi label BTR Volat V2. (more…)