Korps Marinir AS (USMC) untuk sementara waktu akan membatasi operasional dari ranpur amfibi barunya – Amphibious Combat Vehicle (ACV) 8×8, setelah dilaporkan terjadi insiden ranpur tersebut terbalik saat melakukan latihan pendaratan di Camp Pendleton, California pekan lalu. Sebelumnya, sudah terjadi dua insiden ACV yang terbalik saat latihan pendaratan dari laut ke pantai. (more…)
Angkatan Darat Australia (Australian Army) telah mengumumkan kemampuan operasional awal – initial operational capability (IOC) untuk armada ranpur roda ban Boxer 8×8. IOC ini menjadi tonggak sejarah di bawah program Land 400 Phase 2 dengan nilai US$3,53 miliar. IOC dapat diraih setelah Australia menerima batch pertama Boxer 8×8 produksi Rheinmetall pada Juni tahun lalu. Sebelumnya, Angkatan Darat Australia telah menerima enam unit Boxer 8×8 untuk uji coba dan pelatihan. (more…)
Tak seperti Australia, Jerman, Kanada dan Perancis, yang lebih dulu mengirimkan rantis lapis baja angkut personel dengan kemampuan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) ke Ukraina, maka Amerika Serikat agak belakangan mengirim rantis MRAP-nya ke Ukraina. Namun, lain dari sekutunya, jumlah yang bakal dikirim AS bakal menjadi yang terbesar, yakni 200 unit rantis MaxxPro. (more…)
Setelah mengirim self propelled howitzer CAESAR 155 mm dan ranpur Arquus VAB 4×4 ke Ukraina, ada kabar bahwa Perancis akan kembali mengirimkan peralatan militer lain ke Negeri Zelensky. Namun, yang dikirim Perancis kali ini bukan jenis alutsista penggebuk, melainkan rantis lapis baja angkut personel (APC) Bastion 4×4, yang bila disandingkan, tak lebih perkasa dari rantis APC Barracuda 4×4 yang dioperasikan Korps Brimob Polri. (more…)
Seolah mengikuti jejak Australia yang mengirim Bushmaster 4×4, rantis lapis baja dengan kualifikasi MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) ke Ukraina, kini diberitakan Jerman juga akan mengirim rantis MRAP andalannya, yaitu ATF Dingo 4×4. Media internasional menyebut, Pemerintah Jerman akan mengirim setidaknya 50 unit Dingo dan dua unit peluncur roket multilaras sebagai paket bantuan untuk pasukan Ukraina. (more…)
Dalam gelaran Chief of Army Symposium (CAS) 2022, di Adelaide Convention Centre, Australia resmi memperkenalkan rantis lapis baja Bushmaster listrik atau Bushmaster Electric PMV (Protected Mobility Vehicle) ke publik. Wakil Menteri Pertahanan Australia, Matt Thistlethwaite, ePMV ini bukan hanya berguna untuk lingkungan, tetapi juga lebih senyap dan mematikan di medan perang dibanding rantis mesin.
Ranpur lapis baja roda ban ‘veteran’ Perang Bosnia, VAB 4×4, dikabarkan turut diterjunkan dalam laga perang di Ukraina. Kehadiran VAB 4×4 di Ukraina berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Perancis, Sébastien Lecornu, yang diterbitkan surat kabar Perancis “Le Parisien” pada 28 Juni 2022, dimana dikatakan Perancis tengah sibuk mengirimkan stok ranpur lapis baja VAB 4×4 ke Ukraina. (more…)
Nama ranpur lapis baja roda ban VAB (Véhicule de l’Avant Blindé) begitu lekat di Indonesia, pasalnya debut VAB menjadi cikal bakal kelahiran ranpur Anoa produksi PT Pindad. Dan dari ajang Eurosatory 2022 di Paris, Perancis (13 – 17 Juni 2022), generasi terbaru VAB, yakni VAB MK3 kembali dipamerkan, namun bukan sembarang tampil, VAB MK3 di Eurosatory dirancang dengan mengintegrasikan drone intai. (more…)
Untuk ukuran rantis lapis baja dengan kemampuan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected), Alvis Mamba 4×4 terbilang unik, lantaran sasis rantis ini terbilang pendek, yang mengesankan Mamba tampil imut. Dan dari ajang Perang di Ukraina yang belum juga redup, ada kabar bahwa Mamba ikut diterjunkan di medan perang, persisnya rantis 4×4 ini dihibahkan oleh Estonia kepada militer Ukuraina. (more…)
Seperti halnya Indonesia, Australia juga telah memproyeksikan untuk menggunakan rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile) produksi Kongsberg. Bagi Australia, NSM kelak akan dipasang pada armada kapal permukaan Angkatan Laut Australia (RAN), persisnya NSM dipersiapkan untuk menggantikan rudal Harpoon yang kini terpasang di frigat ANZAC Class dan kapal perusak Hobart Class. (more…)