Semenjak membentuk pakta pertahanan AUKUS bersama Amerika Serikat dan Inggris, arah dan strategi pertahanan Australia mengalami perubahan secara mendasar. Dengan mengacu pada potensi konflik di masa depan dengan Cina, kini Australia memproyeksikan pengembangan persenjataan dengan kemampuan serangan jarak jauh. (more…)
Ada yang menarik di Bumi Ukraina, pasalnya ada dua nama “Vampire” yang dilibatkan dalam konflik bersenjata yang telah berlangsung enam bulan lebih ini. Yang pertama adalah Vampire dalam wujud Self Propelled MLRS (Multi Launch Rocket System) RM70 kaliber 122 mm, buatan Ceko. Sementara Vampire satunya lagi adalah Vampire Counter-Unmanned Aerial Systems, buatan Amerika Serikat. (more…)
Setidaknya ada empat negara yang mengirim jet tempur dari keluarga F-16 Fighting Falcon ke latihan perang udara multilateral Pitch Black 2022 di Darwin, Australia Utara. Keempat negara pengirim F-16 adalah Indonesia, Singapura, Korea Selatan dan Jepang. Namun, yang disebut terakhir bukanlah ‘spesies’ F-16 biasa, melainkan yang dibawa Angkatan Udara Bela Diri Jepang adalah Mitsubishi F-2. (more…)
Saat kunjungan kami ke paviliun JSC Tactical Missile Corporation (TMC) di Army 2022, Patriot Expo, dekat Moskow, ada beragam rudal terbaru, baik rudal udara ke udara, udara ke permukaan yang diperlihatkan kepada awak media internasional. Yang terbaru adalah rudal jelajah X-69, namun lain dari itu ada jenis rudal lain yang kami anggap menarik profilnya. Yang dimaksud adalah APR-3ME aerial antisubmarine missile. (more…)
Baykar Technologies terus menyempurkan uji coba pada drone kombatan bermesin dua (propeller) Bayraktar Akinci. Setelah pada 9 Juli 2021 sukses melakukan uji terbang dengan payload maksimum, yakni Akinci membawa NEB aircraft bomb yang bobotnya mencapai 870 kg dan muatan lain dengan total 1.360 kg, dengan terbang selama 13 jam 24 menit. Kini ada kabar terbaru dari Baykar Technologies, yang menyatakan bahwa Akinci telah menuntaskan fase uji terbang dengan membawa semua persenjataan pada pylon atau hardpoint. (more…)
Collins Aerospace, penyedia solusi dan teknologi dirgantara asal Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat, yang juga dikenal sebagai vendor pada progran upgrade armada C-130H TNI AU, diwartakan telah telah berhasil menyelesaikan uji terbang pertama dari fast-jet reconnaissance pod terbarunya, yakni MS-110 Multispectral Airborne Reconnaissance systems, pada jet tempur F-16 Fighting Falcon. (more…)
Kilas balik ke bulan April lalu, dikabaran dua negara NATO, yakni Belanda dan Jerman akan mengirimkan bantuan persenjataan artileri berat ke Ukraina. Yang dimaksud adalah Self Propelled Howitzer PzH 2000 yang akan dikirim dari Belanda, sementara munisi dan pelatihannya akan disiapkan oleh Jerman. Dan melanjutkan kabar pengiriman PzH 2000 ke Ukraina, ada informasi bahwa munisi yang dibekali untuk PzH 2000 adalah jenis Vulcano precision-guided artillery shells kaliber 155 mm. (more…)
Cina menyadari betul bahwa salah satu aspek terberat yang harus dihadapi bila berkonflik dengan Amerika Serikat adalah keunggulan Negeri Paman Sam dalam teknologi penempur dan pembom stealth. Meski Angkatan Udara Cina kini gencar mengembangkan armada jet tempur stealth, tetap saja masih akan sulit untuk bisa mengimbangi kedigdayaan AS. Berangkat dari kondisi di atas, maka para peneliti Cina berusaha membuat penangkal anti stealth yang ampuh. (more…)
Sebagai warga negara Indonesia yang mendapat kesempatan untuk menghadiri pameran militer Army 2022 di Kubinka, dekat Moskow, terbesit sebuah pertanyaan yang mengemuka di dalam hati saya, seperti apakah wajah industri pertahanan Rusia dalam pameran militer terbesar ini, apakah masih semarak? dan bagaimana mereka dapat memasarkan produk pertahanan ke pasar ekspor? Maklum, Rusia saat ini mendapat begitu banyak sanksi dan pembatasan di sektor ekonomi, perdagangan, perbankan sampai transportasi dari AS dan negara-negara barat, yang notabene menguasai urat nadi ekonomi dunia. (more…)
Setelah resmi diluncurkan pada 7 Oktober 2021 di Pennsylvania, UH-60V Black Hawk, (label V menyiratkan Victor) kini diwartakan telah menuntaskan uji operasional awal – initial operational test. Pengujian tersebut dikatakan dilakukan dalam kondisi medan peperangan yang realistis, total ada lima unit UH-60V yang telah menyelesaikan 200 jam terbang dalam fase ini. (more…)