Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Gagal Airdrop! Rantis URO VAMTAC Terjun Bebas dari Ketinggian 300 Meter, Kondisinya Bikin Elus Dada

Sebuah insiden yang menjadi viral di media sosial menunjukkan detik-detik menegangkan kegagalan prosedur airdrop kargo berat yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) URO VAMTAC milik Angkatan Darat Spanyol. Peristiwa ini terjadi dalam latihan Brigade Lintas Udara (Brigada ‘Almogávares’ VI de Paracaidistas/BRIPAC) di lapangan tembak dan manuver Uceda, Guadalajara, Spanyol.

Baca juga: Luftwaffe Uji Coba Airdrop Ranpur Wiesel dari A400M Atlas, Era Baru Pasukan Lintas Udara Jerman

Berdasarkan rekaman video, rantis seharga kurang lebih 600.000 Euro (setara Rp12,21 miliar) tersebut terlihat terlepas dari tali penahan parasut utamanya sesaat setelah keluar dari pintu rampa pesawat angkut, menyebabkan kendaraan tersebut terjun bebas (free fall) dari ketinggian sekitar 300 meter. Meskipun parasut utama terlihat mengembang sempurna di udara, rantis tersebut justru meluncur kencang tanpa hambatan menuju permukaan tanah.

Insiden ini terjadi dalam simulasi penerjunan dari pesawat angkut berat, yang diduga dari jenis Airbus A400M Atlas. Dalam teknik penerjunan airdrop, kargo berat seperti kendaraan diletakkan di atas palet khusus dan ditarik keluar menggunakan parasut ekstraktor kecil sebelum parasut utama yang besar terbuka.

Namun, laporan awal mengindikasikan adanya kesalahan pada proses rigging atau pengikatan beban ke sistem parasut. Foto-foto dampak kemudian memperlihatkan konsekuensi mengerikan dari hantaman tersebut, rantis URO VAMTAC itu tidak hancur berkeping-keping, melainkan mengalami kondisi gepeng (total loss) akibat kompresi ekstrem saat menghantam tanah dengan kecepatan tinggi.

Seluruh struktur badan kendaraan terlihat rata dan tidak mungkin untuk diperbaiki kembali, meskipun beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Profil rantis yang hancur tersebut adalah URO VAMTAC (Vehículo de Alta Movilidad Táctico), kendaraan taktis 4×4 produksi UROVESA yang merupakan tulang punggung mobilitas satuan khusus Spanyol.

Secara teknis, VAMTAC adalah rantis dengan kemampuan all-terrain luar biasa, ditenagai mesin diesel turbocharged 188 hp hingga 218 hp yang modular untuk dipasangi berbagai lapisan proteksi balistik. Bagi publik pertahanan Indonesia, sosok URO VAMTAC sebenarnya cukup akrab karena juga memperkuat jajaran Satuan Arhanud TNI AD.

VAMTAC ST5 4×4 RAPIDRanger: Rantis Pengusung Rudal Starstreak RCWS Arhanud TNI AD

Di Indonesia, URO VAMTAC digunakan sebagai platform kendaraan peluncur untuk sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak dekat Starstreak RapidRanger. Insiden ini menjadi pengingat berharga mengenai betapa tingginya risiko operasional dan perlunya ketelitian ekstrem dalam setiap prosedur pengikatan alutsista berat untuk penerjunan udara. (Gilang Perdana)

Terjun Bebas dari Ketinggian 1.500 Meter, Begini Penampakan Ranpur BMD-1 Rusia

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *