Latest

Lompatan Teknologi Tabung Torpedo 533mm: Jerman Sukses Uji Coba “Ranger”, USV Pengintai dari Kapal Selam

Tabung peluncur torpedo standar kaliber 21 inci atau 533 mm pada kapal selam kini tidak lagi hanya menjadi domain eksklusif bagi torpedo berat, rudal anti-kapal, atau penyebaran ranjau laut. Dua perusahaan pertahanan asal Jerman, GABLER yang dikenal sebagai spesialis pembuat tiang mast kapal selam dan FLANQ sebagai pabrikan teknologi otonom maritim, baru saja mengumumkan keberhasilan uji penerimaan laut (Sea Acceptance Test/SAT) untuk Ranger. (more…)

Tangkal Serangan Drone Kamikaze, Rusia Perkenalkan “Pautina”, Sistem Jaring Baja Raksasa Modular

Menghadapi ancaman serangan drone bunuh diri (kamikaze) jarak jauh yang kian masif menghantam infrastruktur vital di pedalaman negaranya, industri pertahanan Rusia resmi meluncurkan solusi perlindungan kinetik pasif yang unik. Rostec State Corporation, melalui anak perusahaannya RT – Project Technologies, memperkenalkan sistem perlindungan infrastruktur terpadu terbarunya yang diberi nama Pautina (berarti “Sarang Laba-laba” atau Spiderweb). (more…)

Kejutan Pitch Black 2026: TNI AU Absenkan F-16 dan Sukhoi, Pertama Kalinya Utus T-50i Golden Eagle ke Darwin

Sebuah langkah di luar dugaan diambil oleh pimpinan TNI AU dalam keterlibatannya di ajang latihan pertempuran udara multinasional paling bergengsi di Belahan Bumi Selatan, Pitch Black 2026. Tidak seperti edisi-edisi sebelumnya yang secara bergantian mengandalkan taring jet tempur utama (frontline fighter) sekelas Sukhoi Su-27/Su-30 atau F-16 Fighting Falcon, pada edisi tahun ini TNI AU justru memutuskan untuk menerjunkan armada jet latih tempur (Lead-In Fighter Trainer/LIFT), T-50i Golden Eagle. (more…)

Ketar-ketir Hadapi Oreshnik Rusia: Konsorsium Eropa Luncurkan Proyek Rudal Pencegat Balistik Luar Angkasa “Bliksem EXO”

Lima raksasa industri pertahanan Eropa—Airbus Defence and Space, Destinus, MBDA Deutschland, Safran Electronics & Defense, dan Thales—secara resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk mendirikan Konsorsium Bliksem EXO. Langkah masif ini menandai dimulainya program mandiri (sovereign) pertama Eropa untuk mengembangkan sistem rudal pencegat luar angkasa (exo-atmospheric upper-layer interceptor) guna menangkal ancaman rudal balistik jarak menengah. (more…)

Operasi Tempur Perairan Dangkal: Exail Pasok Sistem Pemburu Ranjau Ringan Berbasis RHIB

Menjawab tantangan infiltrasi bawah air yang kian kompleks di kawasan pesisir dan pelabuhan, salah satu kekuatan Angkatan Laut di Eropa resmi memperkuat armada peperangan ranjaunya. Perusahaan teknologi pertahanan terkemuka asal Perancis, Exail, mengumumkan perolehan kontrak untuk memasok tiga unit sistem Penanggulangan Ranjau (Mine Countermeasures/MCM) taktis ringan yang dirancang untuk dapat digelar secara cepat (rapidly deployable) dari perahu karet taktis Rigid-Hulled Inflatable Boat (RHIB). (more…)

Riwayat Parnaíba (U-17): Kapal Perang Aktif Tertua di Dunia yang Masih Perkasa Menjaga Sungai Brasil

Angkatan Bersenjata Brasil selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan militer paling modern di kawasan Amerika Latin dengan kepemilikan alutsista abad ke-21 yang serba mutakhir, mulai dari jet tempur F-39 Gripen, armada kapal selam Scorpene, sistem roket multi-laras Astros, pesawat angkut taktis Embraer C-390 Millennium, hingga armada pesawat serang Super Tucano. (more…)

Abaikan Isu Malaysia: Keuntungan Kongsberg Justru Meroket 50 Persen Berkat Laris Manisnya Rudal JSM dan NASAMS

Raksasa teknologi pertahanan asal Norwegia, Kongsberg Gruppen, membuktikan bahwa dinamika politik regional tidak menggoyahkan posisi mereka di pasar global. Di tengah pusaran isu negatif domestik terkait kebijakan pembatasan ekspor pemerintah Norwegia yang berujung pada pembatalan pesanan rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile) untuk Malaysia, kinerja finansial perusahaan ini justru mencatat lonjakan luar biasa. (more…)