Latest

SDV-1000V Hybrid Submarine – Bisa di Atas dan Bawah Permukaan, Andalan Pasukan Katak Negeri Ginseng

Kapal dengan kemampuan hybrid, artinya bisa menjadi kapal selam dan kapal permukaan, rasanya sudah lazim digunakan oleh satuan elite. Sebut saja Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL yang sejak beberapa tahun silam telah menggunakan SEAL Carrier dan Sub Skimmer. Sementara untuk rancangan dalam negeri, tim dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pernah membuat prototipe The Croc. (more…)

Pertempuran Udara di Masa Depan, Serahkan Urusan pada “LongShot”

Desain LongShot dari DARPA.

Tugas penerbang tempur di masa depan nampaknya jauh lebih ringan, selain ada drone pendamping, kelak juga akan ada drone yang bisa meladeni pertempuran udara ke udara, alias drone yang dimaksud dapat melepaskan rudal udara ke udara. Dengan demikian angkatan udara dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa dalam suatu operasi. (more…)

Lindungi Kantor Kepresidenan, Polisi Militer Taiwan Siaga dengan Senjata Anti Tank

Personel Polisi Militer (PM) pada pagi hari (28/7) siaga dengan membawa senjata anti tank, rasanya terdengar tidak lazim, namun itulah yang terjadi di Taipei, persisnya sejumlah anggota PM dengan mengendarai motor dan ranpur lapis baja CM-32 “Clouded Leopard” terlihat berada di sekitaran Kantor Kepresidenan. Ada apa gerangan di wilayah yang dianggap separatis oleh Beijing ini? (more…)

Inggris Cari Pengganti Howitzer Tarik 105mm L118 Light Gun

Bila Perancis berjaya dengan howitzer tarik (towed) LG series kaliber 105 mm buatan Nexter. Maka sekutunya di seberang selat, sejak lama juga mengoperasikan howitzer tarik 105 mm yang legendaris dan laris di pasaran global. Yang dimaksud adalah L118 light gun produksi BAE Systems Land and Armaments (d/h Royal Ordnance Factory). (more…)

Antara Indonesia atau India, Ukraina Sebut Raih Kontrak US$200 Juta untuk Ekspor Rudal R-27

Ukraina rupanya sukses mendulang kontrak di lini rudal, tapi ini bukan tentang rudal anti kapal RK-360MC Neptune. Melainkan ada kabar bahwa Artem, manufaktur rudal dari Ukraina, telah mendapatkan kontrak senilai US$200 juta untuk ekspor rudal udara ke udara jarak sedang R-27. Seolah memanfaatkan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), Ukraina sejak beberapa tahun belakangan gencar menawarkan rudal ini ke negara-negara pengguna jet tempur produksi Rusia. (more…)