
Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr) bersiap menjadi salah satu pemilik jaringan satelit terbesar di planet ini, tepat di bawah posisi Starlink milik Elon Musk. Berlin menargetkan peluncuran hingga 1.200 satelit ke orbit rendah bumi (Low Earth Orbit/LEO) pada tahun 2030. (more…)

Setelah mengalami pukulan telak akibat kegagalan mengamankan kontrak program pengadaan 12 unit kapal selam baru Kanada senilai 60 triliun won, industri galangan kapal utama Korea Selatan kini mengalihkan fokus strategis mereka ke pasar Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy). (more…)

Dalam pergeseran strategi militer Eropa paling masif selama beberapa dekade terakhir, Jerman secara resmi telah mencapai kesepakatan mercusuar dengan Amerika Serikat untuk membeli dan menempatkan rudal jelajah jarak jauh legendaris, Tomahawk, di wilayah domestiknya. (more…)

Langkah Australian Defence Force (ADF) yang menguji coba prototipe sistem pertahanan udara berbasis darat menggunakan rudal Standard Missile-2 (SM-2) memicu pertanyaan menarik di kalangan pengamat militer global. Mengapa Canberra lebih memilih mengembangkan sistem mandiri berbasis rudal hanud kapal perang tersebut ketimbang membeli MIM-104 Patriot—yang notabene adalah sistem hanud dan rudal paling populer buatan AS yang telah teruji dalam berbagai medan laga? (more…)

Hanya berselang beberapa hari setelah uji coba rudal balistik berbasis kapal selam (Submarine Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Cina di Pasifik Selatan, otoritas pertahanan Australia langsung mengambil langkah responsif. Australian Defence Force (ADF) merilis rekaman video dari uji coba sistem pertahanan udara berbasis darat mereka, sebuah momentum yang dinilai sebagai jawaban langsung terhadap unjuk kekuatan Beijing. (more…)

Di tengah intensitas tinggi operasi militer yang terus bergulir, korporasi negara Rusia, Rostec, melalui United Aircraft Corporation (UAC) resmi menyerahkan batch terbaru jet tempur multiperan Sukhoi Su-30SM2 dan pembom tempur (fighter bomber) Su-34 kepada Kementerian Pertahanan Rusia. (more…)

Setelah sukses membawa sistem Airborne Early Warning and Control (AEW&C) Netra Mk1 berbasis jet regional Embraer ERJ-145 hingga meraih izin tempur akhir, Angkatan Udara India (IAF) kini bersiap melakukan lompatan teknologi yang jauh lebih besar. Melalui Defence Research and Development Organisation (DRDO), India tengah mempercepat pengembangan varian terbaru yang diberi kode Netra Mk2 di bawah program AWACS India. (more…)

Sebuah pesawat jet tempur F-16C Fighting Falcon milik Angkatan Udara Yunani (Hellenic Air Force) dari Wing Tempur ke-116 dilaporkan mengalami insiden darurat dan terpaksa melakukan pendaratan darurat tanpa roda (belly landing) di Bandara Internasional Zakynthos, Yunani bagian selatan. (more…)

Geliat industri pertahanan di Asia Tenggara kembali menunjukkan taji di pasar ekspor regional lewat pencapaian terbaru dari negeri Gajah Putih. Perusahaan pertahanan terkemuka asal Thailand, Chaiseri, secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah memenangkan kontrak dari Angkatan Laut Filipina untuk memasok kendaraan tempur (ranpur) lapis baja amfibi roda ban yang dikenal sebagai Armoured Wheeled Amphibious Vehicle (AWAV) 8×8. (more…)

Keberhasilan Turki dalam mengekspor teknologi pertahanan tingkat tinggi kembali mencatat sejarah baru. Pada 7 Juli 2026, perusahaan pertahanan asal Turki, Havelsan, secara resmi mengumumkan bahwa Combat Management System (CMS) Advent telah memasuki masa dinas operasional bersama Angkatan Laut Rumania. (more…)