Latest

Cina Punya Harbin Z-20 “CopyHawk,” Tiruan Sikorsky Black Hawk dengan Mesin Lebih Kuat

Dikenal sebagai ‘peniru’ ulung, menjadikan Cina terus giat dalam melakukan reverse engineering di bidang alutsista. Salah satu kabar terbaru yang ramai di jagad maya adalah kemunculan sosok helikopter ‘tiruan’ dari UH-60 Black Hawk buatan Sikorsky. Meski kerap bersitegang secara politik dengan Amerika Serikat, AD Cina (People’s Liberation Army) diketahui justru mengoperasikan sejumlah keluarga (S-70) Black Hawk. (more…)

Sasar Pengadaan Pasca 2024, Turki Tawarkan Kapal Selam Type 209 dan Type 214 untuk TNI AL

Kontrak pengadaan kapal selam Nagapasa Class batch kedua yang terdiri dari tiga unit kapal telah ditandatangani pada 12 April lalu oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dengan kontrak senilai US$1,2 miliar menandakan target jumlah kapal selam TNI AL pada MEF (Minimum Essential Force) III akan dapat dipenuhi, yaitu dengan ketersediaan delapan unit kapal selam. Dan masih terkait pengadaan tentang kapal selam untuk TNI AL, ada kabar dari Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret A.Ş (STM). (more…)

Kemhan Datangkan Munisi UOF-2T 100mm dari Ukraina untuk Tank BMP-3F

Meski tank amfibi BMP-3F Korps Marinir dibeli dari Rusia, namun untuk kebutuhan munisinya tak melulu harus dari Rusia. Seperti belum lama diwartakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah membeli munisi untuk meriam 2A70 kaliber 100 mm dari Ukraina. Munisi ini didatangkan lewat jalur laut oleh eksportir Spetstekhnoexport  pada Januari 2019. (more…)

Keris Class LMS: Generasi Terbaru Kapal Patroli Perbatasan AL Malaysia

Ada yang membuat persamaan antara TNI AL dan AL Malaysia (TLDM), dimana sesama keluatan laut di Asia Tenggara ini menggunakan “Keris” sebagai nama kapal perang. Di TNI AL ada KCR (Kapal Cepat Rudal) KRI Keris 624, sementara di TLDM ada KD Keris yang merupakan kapal patroli perbatasan buatan Vosper Ltd. Bila KRI Keris 624 masih beroperasi, beda dengan KD Keris yang sudah dipensiunkan sejak beberapa tahun silam. Namun rupanya nama Keris tak ingin dihilangkan dalam naming ship TLDM, terbukti kapal perang terbaru AL Malaysia dari jenis Littoral Mission Ship (LMS) kembali dinamakan Keris. (more…)

“Scramble..,” Jadi Bukti Tingkat Kesiapan Operasional Penerbang Tempur TNI AU

Malam itu di sebuah ruangan di Lanud Roesmin Nurjadin, beberapa pria dengan kostum penerbang nomex berwana hijau nampak menikmati suasana santai sembari meminum kopi hangat. Ditambah alunan musik syahdu dari sound system, suasana malam yang cerah tak berawan terasa menghanyutkan sanu bari. Namun ibarat petir di siang hari bolong, suasana lounge mendadak berubah 180 derajat, hanya dalam hitungan detik, para penerbang sudah berlarian menuju ruang perlengkapan G-suite. (more…)

Senilai Rp360 Miliar, Kemhan Order Dua LST Teluk Bintuni Class Ke PT Bandar Abadi

Setelah melibatkan dua perusahaan dalam pembangunan tujuh unit Landing Ship Tank (LST) Teluk Bintuni Class (AT-117M), yaitu PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) dan PT Daya Radar Utama, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melakukan ekspansi dengan menambah pesanan dua unit LST serupa, yaitu pesanan kedelapan dan kesembilan. Untuk dua pesanan tambahan ini, Kemhan mempercayakan produksinya kepada PT Bandar Abadi Shipyard. (more…)

Untuk Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU, Kemhan Teken Kontrak Pengadaan Bom ‘Tajam’ P-250L

Setelah sukses melaksanakan serangkaian uji coba pada bom P-250L (Live), Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI pada 12 April 2019 melakukan penandatanganan kontrak pengadaan bom buatan PT Dahana untuk kebutuhan TNI AU, khususnya pada jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30MK2 Skadron Udara 11. Sebelumnya TNI AU telah menggunakan bom serupa, yaitu jenis dumb bomb P-100L untuk jenis pesawat tempur yang sama. (more…)

Kemhan Resmi Tambah Pesanan 1 Unit Helikopter NAS332 Super Puma untuk TNI AU

Selain melakukan penandatanganan kontrak pembelian tiga unit kapal selam Nagapasa Class batch kedua, pada momen yang sama hari ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI juga melakukan penandatanganan kontrak jual beli satu unit helikopter NAS 332 Super Puma C1+ yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen, Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI Bambang Kusharto dan Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Irzal Rinaldi Zailani. (more…)