Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Tag: Lockheed Martin

Untuk Pertama Kali, Jet Tempur Stealth F-35B Lightning II Sambangi Asia Tenggara

Ada suguhan yang menarik dari Singapore AirShow 2018, di pameran dirgantara terbesar di Asia ini untuk pertama kalinya disambangi oleh jet tempur stealth Lockheed Martin F-35B Lightning II. Bukan hanya pertama mendarat di pameran, tapi ini kali pertama jet tempur super canggih dari generasi kelima ini hadir kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya pada Singapore AirShow 2016, F-35 memang sudah dipamerkan, namun dalam wujud full mockup. (more…)

Mattis Datang, Pilihan F-16 Viper Untuk Indonesia Mencuat Kembali

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis baru saja melakukan lawatan resminya ke Indonesia. Pemegang level kedua otoritas pertahanan di AS, setelah Presiden dan Kongres ini pun membawa pesan penting terkait alutsista, khususnya di lini jet tempur. Pertama tentang keberatan AS bila Indonesia membeli Sukhoi Su-35, dan tentunya tawaran AS untuk pengadaan jet tempur baru untuk kebutuhan TNI AU. (more…)

Selain Perbankan, Akses Komunikasi Data TNI Juga Terganggu Akibat Satelit Telkom 1

Rasanya belum lupa dalam ingatan, di akhir Agustus lalu ada ribuan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dari salah satu bank swasta nasional yang mengalami kelumpuhan akses akibat masalah yang terjadi pada satelit Telkom 1. Rupanya masalah pada satelit milik PT Telkom tersebut tak hanya menimpa dunia perbankan, lebih dari itu imbasnya juga dirasakan pada jaringan komunikasi elektronik TNI. (more…)

DSEI 2017: Lockheed Martin Tawarkan Outrider, Micro Drone Untuk Kapal Selam

Lockheed Martin berhasil membuat terobosan revolusioner dalam jagad drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Di ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017 yang berlangsung di ExCel, London (12 – 17 September), manufaktur alutsista asal Negeri Uwak Sam ini meluncurkan micro drone yang diberi label “Outrider.” (more…)

P-3C Orion: Kombinasi Apik dari Pesawat Intai Maritim, Pemburu Kapal Selam, dan SAR di Laut Lepas

Suatu hari ada seorang kawan yang bertanya, apakah jenis pesawat intai milik asing yang paling sering wara-wiri di atas udara Indonesia? Jawaban pastinya tentu ada di tangan pihak yang berwenang seperti Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional), namun bila ditakar dari kehadiran pesawat intai yang mampir dan melintas secara ‘resmi’ dengan pemberitahuan, maka sosoknya akan mengerucut pada P-3C Orion, jenis pesawat intai maritim jarak jauh, sekaligus pembasmi kapal selam produksi Lockheed Martin. (more…)

Antara Menhan dan KSAU, Beda Pandangan Soal Pesawat Angkut Berat?

Perbedaan statemen dalam rencana pengadaan alutsista rasanya kerap terjadi. Seperti dalam rencana pengadaan pesawat angkut berat untuk kebutuhan TNI AU, bila Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu pada Januari 2017 telah memutuskan untuk membeli lima unit Airbus A400M Atlas senilai US$2 miliar, maka sebaliknya dari pihak user, yakni TNI AU lewat KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan justru pihaknya akan mendatangkan C-130J Super Hercules. (more…)

Mengenal Sensor M-TADS/PNVS di Helikopter Serang AH-64E Apache Guardian TNI AD

Ada kabar baru dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, pada 28 April lalu telah dirilis kontrak dalam program FMS (Foreign Military Sales) untuk paket komponen helikopter serang AH-64E Apache Guardian. Kali ini bukan tentang pengadaan rudal, melainkan perangkat intai dan penjejak sasaran yang akan terpasang secara terintegrasi di helikopter Apache. Perangkat yang dimaksud adalah Modernized Target Acquisition Designation Sight/ Pilot Night Vision Sensor System (M-TADS/PNVS) yang diproduksi oleh Lockheed Martin di Orlando, Florida. (more…)

Untuk F-16 C/D Block 52ID TNI AU, Pilih Sniper ATP atau LITENING pod?

Mike Pence, orang nomer dua dari Negeri Uwak Sam baru saja meninggalkan Indonesia setelah melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Diantara banyak hal yang menjadi topik pembicaraan dengan pemerintah RI adalah pada sektor pertahanan, khususnya pengadaan alutsista. Selain dalam waktu dekat TNI akan menerima kedatangan helikopter serbu AH-64 Apache, masih ada sisa lima unit F-16 C/D Block 52ID yang akan tiba akhir tahun ini. Tentang armada F-16 C/D, pemerintah RI terbilang serius untuk melengkapi Sang Elang Penempur dengan jenis rudal terbaru dan sensor mutakhir. (more…)

Kejar Ketertinggalan, F-16 A/B Block 15 TNI AU Bakal Mendapat Mid Life Uprade

Indonesia bersama Singapura dan Thailand adalah ‘sejawat’ pada masa-masa awal penggunaan jet tempur F-16 A/B Fighting Falcon. Meski kuantitas yang dimiliki berbeda setiap negara, kepemilikan F-16 pada awal dekade 90-an turut memberi suasana perimbangan kekuatan militer yang kondusif di kawasan Asia Tenggara. Meski sama-sama sebagai pengguna F-16 A/B Block 15 OCU (Operational Capability Upgrade), faktanya Indonesia kini menjadi yang tertinggal dalam program peningkatan F-16 A/B. (more…)

Bukan UH-60M, Helikopter Black Hawk Untuk TNI AD Adalah S-70i

Di artikel kami terdahulu, disebut bahwa TNI AD akan mengakuisisi helikopter angkut sedang UH (Utility Helicopter)-60M Black Hawk untuk memperkuat Puspenerbad. Hadirnya Black Hawk dirasa perlu untuk mengimbangi kemampuan helikopter serbu AH-64E Apache yang gelombang pertamanya akan tiba di Indonesia tahun ini. Meski beda peran, antara Black Hawk dan Apache mengadopsi jenis mesin yang serupa, dengan begitu faktor kecepatan dan jarak tempuh dirasa ideal untuk mendukung suatu operasi tempur. Dan, kini ada kabar terbaru bahwa sejatinya yang akan diakuisisi TNI AD bukanlah UH-60M Black Hawk. (more…)