Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Songsong Kapal Selam Nuklir SNLE-3G, Perancis Umumkan Dimulainya Produksi Rudal Balistik (SLBM) M51.4

Tak lama setelah Cina memamerkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam atau submarine launched ballistic missile (SLBM) JL-3 (Jù Làng Sān-3) di parade militer Victory Day ke-80 di Beijing pada 3 September lalu, maka ada kabar dari Negeri Eiffel, yang menyebut tahap produksi SLBM terbaru untuk kapal serang nuklir Perancis M51.4 telah dimulai.

Baca juga: Diluncurkan dari Kapal Selam Nuklir Type 094 (Jin Class) – Rudal Balistik Antarbenua JL-3 Jadi Momok Menakutkan Buat AS

Persisnya, pada 7 September 2025, Menteri Pertahanan Perancis, Sébastien Lecornu, mengumumkan di akun X resminya, bahwa Perancis telah meluncurkan tahap produksi M51.4, versi masa depan dari rudal balistik strategis untuk diluncurkan dari kapal selam.

Sebagai catatan, sejak 9 September 2025, Lecornu tidak lagi menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Sébastien Lecornu saat ini telah ditunjuk sebagai Perdana Menteri Perancis, menggantikan François Bayrou.

Dalam pernyataannya saat menjadi menteri pertahanan, Lecornu menegaskan kembali bahwa kemampuan penangkalan nuklir Perancis tetap menjadi landasan pertahanan nasional, yang menggarisbawahi sifat otonom dan berdaulat. Pengumuman Lecornu disampaikan saat kunjungannya di atas kapal selam rudal balistik nuklir (SNLE) Perancis dalam patroli pelatihan, yang menyoroti pentingnya operasional program tersebut dan memberikan penghormatan kepada para awak yang menjalankan misi paling strategis: menangkal agresi untuk melindungi kepentingan vital Perancis.

SLBM M51.4 dikembangkan oleh ArianeGroup, rudal balistik ini disebut akan memiliki jangkauan yang lebih luas, akurasi yang lebih baik, dan sistem penetrasi yang lebih baik dibandingkan dengan rudal M51 yang saat ini terpasang di kapal selam Triomphant class.

Keluarga rudal balistik SLBM M51 dirancang dan diproduksi oleh ArianeGroup. Mulai beroperasi pada tahun 2010, SLBM M51 menggantikan SLBM sebelumnya M45 dan telah mengalami modernisasi berturut-turut.

Rudal Balistik M51 di Kapal Selam Triomphant Class – Rahasia Kekuatan Nuklir Perancis dari Bawah Lautan

 

M51 adalah rudal berbahan bakar padat tiga tahap (three stage) dengan berat sekitar 53 ton dan panjang 12 hingga 13 meter. Rudal ini dapat membawa multiple independently targetable reentry vehicles (MIRVs). Varian sebelumnya seperti M51.1 membawa hulu ledak TN-75, sementara varian M51.2 mengintegrasikan hulu ledak Tête Nucléaire Océanique (TNO) baru, yang menawarkan peningkatan kemampuan bertahan terhadap pertahanan rudal.

SLBM M51.3 yang saat ini digunakan pada Triomphant class memiliki jangkauan lebih dari 9.000 kilometer dan dapat membawa antara empat dan enam hulu ledak dengan akurasi dan bantuan penetrasi yang ditingkatkan.

Varian terbaru M51.4 meskipun spesifikasi teknisnya masih dirahasiakan, penilaian sumber terbuka menunjukkan bahwa rudal ini akan menggabungkan peningkatan lebih lanjut dalam propulsi, sistem pemandu, dan integrasi muatan. Kemampuannya yang diharapkan mencakup jangkauan yang lebih jauh, akurasi yang lebih baik, dan sistem penetrasi baru yang dirancang untuk mengungguli jaringan pertahanan rudal yang terus berkembang.

Produksi rudal SLBM M51.4 juga terkait dengan pembangunan armada SSBN (Submersible Ship Ballistic Nuclear) generasi ketiga, yang dikenal sebagai SNLE-3G (Sous-marin Nucléaire Lanceur d’Engins de Troisième Génération).

Kapal selam SNLE-3G class saat ini sedang dibangun di galangan Naval Group, dan menjadi landasan lain dari program modernisasi rudal balistik M51 series. Dengan panjang yang diproyeksikan mencapai 150 meter dan bobot benaman sekitar 15.000 ton saat terendam, kapal selam SNLE-3G akan lebih besar dan lebih siluman daripada Triomphant class yang ada saat ini. Pembangunan kapal pertama SNLE-3G dimulai pada Maret 2024, dan direncanakan untuk mulai beroperasi pada 2035.

Kapal selam SNLE-3G masing-masing akan dilengkapi dengan 16 tabung rudal untuk seri M51 dan rangkaian sonar canggih, termasuk sonar haluan, susunan sayap, dan susunan tarik optik ALRO. Pembangunan kapal pertama dimulai pada Maret 2024, dan direncanakan untuk mulai beroperasi pada 2035. (Gilang Perdana)

AL Perancis Resmikan Beroperasinya Unit Perdana Kapal Selam Nuklir Suffren Class