
Penempatan kapal selam serang bertenaga nuklir (SSN) milik Amerika Serikat dan Inggris di Australia melalui skema Submarine Rotational Force – West (SRF-W) mulai tahun depan (2027) menandai pergeseran peta kekuatan militer yang amat signifikan di kawasan Indo-Pasifik. (more…)

Presiden Rusia Vladimir Putin mengonfirmasi bahwa pengembangan Unmanned Underwater Vehicle (UUV) alias drone bawah laut bertenaga dan berhulu ledak nuklir, Poseidon, telah memasuki tahap akhir dan akan segera ditempatkan dalam status siaga tempur (combat alert). (more…)

Dalam doktrin peperangan bawah laut modern, efisiensi operasional dan kecepatan pengambilan keputusan ditentukan oleh seberapa canggih Submarine Tactical Integrated Combat System (SUBTICS) yang diusungnya. Dikembangkan oleh Naval Group (d/h DCNS), SUBTICS merupakan sistem manajemen pertempuran (Combat Management System/CMS) terintegrasi yang bertindak sebagai “otak sentral” bagi kapal selam Scorpene class. (more…)

Program modernisasi armada bawah laut Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) resmi memasuki babak baru yang krusial. Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa proses pemotongan baja pertama (steel cutting) untuk kapal selam serang bertenaga nuklir generasi terbaru, SSN-AUKUS, akan dimulai pada tahun depan (2027). Langkah ini menandai dimulainya konstruksi fisik armada yang diproyeksikan berjumlah hingga 12 unit untuk menggantikan kapal selam serang Astute class. (more…)

Pengamatan citra satelit pada 12 Juli mencatat momen penting di Galangan Kapal Bohai, Cina, saat empat armada kapal selam Angkatan Laut Cina (PLAN) terlihat bersandar secara bersamaan di dermaga outfitting. Penampakan ini menarik perhatian pengamat militer global karena seluruh armada tersebut berada dalam tahap akhir konstruksi dan siap menjalani pengujian, menegaskan lonjakan kapasitas produksi alutsista bawah air Cina secara masif. (more…)

Tabung peluncur torpedo standar kaliber 21 inci atau 533 mm pada kapal selam kini tidak lagi hanya menjadi domain eksklusif bagi torpedo berat, rudal anti-kapal, atau penyebaran ranjau laut. Dua perusahaan pertahanan asal Jerman, GABLER yang dikenal sebagai spesialis pembuat tiang mast kapal selam dan FLANQ sebagai pabrikan teknologi otonom maritim, baru saja mengumumkan keberhasilan uji penerimaan laut (Sea Acceptance Test/SAT) untuk Ranger. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) ke Samudera Pasifik pada 6 Juli 2026 telah memicu gelombang kritik dan kecaman dari negara-negara di kawasan. (more…)

Hanya berselang beberapa hari setelah uji coba rudal balistik berbasis kapal selam (Submarine Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Cina di Pasifik Selatan, otoritas pertahanan Australia langsung mengambil langkah responsif. Australian Defence Force (ADF) merilis rekaman video dari uji coba sistem pertahanan udara berbasis darat mereka, sebuah momentum yang dinilai sebagai jawaban langsung terhadap unjuk kekuatan Beijing. (more…)

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara resmi mengakhiri masa tugas aktif salah satu kapal selam serang cepat bertenaga nuklir andalannya, USS Alexandria (SSN-757), melalui upacara inaktivasi yang khidmat di Pangkalan Laut Point Loma, San Diego pada 29 Juni 2026. (more…)

Melihat senapan mesin dipasang pada bagian luar kapal selam yang sedang berlayar di permukaan adalah pemandangan yang sangat langka di era modern. Hal ini tentu sangat berbeda dengan era Perang Dunia II, di mana kapal selam kala itu lazim dilengkapi dengan kanon dek (deck gun) atau meriam anti-serangan udara (AA gun) untuk menghadapi ancaman permukaan. (more…)