
Dalam doktrin peperangan bawah laut modern, efisiensi operasional dan kecepatan pengambilan keputusan ditentukan oleh seberapa canggih Submarine Tactical Integrated Combat System (SUBTICS) yang diusungnya. Dikembangkan oleh Naval Group (d/h DCNS), SUBTICS merupakan sistem manajemen pertempuran (Combat Management System/CMS) terintegrasi yang bertindak sebagai “otak sentral” bagi kapal selam Scorpene class. (more…)

Dalam pertempuran bawah laut modern, keberhasilan sebuah kapal selam tidak hanya ditentukan oleh seberapa senyap melaju di kedalaman, melainkan juga seberapa tersembunyi saat melepaskan amunisi utamanya. Momen penembakan torpedo atau rudal anti-kapal sejatinya merupakan fase paling krusial di mana posisi kapal selam paling berisiko terbongkar akibat munculnya transient acoustic signature atau jejak suara mendadak. (more…)

Perusahaan spesialis baterai industri asal Perancis, Saft—anak perusahaan dari raksasa energi TotalEnergies, resmi mendapatkan kontrak skala besar dari pembuat kapal perang Naval Group. Kontrak ini menugaskan Saft untuk memasok sistem baterai Lithium-ion (Li-ion) generasi terbaru untuk armada kapal selam “Blacksword Barracuda” dan keluarga kapal selam Scorpene class. (more…)

Kemampuan insinyur Indonesia kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian industri pertahanan nasional. Melalui keberhasilan menyelesaikan Qualification Section, PT PAL Indonesia bersama Naval Group menegaskan bahwa transfer teknologi pada Program Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) telah berjalan efektif dan menghasilkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional sesuai standar manufaktur kapal selam kelas dunia. (more…)

Perancis baru saja memecahkan sebuah proyek raksasa yang selama ini kerap menyulitkan kekuatan angkatan laut utama dunia, yakni menyerahkan kapal selam serang nuklir (Nuclear Attack Submarine/SSN) baru lebih cepat dari jadwal semula. (more…)

PT PAL Indonesia bersama dengan mitra strategis dari Perancis, Naval Group, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan postur pertahanan nasional melalui pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved untuk TNI AL. Saat ini, proyek pembangunan kapal selam canggih tersebut dilaporkan telah resmi memasuki tahap pre-production (pra-produksi). (more…)

Meski pembangunan kapal selam Scorpene membutuhkan waktu sekitar 6 sampai 7 tahun, namun, langkah penting telah dimulai pada hari Jumat lalu, persisnya PT PAL Indonesia bersama Naval Group melaksanakan kegiatan Steel Cutting Qualification Section kapal selam Scorpene Evolved di Surabaya, Jawa Timur. (more…)

Diluncurkan pada 7 November 2022, tanda-tanda komisioning BPC Amiral Ronarc’h (D660), unit pertama dari fregat Frégate de Défense et d’Intervention (FDI) – Belharra class kian terasa dekat, setelah Amiral Ronarc’h dilaporkan telah meninggalkan galangan kapal Naval Group di Lorient, menuju pelabuhan asalnya di Brest. (more…)

Tak lama setelah Cina memamerkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam atau submarine launched ballistic missile (SLBM) JL-3 (Jù Làng Sān-3) di parade militer Victory Day ke-80 di Beijing pada 3 September lalu, maka ada kabar dari Negeri Eiffel, yang menyebut tahap produksi SLBM terbaru untuk kapal serang nuklir Perancis M51.4 telah dimulai. (more…)

Setelah kebocoran data dan dokumen rahasia kapal selam Scorpene India (Kalvari class) pada tahun 2016, praktis galangan kapal ternama Perancis, Naval Group (d/h DCNS) harus ekstra waspada terkait serangan siber. Namun, potensi akan selalu ada, mengingat teknologi tinggi kapal selam yang menarik minat komunitas intelijen. (more…)