Daya Gempur M361 ATMM Thailand: Mortir Truk Otonom Elbit Systems dengan Presisi Iron Sting 120mm

Ketegangan di wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja baru-baru ini memperlihatkan pemandangan menarik dengan kemunculan sistem persenjataan bantu infanteri yang tergolong baru bagi publik Asia Tenggara. Dalam rekaman video yang beredar, Angkatan Darat Thailand (RTA) terlihat mengoperasikan M361 Autonomous Truck Mounted Mortar (ATMM).
Kendaraan tempur ini bukan sekadar truk pengangkut senjata biasa, melainkan platform bantu infanteri modern yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan raksasa pertahanan asal Israel, Elbit Systems.
Thailand dilaporkan telah mengoperasikan sekitar 22 unit self-propelled mortar ini, yang merupakan integrasi antara platform truk 4×4 buatan India, Tata LPTA, dengan Spear Mortar System kaliber 120 mm.
Inti dari keunggulan M361 ATMM terletak pada kemampuannya untuk beroperasi secara otonom. Berbeda dengan mortir tradisional yang membutuhkan waktu lama untuk dipasang dan dibidik, sistem M361 memungkinkan prajurit melakukan prosedur shoot-and-scoot atau menembak lalu segera berpindah posisi hanya dalam hitungan menit. Kemampuan ini sangat krusial dalam menghindari tembakan balasan artileri musuh (counter-battery fire).

Spear Mortar System yang menjadi jantung dari M361 merupakan teknologi turunan dari sistem Cardom yang sudah teruji di medan perang. Keunggulan utama Spear terletak pada sistem rekoil (hentakan) rendah yang revolusioner. Teknologi ini mampu meredam gaya hentakan hingga di bawah 10-15 ton, sehingga mortir kaliber besar 120mm dapat dipasang di atas truk ringan tanpa risiko merusak sasis kendaraan.
Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan fire control system (FCS) digital yang sangat presisi, memungkinkan penargetan otomatis dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.
Some footage has surfaced, showing the RTA’s M361 Autonomous Truck Mounted Mortar (ATMM) in action.
The RTA has 22 M361 ATMM self-propelled mortars in service and they all employ Elbit Systems’ SPEAR mortar system, with a 120 mm mortar.
— T-55AM1 (@T_55AM1_) January 6, 2026
Kecanggihan M361 ATMM Thailand semakin lengkap dengan kompatibilitasnya terhadap amunisi pintar terbaru dari Elbit Systems, yakni Iron Sting. Iron Sting adalah mortir pintar (guided mortar munition) kaliber 120mm yang menggunakan pemandu laser dan GPS untuk menghancurkan target secara presisi.
Dengan integrasi Iron Sting, M361 tidak lagi sekadar senjata penghancur area, tetapi berubah menjadi senjata presisi yang mampu melumpuhkan bunker atau kendaraan lapis baja di balik perlindungan medan tanpa menyebabkan kerusakan kolateral yang besar. Kemampuan ini memberikan keuntungan taktis yang luar biasa bagi infanteri Thailand dalam operasi di wilayah perbatasan yang berbukit dan padat vegetasi.
Hancurkan Peluncur Roket Hamas, Israel Pertama Kali Gunakan “Mortir Pintar” Iron Sting
Secara operasional, kombinasi antara mobilitas tinggi truk Tata, otomasi Spear Mortar System, dan akurasi Iron Sting menjadikan RTA salah satu kekuatan infanteri paling modern di kawasan. Sistem M361 ATMM mampu meluncurkan hingga 15 butir peluru per menit dengan jangkauan mencapai 7 hingga 12 kilometer tergantung pada jenis amunisi yang digunakan.
Penggunaan teknologi otonom ini juga mengurangi jumlah personel yang dibutuhkan untuk mengoperasikan senjata, sekaligus meningkatkan keselamatan kru melalui pengoperasian dari dalam kabin yang terlindungi.
Kemunculan M361 ATMM di perbatasan Thailand-Kamboja ini mengirimkan pesan kuat mengenai modernisasi militer Thailand yang semakin mengandalkan sistem artileri presisi dan mobile. Di era peperangan modern di mana kecepatan dan akurasi adalah segalanya, sistem buatan Elbit Systems ini terbukti menjadi aset strategis yang memberikan keunggulan mutlak bagi pasukan infanteri di lapangan. (Haryo Adjie)


