
Angkatan Udara Thailand (RTAF) secara resmi memperkenalkan unmanned aerial vehicle (UAV) atau drone kamikaze hasil pengembangan dalam negeri. Langkah ini menempatkan Thailand sebagai salah satu pionir di Asia Tenggara dalam memproduksi senjata “loitering munition” yang memiliki kemiripan desain dengan drone legendaris asal Iran, Shahed-136. (more…)

Hari ini tepat 29 tahun yang lalu, sejarah baru tercipta di kawasan Asia Tenggara. Pada 27 Maret 1997, Angkatan Laut Kerajaan Thailand (RTN) resmi mengoperasikan HTMS Chakri Naruebet (CVH-911), menjadikannya negara pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara yang memiliki kapal induk. Namun, di balik kemegahannya, kapal ini menyimpan kisah pasang surut yang dramatis. (more…)

Meski progresif dalam inovasi, industri pertahanan Cina kini tengah menghadapi sorotan tajam terkait kualitas dan keandalan produk-produknya. Sebuah penilaian dari Sam Cranny-Evans dari Calibre Defence mengungkapkan bahwa ekspor pertahanan Cina kian berada di bawah pengawasan ketat. (more…)

Meski personel kavaleri Angkatan Darat Thailand (Royal Thai Army/RTA) telah dibuat kecewa dengan performa buruk Main Battle Tank (MBT) VT4, yang mengalami sejumlah masalah pada laras meriamnya. Namun, rupanya itu tak membuat Angkatan Darat Thailand kapok untuk kembali mengorder ranpur (kendaraan tempur) lapis baja dari pihak manufaktur, China North Industries Group Corporation (Norinco). (more…)

Ketegangan di wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja baru-baru ini memperlihatkan pemandangan menarik dengan kemunculan sistem persenjataan bantu infanteri yang tergolong baru bagi publik Asia Tenggara. Dalam rekaman video yang beredar, Angkatan Darat Thailand (RTA) terlihat mengoperasikan M361 Autonomous Truck Mounted Mortar (ATMM). (more…)

Dalam doktrin militer, sebuah Tank Tempur Utama (Main Battle Tank) bukan sekadar mesin perang, melainkan simbol kedaulatan dan pelindung nyawa kru di dalamnya. Namun, di garasi Angkatan Darat Thailand (RTA), muncul sebuah kontras yang tajam antara dua alutsista andalan mereka: Norinco VT4 dari Cina dan T-84 Oplot-T dari Ukraina. (more…)

Dalam konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja, terutama di wilayah sekitar Kuil Preah Vihear, terdapat satu alutsista yang kehadirannya selalu memicu efek psikologis besar bagi lawan. Meskipun sejatinya dirancang sebagai sistem pertahanan udara jarak dekat (SHORAD), M163 Vulcan Air Defense System (VADS) milik militer Thailand justru lebih sering terlihat beraksi dalam misi ground fire support (dukungan tembakan darat). (more…)

Dunia militer Asia Tenggara kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang viral di media sosial. Belum reda perbincangan mengenai insiden pecahnya laras meriam MBT Norinco VT4 milik Thailand beberapa waktu lalu, kini perhatian netizen tertuju pada video yang memperlihatkan sistem peluncur roket multipel (Multiple Launch Rocket System/MLRS) Norinco PHL-81 milik Kamboja yang tampak meledak saat beroperasi. (more…)

Alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) kembali jadi tema diskusi, khususnya dalam konflik yang terkait Kamboja dan Thailand di perbatasan, setelah jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan video pendek yang memperlihatkan deru self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) milik Angkatan Darat Thailand. (more…)

Secara faktual, meskipun Indonesia adalah pembeli ekspor pertama (launch customer) T-50 Golden Eagle di dunia pada tahun 2011, spesifikasi T-50i TNI AU tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan T-50TH milik Thailand. Meski begitu, ketertinggalan spesifikasi bukan selalu terkait anggaran. (more…)