Di dekade 60-an, selain armada RI kental dengan perkuatan berupa kapal kombatan bertonase besar seperti kapal penjelajah, kapal perusak dan frigat, namun TNI AL (d/h ALRI) tak melupakan keberadaan unsur patroli. Dengan tonase yang relatif ringan, kapal patroli efektif untuk meronda dan melakukan pengawalan secara terbatas di pangkalan dan daerah operasi. (more…)
Ada sepenggal rasa bangga datang dari Amerika Selatan, ini bukan tentang pencapaian kerjasama atau prestasi di bidang olah raga, melainkan pada 6 Juni 2018, AL Peru (Peruvian Navy) telah meresmikan pengoperasian BAP Pisco (AMP-156), yang tak lain adalah kapal perang jenis LPD (Landing Platform Dock). Lantas apa yang menarik dari BAP Pisco yang dirilis ribuan mil dari Indonesia ini? (more…)
Satuan Kapal Eskorta (Satkor) yang terdiri dari elemen frigat dan korvet adalah kunci utama dalam sruktur armada TNI AL. Dengan bekal persenjataan yang modern, sistem komunikasi elektronik dan navigasi ikut menjadi tumpuan dalam keberhasilan operasi di lautan. Dan setelah beberapa waktu lalu beberapa korvet mendapat instalasi Satcom Ku-Band, kini jajaran armada Satkor tengah menguji coba aplikasi yang disebut Geographic Reporting Information Management System (GRIMS) di Tactical Operation Centre Satkor Koarmada II, Surabaya. (more…)
Di mata perompak dan penyelundup, sosok peluncur rudal anti kapal mungkin tak membuat mereka gentar, perompak yang cermat menyadari bahwa rudal anti kapal dengan harga belasan miliar tak bakalan diluncurkan untuk menghadapi sasaran dengan intensitas rendah alias low priority. Namun, sebaliknya perompak bersenjata akan berpikir dua kali untuk menghadapi kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) yang terpasang di kapal patroli. Pasalnya jika tahapan peringatan tak diindahkan, kanon PSU yang juga garang untuk melibas sasaran di permukaan tak segan-segam untuk mengumbar proyektil, semua dilakukan demi penegakan hukum laut di teritorial NKRI. (more…)
Jika ada yang bertanya, apakah ada ‘sisa’ kapal perang ini yang dapat dilihat? Maka jawabannya memang tidak ada. Namun paling tidak, dari beberapa foto yang terpublikasi, sosok kapal perang jenis perusak (destroyer) Skoryy Class yang pernah dimiliki TNI AL (d/h ALRI) ini pernah menorehkan kisah sejarah perkembangan alutsista di Tanah Air, di jaman Indonesia dipandang sebagai kekuatan militer terbesar di Asia Selatan. (more…)
Untuk membentuk watak pelaut ulung dan pengalaman navigasi di lautan lepas, berlatih menggunakan kapal latih tiang tinggi adalah pilihan ideal bagi pelatihan calon perwira angkatan laut. Namun untuk penguasaan alutsista dan teknologi yang ada di kapal, maka jawaban yang pas adalah penggunaan jenis korvet latih. (more…)
Meski kontrak pembelian belum diteken, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia bakal membeli lima unit pesawat angkut C-130J Super Hercules dari Lockheed Martin. Pernyataan Menhan Ryamizard disampaikan usai bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James N Mattis di Hawaii pada Selasa (29/5). (more…)
Bulan lalu, Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok disinggahi beberapa kapal perang asing dalam rangka hajatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018. Dan kini, di dermaga yang sama telah hadir dua kapal perang AL Jepang. (more…)
Siapa yang tak kenal dengan Cadilage Cage V-150 Commando, panser 4×4 ini begitu melekat sebagai arsenal Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya Kodam Jaya. Debutnya pun kondang sebagai ranpur yang merekatkan cita rasa antara Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina sebagai penggunanya. Didatangkan pada pertengahan 1970-an lewat proyek Giling Wesi, jelas usia V-150 kini tak muda lagi. TNI AD lewat Direktorat Peralatan Bengkel Pusat Peralatan (Ditpalad) pun telah melakukan serangkaian retrofit. (more…)
Adopsi quad rail handguard dan popor jenis telescopic buttstock pada senapan serbu tengah menjadi tren saat ini. Menawarkan fleksibilitas dalam pemasangan beragam aksesoris serta kelengkapan, adalah kemudahan yang ditawarkan dari konsep quad rail handguard. Dan kini dipasaran beberapa manufaktur telah mencomot model tersebut, sebut saja Heckler&Koch, SIG Sauer dan dari dalam negeri Komodo Armament bahkan telah merilis model senapan serbu kaliber 5,56 x 45 mm yang mengusung kombinasi desain quad rail handguard dan popor telescopic buttstock. (more…)