Pelan namun pasti, Lockheed Martin berusaha mengatasi beragam problem dan tantangan yang terkait jet tempur stealth F-35 Lightning II. Selain masalah cacat produksi yang belum teratasi secara tuntas, pekerjaan rumah bagi Lockheed Martin adalah bagaimana menurunkan biaya operasional dan biaya pemeliharaan F-35 yang dikenal sangat tinggi. (more…)
Tak ingin kalah dari Indonesia yang banyak merilis prototipe alutista, Thailand dalam ajang pameran pertahanan Defense & Security 2022 di Bangkok, merilis jenis prototipe senjata artileri berat berupa peluncur roket multilaras gerak sendiri – self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang diberi nama PULS (Precise and Universal Launching System). Sebagai produk domestik Thailand, PULS menawarkan bukan saja multi laras, melainkan peluncur roket multi kaliber. (more…)
Sejak diperkenalkan pada September 2017, Mobile SHORAD (Short Range Air Defence) dari Saab Bofors Dynamincs yang menawarkan integrasi sistem rudal RBS-70 NG RCWS dan radar Giraffe 1x dalam platform rantis lapis baja, telah membetot perhatian dunia. Itu lantaran, pertama kalinya rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 dibuat dalam modul peluncur RCWS (Remote Control Weapon System). (more…)
Untuk kedua kalinya, galangan swasta nasional yang berbasis di Batam, PT Batamec Shipyard, meluncurkan kapal tanker Tarakan Class, yakni KRI Balongan 908, yang resmi diluncurkan pada Hari Minggu, 4 September 2022. Sebelumnya, PT Batamec telah meluncurkan KRI Bontang 907, yang merupakan unit kedua Tarakan Class pada 26 September 2018. (more…)
Dengan mendapat penolakan dari sejumlah karyawannya, belum lama ini, Microsoft telah menyepakati kontrak senilai US$21,9 miliar untuk memasok kacamata tempur (combat goggles) untuk kebutuhan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). Kesepakatan itu dicapai meski karyawan Microsoft selama bertahun-tahun menuntut agar kesepakatan militer itu dihentikan. (more…)
Roketsan punya nama besar sebagai manufaktur persenjataan asal Turki, dan dari beragam jenis senjata yang telah dirilis, satu yang mungkin terlewatkan dari perhatian adalah kemampuan Roketsan dalam merancang dan memproduksi rudal balistik taktis. Bukan sekedar wacana, dan juga bukan lagi prototipe, Roketsan sejak 2018 telah meluncurkan Bora Tactical Ballistic Missile, yang notabene kini telah digunakan Artileri Angkatan Darat Turki. (more…)
Meski Polandia bertetangga dengan Ceko, dan sesama anggota NATO, namun ada kabar, bahwa Polandia justu melirik peluncur roket multi kaliber – MLRS (Multiple Launch Rocket Systems) produksi Korea Selatan, K239 Chunmoo. Bukannya melirik MLRS produksi Excalibur Army dari Ceko, menurut informasi dari Defence24.com pada 27 Agustus 2022, Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Błaszczak mengumumkan bahwa Polandia akan memperoleh MLRS K239 Chunmoo dari Korea Selatan. (more…)
Seolah menjawab desas-desus yang merebak sejak awal tahun, ahirnya Angkatan Udara Iran telah menyatakan pihaknya telah memutuskan untuk mengakuisisi 24 jet tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia, dimana armada Su-35 yang akan diterima Iran berasal dari bekas pesanan Mesir yang batal dibeli akibat tekanan Washington pada Kairo terkait sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA). (more…)
Jembatan ponton (pontoon bridge) yang satu ini bukan barang baru dalam arsenal militer Rusia, lantaran PP-2005M pontoon bridge sudah diserahkan ke Kementerian Pertahanan Rusia pada tahun 2016 silam, dan setahun kemudian resmi dioperasikan satuan zeni tempur Angkatan Darat Rusia di Vladimir Region (Rusia Tengah). Debutnya menjadi menarik, pasalnya PP-2005M juga ikut dilibatkan dalam operasi militer khusus Rusia di Ukraina, dimana jembatan ponton ini berperan penting untuk menghubungkan antar sisi sungai yang jembatannya telah hancur atau dirusak dalam pertempuran. (more…)
Ketika Amerika Serikat dan NATO punya rudal anti kapal yang diluncurkan dari jet tempur, seperti AGM-84 Harpoon dan AM-39 Exocet, maka Cina yang punya ambisi ekspansi dan potensi konflik dengan negara-negara di kawasan sengketa Laut Cina Selatan, juga telah mempersiapkan rudal anti kapal yang bisa diluncurkan dari platform jet tempur dan pembom. Salah satunya adalah KongDi (KD)-88, yang belum lama ini dipamerkan sebagai kelengkapan senjata pada pembom tempur JH-7A Flying Leopard. (more…)