
Setelah memasok rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) First Win 4×4 untuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ada kabar bahwa rantis produksi Thailand ini mendapatkan kontrak ekspor jumbo untuk militer Pakistan. Jumlah yang dibeli mencapai 100 unit, yang mana sebagian unit First Win akan dibuat di Pakistan sebagai bagian dari kesepatan alih teknologi. (more…)

Di tengah kabar yang menyebut Cina menolak permintaan Israel untuk memasok senjata laser anti drone, ada berita terbaru dari Negeri Xi Jinping, yakni manufaktur senjata Norinco bakal memperkenalkan ranpur VN-22 6×6 dalam varian laser gun. Varian VN-22 terbaru ini diduga akan diperlihatkan ke publik saat pameran dirgantara dan militer Zhuhai Airshow 2024 (12 – 17 November 2024) di di Zhuhai, Guangdong. (more…)

Model latihan yang satu ini sepertinya ideal untuk dijalankan oleh Korps Marinir, yakni melakukan operasi pendaratan sembari simultan menggelar latihan anti drone, maklum dalam perang asimetris segala sesuatu bisa terjadi, termasuk ancaman dari drone kamikaze yang datang dari udara dan laut. Seperti belum ini dilakukan oleh French Navy’s Naval Action Force (FAN) Training Division yang menggelar latihan Wildfire di lepas pantai Toulon, selatan Perancis. (more…)

Meski sejumlah ranpur (kendaraan tempur) produksi Dalam Negeri telah diakuisisi oleh TNI, namun, sampai saat ini belum ada jenis ranpur atau ransus (kendaraan khusus) amfibi rancangan industri Dalam Negeri, yang diakuisisi TNI. Seperti diketahui, walau beberapa telah diperlihatkan ke publik, tapi nasibnya ‘mentok’ sebagai prototipe, alias belum digunakan oleh satuan TNI. Hal yang berbeda dengan Thailand. (more…)

Seolah ingin menandingi K-4386 “Typhoon Airborne” milik pasukan lintas udara Rusia yang dipersenjatai kanon 2A4 kaliber 30 mm, Ukraina belum lama ini meluncurkan kendaraan tempur (ranpur) lapis baja sejenis yang punya kemampuan Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP). Yang dimaksud adalah Varta 2 4×4 yang dipamerkan pada pameran pertahanan MSPO 2024 di Kielce, Polandia. (more…)

Kubu Barat pernah dipermalukan pada bulan Mei lalu, yakni dengan digelarnya “War Trophies” di Victory Park, Moskow, beragam jenis persenjataan dari AS dan sekutunya yang digunakan Ukraina dipamerkan ke publik dalam kondisi rusak, sebut saja mulai dari Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams, Leopard series sampai berbagai jenis ranpur APC, baik roda ban maupun roda rantai. Meski begitu, masih ada yang kurang dari “War Trophies” kala itu. (more…)

Rusia dan Korea Utara telah mengikat kerja sama pertahanan yang lebih erat, sebagai wujudnya sejumlah pasokan persenjataan dan amunisi dari Korea Utara telah disalurkan untuk membantu Rusia dalam perang di Ukraina. Seperti kabar terbaru yang menyebut adanya ranpur (kendaraan tempur) buatan Korea Utara (Korut) yang untuk pertama kali terlihat dalam palagan di Ukraina. (more…)

Pandur II 8×8 resminya tidak ada dalam daftar arsenal Infantry Fighting Vehicle (IFV) Angkatan Darat Israel, pasalnya untuk segmen IFV roda ban, sudah ada Eitan 8×8 produksi dalam negeri. Namun, postingan di media sosial memperlihatkan Pandur II 8×8 lengkap dengan turret UT30 MK2 – sejenis yang digunakan TNI AD, tengah dalam posisi ‘digendong’ oleh truk trailer di Israel selatan. (more…)

Selain telah digunakan oleh Ukraina dalam berperang melawan Rusia, rantis serbu Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) Mamba 4×4 juga populer di Indonesia, lantaran menjadi salah satu rantis andalan pada Sat-81/Gultor Kopassus. Dan belum ini ada kabar seputar rantis Mamba yang datang dari Uruguay. (more…)

Angkatan bersenjata Venezuela dikenal kreatif ‘mengoprek’ alutsista tuanya. Sebut saja seperti yang dilakukan pada tank ringan AMX-13 buatan Perancis. Di tangan Angkatan Darat Venezuela, muncul varian AMX-13 dengan senjata tanpa tolak balik, AMX-13 varian penghancur ranjau dan AMX-13 self propelled MLRS kaliber 160 mm. Dan kini ada ranpur lapis baja 4×4 serupa dengan Cadilage Cage V-150 Commando, yang ditampilkan sebagai ranpur anti drone. (more…)