Talisman Sabre 2025 – Australia Untuk Pertama Kalinya Lakukan Uji Penembakan M142 HIMARS

Kerap dintai oleh Cina, Latihan militer Talisman Sabre kembali digelar oleh Australia, yang kali ini (Talisman Sabre 2025) dimulai pada 13 Juli hingga 4 Agustus 2025, menjadi latihan militer terbesar dalam sejarah Australia, melibatkan lebih dari 40.000 personel militer dari 19 negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Indonesia, India, dan negara-negara Eropa seperti Inggris, Perancis, dan Norwegia.
Dan membuka Talisman Sabre 2025, Angkatan Darat Australia dikabarkan telah melakukan uji coba penembakan amunisi HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) pertamanya di wilayah nasional, menandai langkah signifikan dalam pengembangan militer Canberra di tengah situasi keamanan Indo-Pasifik yang tegang.
Uji coba ini berlangsung pada 14 Juli 2025, di Shoalwater Bay Training Area di Queensland, sebagai bagian dari latihan multinasional Talisman Sabre 2025. Peluncuran bersejarah ini dilakukan bersamaan dengan pasukan AS dan Singapura, yang juga mengoperasikan sistem artileri jarak jauh yang dipasang pada truk militer FMTV 6×6.
HIMARS kini menjadi aset strategis utama pada kemampuan artileri jarak jauh yang mampu menyerang target hingga jarak 400 kilometer. Efektivitasnya diklaim telah terbukti di medan operasi baru-baru ini, terutama di Ukraina. Di Indo-Pasifik, di mana ketegangan regional meningkat, beberapa sekutu AS telah memilih sistem ini. Di kawasan Indo-Pasifik, selain dioperasikan Australia dan Singapura, negara yang telah memesan HIMARS adalah Korea Selatan, Filipina dan Taiwan (sudah tiba sebagian).
🇦🇺 Australia just fired its first HIMARS long-range rocket in a joint war game with the US & Singapore!
🚀 Part of Talisman Sabre, 40,000 troops from 19 nations are flexing military might in Queensland.
A big step for Indo-Pacific security. #HIMARS | #TalismanSabre25 |… pic.twitter.com/tl5jY0E3ca
— Zero Point (@ZeroPoint_21) July 14, 2025
M142 HIMARS adalah sistem artileri yang dipasang pada sasis truk militer FMTV 6×6 seberat 5 ton. Dikembangkan oleh Lockheed Martin pada tahun 1996, sistem ini menggabungkan daya tembak dengan kemampuan penyebaran cepat, mampu menembakkan enam roket MLRS (Multi Launch Rocket System) atau satu rudal taktis ATACMS dengan jangkauan maksimum 300 km.
Kabin berlapis baja melindungi tiga awak dari tembakan senjata ringan dan pecahan peluru, sementara peluncurnya dapat berputar 360 derajat, memungkinkan penembakan yang cepat dan tepat. HIMARS dapat diangkut melalui udara oleh pesawat C-130, memungkinkan penyebaran ke medan operasi yang jauh.

Ditenagai mesin Caterpillar C7 dan transmisi otomatis Allison 7-percepatan, FMTV 6×6 dapat mencapai kecepatan tertinggi 85 km/jam di jalan raya, dengan jangkauan 480 km. Dilengkapi dengan proteksi NBC, sistem pengisian daya otonom, dan peralatan kontrol termasuk antarmuka video dan GPS.
Mampu menembakkan rangkaian lengkap amunisi MLRS, termasuk roket GMLRS berpemandu GPS dengan jangkauan 70 km, HIMARS menyediakan solusi serangan jarak jauh yang sesuai untuk kebutuhan operasional modern. HIMARS, yang telah beroperasi di berbagai negara, menggabungkan mobilitas, akurasi, dan daya tembak.

Australia memulai akuisisi HIMARS pada Agustus 2023, setelah mendapat persetujuan dari Departemen Pertahana AS untuk penjualan senilai 975 juta dolar AS. Kontrak tersebut mencakup 42 peluncur beserta peralatan dan amunisi terkait. Pada April 2025, Lockheed Martin mengirimkan dua unit pertama ke Australia, yang meningkatkan kemampuan artileri jarak jauh sebagai respons terhadap pertumbuhan militer Cina.
Bagi artileri Angkatan Darat Australia, HIMARS dimaksudkan untuk menggantikan atau melengkapi kemampuan tembakan tidak langsung Australia yang ada, yang sebelumnya terbatas pada howitzer tarik M777 155 mm dan sistem bergerak yang lebih ringan.
Diluncurkan pertama kali pada tahun 2005, Talisman Sabre telah memantapkan dirinya sebagai latihan militer dua tahunan utama antara Australia dan Amerika Serikat, dan kini diperluas untuk mencakup banyak mitra dan pengamat internasional. (Gilang Perdana)


