
Beruntunglah warga Australia, pasalnya setiap kebijakan yang terkait pengadaan alutsista, akan dikaitkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan baru. Seperti belum lama ini, pemerintah Australia menginvestasikan Aus$272 juta untuk mendukung industri pertahanan lokal dan lapangan kerja melalui pengadaan 14 unit Multi-Mission Phased Array Radar (MMPAR) untuk Angkatan Darat Australia, yang diproyeksi menciptakan 700 lapangan kerja. (more…)

Meski perang identik dengan kebrutalan, namun, jalannya peperangan tak menutup adanya ‘kompromi’ antar pihak yang bertikai, seperti adanya ‘batasan’ yang tidak boleh dilanggar, yang dilakukan untuk menahan agar eskalasi konflik tidak membesar. Terkait hal tersebut, Amerika Serikat dikabarkan diam-diam telah melakukan modifikasi pada senjata artileri yang dianggap sebagai game changer oleh Ukraina, yakni M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). (more…)

Bila dirunut dari sejarah, Indonesia punya pengalaman panjang dalam mengadopsi MLRS (Multiple Launch Rocket System), tentu jika dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara, jelas Indonesia paling senior dalam menggelar MLRS. Dipacu kebutuhan untuk persiapan operasi Trikora di tahun 60-an, Indonesia sudah mengenal self propelled MLRS, alias MLRS gerak sendiri dengan platform truk, seperti BM-14/17 milik Korps Marinir TNI AL dan M-51 130 mm kepunyaan Yon Armed TNI AD. (more…)