
Australia baru saja mencatatkan tonggak sejarah baru dalam memperkuat kedaulatan industri pertahanannya. Melansir rilis resmi Departemen Pertahanan Australia pada 4 Maret 2026, Negeri Kanguru kini telah memulai produksi massal Guided Multiple Launch Rocket Systems (GMLRS) secara domestik. (more…)

Langkah mengejutkan diambil oleh Perancis dalam upaya memperkuat kedaulatan pertahanannya di tengah dinamika keamanan Eropa yang kian memanas. Angkatan Darat Perancis dilaporkan tengah mempertimbangkan pengadaan sistem peluncur roket multipel (Multiple Launch Rocket System/MLRS) K239 Chunmoo asal Korea Selatan. (more…)

Di dunia militer, kemahiran seorang prajurit tidak datang begitu saja; ia lahir dari repetisi dan latihan yang konsisten. Namun, kenyataan di lapangan seringkali menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait penggunaan Senjata Lawan Tank (SLT). (more…)

Persiapan pameran pertahanan World Defense Show 2026 (8-12 Februari 2026) di Riyadh, Arab Saudi, semakin memanas dengan tibanya jet kargo raksasa Ilyushin Il-76 milik Rusia. Selain membawa panser BTR-22 8×8, pesawat tersebut juga membawa aset strategis dari lini artileri medan, Sarma MLRS (Multiple Launch Rocket System) kaliber 300 mm. (more…)

Dunia militer Asia Tenggara kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang viral di media sosial. Belum reda perbincangan mengenai insiden pecahnya laras meriam MBT Norinco VT4 milik Thailand beberapa waktu lalu, kini perhatian netizen tertuju pada video yang memperlihatkan sistem peluncur roket multipel (Multiple Launch Rocket System/MLRS) Norinco PHL-81 milik Kamboja yang tampak meledak saat beroperasi. (more…)

Alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) kembali jadi tema diskusi, khususnya dalam konflik yang terkait Kamboja dan Thailand di perbatasan, setelah jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan video pendek yang memperlihatkan deru self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) milik Angkatan Darat Thailand. (more…)

Indonesia dan Filipina punya tantangan serupa dalam menghadapi kelompok separatis bersenjata, dan kedua negara juga sama-sama mengoperasikan pesawat serang ringan bermesin turboprop A-29 (aka – EMB-314) Super Tucano, untuk misi Close Air Support (CAS). Meski pesawatnya sama, untuk bekal persenjataan ternyata berbeda. (more…)

Setelah wooden (kayu) yang digunakan sebagai elemen proteksi pada ranpur (kendaraan tempur) oleh Filipina dan Rusia, rupanya Angkatan Darat Thailand juga menggunakan material alami sebagai proteksi ranpur. Seperti pada rekaman video yang beredar di media sosial, ranpur APC roda rantai M113 nampak dipasangi proteksi berupa bamboo (bambu), khususnya untuk menahan serangan RPG. (more…)

Produk alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) sepertinya laris digunakan dalam konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Selain MBT (Main Battle Tank) VT4 yang dioperasikan Angkatan Darat Thailand, pihak Komboja pun mengandalkan alutsista armed (artileri medan) dari Norinco, sebut saja MLRS PLH-03 (AR2) 300 mm yang belum lama digunakan untuk menyerang pos perbatasan Thailand. (more…)

Serangan udara Thailand yang menggempur kasino terbengkalai Chong Arn Ma, yang diduga menjadi Markas Komando Kamboja, rupanya berbuntuk saling ‘jual beli’ serangan. Salah satu yang viral adalah serangan balasan dari artileri medan Angkatan Darat Kamboja yang menyerang secara presisi pos perbatasan militer Thailand. (more…)