Category: Roket

Pertama di Eropa, HIMARS Maintenance Center Dibuka di Rumania

Bagi Ukraina, kehadiran M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) adalah ‘game changer’, lantaran dengan senjata artileri ini dapat mengubah keunggulan dengan serangan jarak jauh lewat berbagai amunisi untuk menekan basis kekuatan Rusia. Berkat reputasi sebelumnya di Afghanistan dan Timur Tengah, HIMARS menjadi prioritas pengadaan bagi negara-negara NATO yang khawatir terdampak perang. (more…)

Misi Anti Drone di Timur Tengah, Angkatan Laut AS Gunakan Roket Kaliber 70mm Berpemandu Laser

Untuk urusan keselamatan prajurit, apa yang dilakukan Amerika Serikat jelas menjadi panutan. Terkhususnya bagi unit militer yang ditempatkan di Timur Tengah, ada kabar bahwa Angkatan Laut AS (US Navy) telah memesan perangkat anti drone – Counter-Unmanned Aerial Systems (C-UAS) dengan teknologi EAGLS (Electrically Aided Gunnery Laser System) dari MSI Defense Solutions dengan nilai US$24 juta. (more…)

Di Tangan Angkatan Darat Chili, MBT Leopard 1 Dikonversi Jadi Self Propelled MLRS 122mm

Tank meriam yang dialihfungsi sebagai self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) sudah ada beberapa, sebut saja seperti AMX-13 LAR 160 (kaliber 160 mm) yang digunakan Israel dan Venezuela, bahkan di Indonesia, Korps Marinir pernah menyulap tank amfibi PT-76 dengan peluncur MLRS BM-14 kaliber 140 mm. Nah, rupanya konsep tank meriam yang dikonversi menjadi self propelled MLRS belum dipandang usang, seperti belum lama, Angkatan Darat Chili telah meluncurkan self propelled MLRS 122 mm dari plartform MBT (Main Battle Tank) Leopard 1. (more…)

Kinerja Buruk Self Propelled MLRS Norinco Type 90B ‘Bayangi’ Militer Peru, Jenis yang Sama Digunakan Korps Marinir

Tahukah Anda, bahwa ada beberapa kesamaan alutsista antara Indonesia dan Peru, yakni kedua negara sama-sama pengguna kapal selam Type 209/1200 dan Landing Platform Dock (LPD) Makassar class (Pisco class). Nah, selain itu, antara Peru dan Indonesia ternyata sama-sama pengguna self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) Norinco Type 90B. (more…)

Self Propelled MLRS BM-14/17 “Reborn” – Bakal Digunakan di Perang Ukraina, atau Sebatas Kebutuhan Parade Militer?

BM (Boyevaya Mashina )-14/17 punya sejarah tersendiri di lingkup alutsista Korps Marinir (d/h KKO AL), pasalnya inilah generasi pertama self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang dioperasikan unit artilleri medan Korps Baret Ungu, yakni didatangkan pada era 60-an sebagai persiapan operasi Trikora. Meski tak jadi digunakan dalam operasi Trikora, BM-14 diketahui telah digunakan secara luas dalam operasi Seroja di Timor Timur pada dekade 70-an. Namun, dengan semakin menuanya BM-14, saat ini praktis self propelled MLRS ini tak lagi digunakan di seluruh dunia. (more…)

Saab Mulai Bangun Pabrik Carl Gustaf M4 di India, Bukan Joint Venture 100% Investasi Asing

Sekali lagi Indonesia harus belajar dari India untuk bisa menarik masuk investasi asing, khususnya di segmen industri pertahanan. Selama ini sudah banyak manufaktur asing yang berstatus OEM (Original Equipment Manufacture) membuka basis produksi dan perakitan di India. Namun, pola kerja sama yang diusung adalah dengan pembukaan perusahaan patungan, alias joint venture dengan perusahaan lokal di India. Tapi ada yang baru dalam pembangunan basis produksi senjata anti tank Carl Gustaf M4 oleh perusahaan Swedia, Saab. (more…)