Tag: Kostrad

Duo Rudal Mistral Arhanud TNI AD Sukses Hantam Target Drone

Ini bukan pertama kali rudal Mistral diuji tembak, namun pada ajang Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) yang berlangsung Rabu (26/9/2018) di Ambal, Kebumen, Jawa Tengah, untuk pertama kalinya dua rudal Mistral yang diluncurkan dari dua platform berbeda ditembakkan. Seperti diketahui, Arhanud TNI AD mengoperasikan Mistral dalam kendaraan Pindad Komodo 4×4 Missile Launcher dan Mistral pada Multi Purpose Combat Vehicle (MPCV) yang diluncurkan dengan RCWS (Remote Control Weapon Station). (more…)

Lama Tak Terdengar Kabar, Panser APR-1V1 Ternyata Masih Eksis

Lama tak terdengar kabarnya, ditambah beragam program pengadaan alutsista baru, beberapa orang mengira kendaraaan tempur produksi dalam negeri ini sudah tak lagi dioperasikan. Namun update dari situs kostrad.mil.id (20/9/2018), menjelaskan ranpur yang disebut sebagai APR-1V1 buatan PT Pindad ini masih terus digunakan sampai saat ini. (more…)

Ratusan Penerjun Yonif Raider 433/JS Kostrad Mendarat di Bulukumba

Setelah sehari sebelumnya melaksanakan ground training, tepat hari ini, Kamis (5/7/2018), ratusan pasukan lintas udara dari Batalyon Infanteri Para 433 Raider Julu Siri Divisi Infanteri 3 Kostrad, melaksanakan aksi terjung payung Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan satu unit C-130 Hercules TNI AU, dilakukan penerjunan statik oleh 350 penerjun dan 30 penerjun free fall. (more…)

Nexter Perkenalkan “Katana,” Munisi Howitzer 155mm dengan Sistem Pemandu

Bicara tentang Howitzer, maka nama Nexter dari Perancis tak bisa dikesampingkan, maklum manufaktur meriam papan atas ini menjadi pemasok utama sistem Howitzer Tarik (Towed Howitzer) dan Howitzer Swa Gerak (Self Propelled Howitzer) di arsenal Artileri Medan TNI. Terkhusus di kaliber besar (155 mm), produk Nexter yang cukup kondang adalah TRF-1 CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie), yang kini jadi andalan Batalyon Artileri Medan (YonArmed) Kostrad. (more…)

Pensiunkan Meriam Gunung 76mm, Armed TNI AD Siapkan Kedatangan Howitzer LG-1 105mm

Karena performa yang dianggap kurang memuaskan dari meriam Howitzer KH-178 105 mm, Artileri Medan TNI AD sejak 2015 silam mengidamkan sosok Howitzer lain, yakni LG-1 MKIII 105 mm buatan Nexter System, Perancis, mengikuti jejak Resimen Artileri Korps Marinir TNI AL yang sukses menggunakan LG-1 MKII. Dan lama tak terdengar kabar tentang Howitzer idaman TNI AD tersebut, belum lama situs kostrad.mil (27/3/2018) menyebut bahwa akan didatangkan alutsista baru berupa Howitzer LG-1 untuk mem-backup satuan Batalyon Para Raider. (more…)

Tank Transporter Scania P360 Perkuat Yonif Mekanis 411 Kostrad

Batalyon Infanteri Mekanis (Yonif Mekanis) 411/Pandawa Kostrad di Salatiga selama ini dikenal sebagai sarang dari ranpur (kendaraan tempur) APC M113A1-BE. Dan mendukung kebutuhan mobilitas satuan, pada Sabtu (17/8/2018), Yonif Mekanis 411 mendapat perkuatan tank transporter (oppleger), berupa tiga unit Scania P360 6×6. (more…)

Latihan Infiltrasi PPRC, Pasukan Elite Tiga Matra Lakukan Uji Terjun HALO/HAHO

Seiring peralihan komando pengendalian PPRC (Pasukan Pemukuk Reaksi Cepat) dari Divisi Infanteri 1 ke Divisi Infanteri 2 Kostrad, maka serangkaian latihan tempur dilakukan untuk meningkatkan kesiapan operasional. Seperti pada Rabu (14/3/2018), dilakukan latihan infiltrasi udara lewat penerjunan High Altitude Low Opening/High Altitude High Opening (HALO/HAHO) sebagai Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) PPRC. (more…)

MPSTAR: Intip Kemampuan Radar Portable Pada Sistem Hanud RBS-70 Singapura

Dalam gelar sistem pertahanan udara (hanud), time and speed untuk melakukan steling di satu lokasi bagi satuan tembak (satbak) dan komponen radar pendukungnya sangat vital untuk diperhitungkan. Terkhusus pada sistem hanud RBS-70 yang digunakan Arhanudri Kostrad, elemen pendukung pada satbak RBS-70 TNI AD adalah Giraffe 40, yakni portable radar dengan jarak jangkau 40 km yang ditempatkan dalam platform truk Mercedez-Benz atau Volvo 6×6. (more…)

Di Singapura, Ranpur Cadilage Cage dan Rudal RBS-70 Justru Dioperasikan Angkatan Udara

Dalam jagad pecinta alutsista, nama rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 dan ranpur Cadilage Cage V-150, tentu sudah tak asing lagi. Kedua alutsista tersebut menjadi milik TNI AD dan dioperasikan oleh dua kesatuan yang berbeda. RBS-70 menjadi etalase senjata di Artileri Pertahanan Udara Ringan (Arhanudri) Kostrad, sementara panser V-150 sudah sejak lama menjadi identitas Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya, Kodam Jaya. Tapi lain ladang lain ilalang, di Singapura justru kedua alutsista tersebut adalah milik Angkatan Udara (RSAF). (more…)