Tag: Kostrad

Batalyon Arhanudri 2 Kostrad Sukses Lakukan Uji Tembak Rudal RBS-70 MK2

Bertempat di Pusat Latihan Tempur Pusdiklat TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan, pagi hari ini, Jumat 11 Agustus 2017 pukul 06.44 WIB, di ajang Latihan Antar Cabang TNI AD telah berhasil dilakukan uji tracking dan penembakkan (test firing) rudal RBS-70 MK2 oleh Batalyon Arhanudri 2 Divisi Infantri 2 Kostrad. Sebagai sasasaran adalah drone LTD-Elang.

(more…)

Close Up! Konfigurasi Awak Ranpur MBT Leopard 2Ri TNI AD

Sebagai Main Battle Tank (MBT), Leopard 2Ri tak perlu disangsikan lagi kecanggihan dan keperkasaannya. Alutsista andalan Kavaleri TNI AD ini malah didapuk sebagai tank tempur utama tercanggih di Asia Tenggara saat ini. Namun dibalik kecanggihannya, ada empat pengawak tank yang menjadi penentu keberhasilan Leopard 2Ri dalam menuntaskan misi yang diembannya. Bersama dengan host Baby “Lara Croft” Margaretha, Indomiliter.com kali ini mengajak pembaca untuk mengenal lebih dekat peran dan fungsi empat awak tank Leopard 2Ri yang ada di Batalyon Kavaleri 1/Tank Kostrad. (more…)

Jelajahi “Body” MBT Leopard 2Ri Bersama Lady Lara Croft

Akhir Maret 2017, total pengadaan 61 unit MBT (Main Battle Tank) Leopard 2Ri (Republic of Indonesia) dari Jerman telah lengkap diterima. Dan ini menjadikan babak baru Indonesia sebagai kekuatan kavaleri modern di kawasan Asia Tenggara. Karena menjadi alutsista yang paling mendapat perhatian, bahasan seputar MBT tercanggih di Asia Tenggara ini sudah lumayan sering dikupas, termasuk di Indomliter.com. Meski begitu, belum banyak pembaca yang dapat melihat lebih detail keunggulan MBT ini dibanding versi standarnya (Leopard 2A4). (more…)

Lihat Detail AS901A 3D, Radar Intai Baterai Kanon Giant Bow 23mm

Terkait musibah yang menimpa operator satuan tembak (satbak) kanon Giant Bow twin gun 23 mm dalam Latihan PPRC (Pasukan Pemukuk Reaksi Cepat) di Pulau Natuna, 18 Mei lalu, kini tengah dilakukan investigasi untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) lansiran Norinco tersebut. Saat musibah, kanon dioperasikan secara manual untuk menembak sasaran berupa drone. Lepas dari musibah, sistem hanud Giant Bow 23 mm sejatinya dapat dikendalikan secara otomatis dari Battery Command and Control Vehicle (BCCV) atau BCV. (more…)

Battery Command and Control Vehicle: Jantung Pengendali Tembakkan Kanon Giant Bow 23mm

Sebagai senjata regu, kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Giant Bow twin gun 23 mm tak hanya dapat dikendalikan secara manual. Dalam perannya sebagai hanud (pertahanan udara) titik untuk melindungi obyek vital, baterai (kompi) kanon produksi Norinco ini juga dapat dikendalikan secara otomatis dan terpadu dari rantis (kendaraan taktis) Battery Command and Control Vehicle (BCCV). Mulai dari identifikasi, pemilahan sasaran, kendali laras, sampai perintah penembakkan terpusat dari BCV. Bila BCV sudah beraksi, tinggal peran awak pucuk yang standby untuk reload amunisi pada kanon yang dalam Bahasa Indonesia disebut “Panah Raksasa.” (more…)

Isuzu Elf NPS 4×4 Giant Bow 23mm: Jadi Truk TNI Berdaya Gempur Tinggi

Truk Isuzu Elf NPS 4×4 milik Batalyon Arhanud Ringan 1 Kostrad TNI AD kini bisa disebut sebagai rantis (kendaraan taktis) TNI yang paling mematikan. Dari aspek platform, Isuzu Elf NPS 4×4 tak ubahnya truk rantis TNI yang punya kemampuan offroad dan mengemban misi angkutan taktis operasional dalam operasi perang dan non perang. Namun lain dari itu, Isuzu Elf NPS 4×4 Yon Arhanudri 1 menjadi sosok yang lethal tatkala bagian bak-nya ditempati kanon PSU (Penangkis Seragan Udara) Type 80 Giant Bow twin gun kaliber 23 mm. (more…)

CZ Scorpion Evo 3: Berdesain Kompak, Inilah Submachine Gun Terbaru Andalan Kostrad TNI AD

Jagad senjata perorangan, khususnya Submachine Gun (SMG) untuk TNI kembali bertambah dengan hadirnya CZ Scorpion Evo 3 lansiran Česká zbrojovka Uherský Brod, asal Republik Ceko. Senjata kompak berdesain futuristik dengan kaliber 9 x 19 mm ini terlihat digunakan oleh prajurit Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat) dalam suatu latihan penanganan teror di Mabes TNI. (more…)

TNI AD Tambah Satu Batalyon Armed CAESAR Self Propelled Howitzer

Puas dengan performa Howitzer Swa Gerak atau Self Propelled Howitzer TRF-1 CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 155 mm, TNI AD dipastikan akan menambah satu Batalyon Armed (Artileri Medan) dengan kekuatan Howitzer CAESAR besutan Nexter, manufaktur persenjataan asal Perancis. Saat ini setidaknya 36 unit CAESAR 155 mm telah melengkapi kekuatan dua Yon Armed, yakni Yon Armed 9 di Purwakarta, Jawa Barat dan Yon Armed 12 di Ngawi, Jawa Timur. Keduanya adalah Yon Armed dalam jajaran Kostrad. Dan ada satu unit CAESAR untuk pelatihan di Pusdik Armed. (more…)

Uzi SMG: Jejak Sejarah Submachine Gun Berdesain Pistol di Indonesia

Bentuknya khas dan mudah dikenali, nama senjata ini begitu populer dibenak orang banyak, Uzi, Submachine Gun (SMG) lansiran Israel Military Industries (IMI) kondang sebagai ‘aksesoris’ di film-film Hollywood era-80an, dan faktanya juga lekat dalam sejarah persenjataan di Indonesia. Mau bukti? Sosok Uzi dapat dilihat pada etalese senjata di Museum Satria Mandala, Jakarta. Dan sampai saat ini, secara terbatas diyakini Uzi masih digunakan oleh beberapa satuan elite di lingkungan TNI.

(more…)