Seolah mengamini atas desas-desus yang berkembang dalam beberapa tahun belakangan, Departemen Pertahanan Australia telah mengonfirmasi bahwa Boeing AH-64E Apache Guardian terpilih sebagai helikopter yang memenangkan Project LAND 4503. Dengan keputusan akuisisi helikopter serang Apache, maka AD Australia nantinya akan mengganti 22 unit Tiger ARH besutan Airbus. (more…)
Industri pertahanan Korea Selatan rupanya sedang mendapat angin segar di Australia, setelah awal Agustus lalu mengirimkan dua unit ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) Redback ke Melbourne dalam kesertaan uji coba di program Land 400 Phase 3, maka ada kabar terbaru lagi, bahwa Korea Selatan mendapatkan kesempatan untuk memasok Self Tracked Propelled Howitzer untuk kebutuhan AD Australia dalam program LAND 8116 Phase 3. (more…)
Bagi Korea Selatan, merupakan suatu lompatan besar bagi industri pertahanannya, apabila sanggup menembus pasar Australia. Maklum saja, Australia selama ini dikenal sangat selektif dalam akuisisi alutsista, dimana acuannya tak pernah lepas dari produk Amerika Serikat dan Eropa Barat. Rupanya di bawah program Land 400 Phase 3, Kementerian Pertahanan Australia tengah membuka tender untuk pengadaan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) beroda rantai. (more…)
Terlepas dari kualitas produk, mengandalkan kolaborasi dengan industri di dalam negeri adalah kunci bagi setiap manufaktur untuk bisa memenangkan kompetisi pengadaan alutsista di suatu negara. Dan langkah tersebut telah dilakoni Airbus Helicopters dalam merespon tawaran proyek LAND 2097 Phase 4, dimana Departemen Pertahanan Australia tengah mencari sosok helikopter multirole ringan untuk mendukung operasi pasukan khusus Australia. (more…)
Jika ada yang bertanya, apa produk alutsista asal Australia yang paling laris di pasaran global? Mungkin jawabannya adalah rantis lapis baja Bushmaster keluaran Thales Australia. Tak kurang 1.195 unit rantis dengan kemampuan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) ini telah diproduksi. Selain mayoritas dioperasikan AD Australia, Bushmaster telah di ekspor ke tujuh negara (termasuk Indonesia), dimana Belanda ada pembeli terbesar dengan impor mencapai lebih dari 100 unit. Dan terkait Bushmaster di Belanda, belum lama ini AD Belanda meluncurkan varian upgrade EW (Electronic Warfare). (more…)
Di luar Amerika Serikat, Angkatan Laut Australia selama ini dikenal sebagai pengguna utama drone intai ScanEagle, bahkan drone mini buatan Boeing Insitu ini turut dilibatkan Australia dalam palagan di Afghanistan. Namun, ternyata ScanEagle tak lagi digunakan Australia di Afghanistan sejak Mei 2012. Entah karena alasan apa, porsi ScanEagle kemudian digantikan oleh RQ-7 Shadow 200. (more…)
Bagi negara maju, investasi untuk program pelatihan tempur boleh dibilang dilakukan secara serius, maklum dengan tuntutan kesuksesan misi dan keselamatan prajurit di lapangan, mau tidak mau perangkat latihan tempur harus disediakan dengan memadai dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu opsi yang mengemuka adalah penggunaan robot sebagai sasaran tembak. Itu pun sudah jamak digelar di luaran, namun kebanyakan penggunaan robot sasaran untuk simulasi pertempuran jarak dekat alias Close Quarter Battle (CQB). (more…)
Bila TNI AD menjatuhkan pilihan ranpur berpenggerak 8×8 dari platform Pandur II (Pindad Cobra), maka AD Australia (Australian Army) juga punya andalan di kelas ranpur 8×8, yaitu Boxer 8×8 buatan Rheinmetall Defence. Bedanya, bila Indonesia masih dalam proses menanti, lain halnya dengan Australia yang pada 24 September lalu telah menerima unit perdana dari total 244 unit Boxer yang bernilai akuisisi US$3,53 miliar. Sebagai tonggak baru dalam sejarah alutsista Australia, Boxer lewat program Land 400 Phase 2 kelak akan menggantikan ranpur roda rantai M113. (more…)
Bila Indonesia baru mengenal sosok ranpur APC M113 pada tahun 2014 dengan jumlah perkuatan sekitar 150 unit asal bekas pakai AD Belgia, maka tetangga di selatan Indonesia, adalah salah satu pengguna terbesar M113. AD Australia (Australian Army) total memiliki 700 unit M113, dimana 431 unit diantaranya lewat program LAND 106 telah di-upgrade menjadi M113 AS4, menjadikan ranpur legendaris roda rantai ini dapat digunakan hingga tahun 2020. (more…)