Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Latest

Pertempuran Udara di Masa Depan, Serahkan Urusan pada “LongShot”

Desain LongShot dari DARPA.

Tugas penerbang tempur di masa depan nampaknya jauh lebih ringan, selain ada drone pendamping, kelak juga akan ada drone yang bisa meladeni pertempuran udara ke udara, alias drone yang dimaksud dapat melepaskan rudal udara ke udara. Dengan demikian angkatan udara dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa dalam suatu operasi. (more…)

Inggris Cari Pengganti Howitzer Tarik 105mm L118 Light Gun

Bila Perancis berjaya dengan howitzer tarik (towed) LG series kaliber 105 mm buatan Nexter. Maka sekutunya di seberang selat, sejak lama juga mengoperasikan howitzer tarik 105 mm yang legendaris dan laris di pasaran global. Yang dimaksud adalah L118 light gun produksi BAE Systems Land and Armaments (d/h Royal Ordnance Factory). (more…)

Antara Indonesia atau India, Ukraina Sebut Raih Kontrak US$200 Juta untuk Ekspor Rudal R-27

Ukraina rupanya sukses mendulang kontrak di lini rudal, tapi ini bukan tentang rudal anti kapal RK-360MC Neptune. Melainkan ada kabar bahwa Artem, manufaktur rudal dari Ukraina, telah mendapatkan kontrak senilai US$200 juta untuk ekspor rudal udara ke udara jarak sedang R-27. Seolah memanfaatkan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), Ukraina sejak beberapa tahun belakangan gencar menawarkan rudal ini ke negara-negara pengguna jet tempur produksi Rusia. (more…)

M-79T “Hornet” – Pernah Jadi Helikopter Latih Penerbang AH-64 Apache

Meski kini sudah tak digunakan lagi, namun pada masa lalu Angkatan Darat AS pernah mengoperasikan helikopter khusus untuk melatih para penerbang helikopter serang AH-64 Apache. Yang dimaksud adalah M-79T “Hornet” buatan Texas Helicopters. Walau desainnya dibuat unik, yaitu kokpit dibuat ‘mirip’ dengan Apache, namun sejatinya helikopter ini adalah hasil dari sebuah modifikasi. (more…)

Di Irak, Ranpur IFV BMP-2 dan Kanon ZU-23-2 di “Kawin Silang”

Guna meningkatkan daya gempur, “kawin silang” antar alutsista acap kali dilakukan, terlebih oleh operator (negara) yang anggaran pertahanannya ngepas. Setelah Armenia yang memasang meriam PSU (Penangkis Serangan Udara) S-60 pada ranpur lapis baja MT-LB, kini kabar datang dari Irak, dimana ranpur lapis baja amfibi IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-2 justru dilepas kubahnya dan diganti dengan kanon twin gun PSU ZU-23-2. (more…)